Wisata Telaga Warna, Menyelami Keajaiban Alam Dieng

Wisata Dieng – Dieng adalah sebuah dataran tinggi yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Dengan ketinggian mencapai sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, Dieng dikenal dengan suhu yang sejuk, sekitar 15 derajat celcius. Di tengah cuaca sejuk ini, Dieng mempesona pengunjung dengan keindahan alamnya yang luar biasa.

Salah satu destinasi populer di Dieng adalah Telaga Warna yang memiliki tempat khusus dalam hati para pelancong. Keunikan dan kecantikan telaga ini telah memukau ribuan pengunjung dari seluruh dunia. Kali ini kita akan menjelajahi keajaiban alam Telaga Warna Dieng, dari sejarahnya yang kaya hingga pesona warna-warninya yang memikat.

 

 

Legenda Telaga Warna

Credit: Balijavaholidays(dot)com

Seperti banyak tempat di Indonesia, Telaga Warna memiliki legenda lokal terkait asal terbentuknya. Terdapat 3 versi legenda yang dipercayai masyarakat setempat. Versi pertama menceritakan tentang seorang ratu dan putrinya yang sedang mandi di sebuah telaga.

Saat mereka sedang asik mandi di tepi telaga, tiba-tiba angin kencang bertiup. Hembusan angin ini membuat pakaian sang ratu dan putrinya ikut terbawa dan hanyut ke dalam telaga. Seketika air di dalam telaga tersebut berwarna warni seperti pakaian ratu dan putri tersebut.

Versi kedua menceritakan seorang bangsawan yang gemar mengenakan cincin kristal yang amat indah. Pada suatu hari bangsawan ini sedang berjalan-jalan di sekitar telaga dan secara tidak sengaja cincin tersebut jatuh ke dalam telaga.

Masyarakat percaya bahwa pantulan dari kristal cincin bangsawan ini memberikan warna pada air telaga. Namun, ada juga masyarakat yang percaya bahwa cincin dari bangsawan tersebut bukan cincin biasa. Melainkan cincin sakti, sehingga air telaga bisa berganti-ganti warna.

Versi ketiga menceritakan seorang Putri Gilang Rukmini yang sangat dicintai oleh raja dan ratu beserta rakyatnya. Pada hari ulang tahun sang putri, raja dan ratu serta masyarakat memberikan hadiah berupa kalung kristal yang amat indah. Namun, sang putri menolak hadiah itu dengan kejamnya, sehingga ratu sangat sedih dan mulai menangis.

Melihat kesedihan dari sang ratu, masyarakat pun ikut menangis. Air mata mereka inilah yang dipercayai membentuk sebuah telaga, dimana di dalam telaga tersebut terdapat kalung sang putri. Sehingga saat terkena cahaya matahari air telaga berubah warna akibat pantulan dari kristal-kristal kalung sang putri.

 

Geologi Telaga Warna

Lokasi Telaga Warna Dieng berada di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Telaga Warna terdapat pada cekungan yang dikelilingi oleh 3 bukit. Air di Telaga Warna berasal dari mata air di dalam dan juga akumulasi air hujan yang turun melalui bukit dan berbagai mata air panas yang mengelilingi danau.

Air dari telaga ini mengandung belerang yang berasal dari batuan beku andesitik di pinggiran tebing sekitar telaga. Zat kimia seperti belerang dan sulfur inilah yang memberikan efek pewarnaan pada air Telaga Warna saat terkena cahaya matahari. 

 

Baca juga : 15 Tempat Wisata Dieng Terindah, Surganya Pecinta Alam

 

Perubahan Warna yang Memikat

Credit: Sigijateng(dot)id

Salah satu hal yang membuat Telaga Warna begitu menakjubkan tentunya adalah perubahan warna airnya yang mempesona. Air di danau ini dapat berubah dari satu warna ke warna lain, tergantung pada suhu dan kondisi atmosfer. Beberapa warna yang sering terlihat di Telaga Warna meliputi biru, hijau, merah, coklat, hitam, dan bahkan ungu.

Perubahan warna ini juga berkaitan dengan musim. Pada musim hujan, air danau cenderung lebih berwarna coklat atau hitam karena air hujan membawa lebih banyak endapan ke dalam danau. Sebaliknya, pada musim kemarau, airnya lebih bening dan warna-warninya lebih menonjol.

 

Pemandangan Matahari Terbenam yang Menggetarkan Hati

Bagi para pecinta sunset, Telaga Warna adalah tempat yang tepat untuk menikmati momen indah ini. Ketika matahari mulai merunduk di balik perbukitan hijau Dieng, warna-warni air danau menciptakan pemandangan yang tak terlupakan. Cahaya matahari yang mulai meredup, menciptakan perpaduan warna-warni yang memukau di langit senja.