Menjelajahi Gunung Tangkuban Perahu Bandung

Paket Wisata Bandung – Indonesia dengan kekayaan alamnya yang luar biasa menawarkan berbagai destinasi wisata menakjubkan.

Salah satu destinasi yang paling menonjol di Pulau Jawa adalah Gunung Tangkuban Perahu. Destinasi yang satu ini pastinya sudah sangat familiar di telinga kamu, mengingat legendanya yang sudah menyebar luas secara turun temurun.

Terletak di sekitar 30 kilometer sebelah utara Kota Bandung, Jawa Barat, Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung berapi yang menakjubkan dengan keindahan geologi alami yang luar biasa. Jika kamu tertarik untuk datang ke gunung terkenal satu ini, baca artikel ini sampai habis untuk menambah wawasan baru sebelum berkunjung.

 

Sejarah Singkat Gunung Tangkuban Perahu

Credit: Times Media

Asal usul dari Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat diyakini warga berkaitan dengan legenda Sangkuriang.

Dipercaya bahwa dahulu kala ada seorang putri yang cantik jelita bernama Dayang Sumbi. Dengan kecantikannya yang luar biasa, ia seringkali dipinang banyak pangeran dan raja sampai-sampai ia harus mengasingkan diri di hutan.

Pada suatu ketika, ia melontarkan sumpah untuk menikahi siapa saja yang berhasil mengambil alat tenunnya yang jatuh. Namun tanpa disangka, datanglah seekor anjing bernama Tumang yang berhasil mengambil alat tenun tersebut.

Dipercaya bahwa anjing tersebut merupakan titisan dewa, sehingga Dayang Sumbi menikah dengannya dan lahirlah Sangkuriang.

Suatu waktu, Sangkuriang yang mulai beranjak dewasa memutuskan untuk berburu di hutan. Pada perburuan ini, Sangkuriang membunuh Tumang, pada waktu itu Sangkuriang tidak mengetahui bahwa anjing tersebut adalah ayahnya. 

Dayang Sumbi yang mengetahui hal tersebut sangat murka, lalu mengusir Sangkuriang.

Waktu demi waktu pun berlalu, Dayang Sumbi yang tetap awet muda kemudian dipertemukan lagi dengan Sangkuriang. Pada mulanya mereka tak saling mengenal dan menjalin kasih. 

Namun ketika Dayang Sumbi sadar, ia pun berusaha menolak pinangan Sangkuriang dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mengajukan syarat tak masuk akal yakni membendung Sungai Citarum dan menyediakan kapal atau perahu.

Permintaan ini disanggupi Sangkuriang namun ia gagal, lantas ia melampiaskan kemarahannya dengan menendang perahu yang kemudian terbalik dan disebut Gunung Tangkuban Perahu.

 

Aksesibilitas

Terdapat dua rute menuju Gunung Tangkuban Perahu, yaitu : 

  • Dari Bandung – Jalan Bandung – Lembang – Jalan Ciater – Subang. Setelah itu kamu akan menjumpai gerbang masuk Tangkuban Perahu di sebelah kiri, tepat setelah hutan pinus Cikole. 
  • Dari Subang – Jalan Cagak Subang – Ciater – Lembang. Setelah itu kamu akan menjumpai gerbang masuk Tangkuban Perahu di sebelah kanan.

Jika menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik angkutan kota Stasiun Hall – Lembang. Selanjutnya disambung dengan angkot Lembang – Cikole. Alternatif lainnya adalah dengan naik elf atau angkutan sejenisnya ke arah Subang dari terminal Ledeng di Jalan Setiabudi Bandung, atau dari terminal Lembang.

 

 

Baca juga: 7 Tempat Glamping di Bandung, Cocok Untuk Camping Keluarga

 

 

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Destinasi yang satu ini buka setiap hari, mulai dari pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB. Jika kamu ingin menikmati suasana asri dan sejuk, sebaiknya datang pada pagi hari. Sedangkan pada sore hari, kawasan kawah akan diselimuti oleh kabut.

Untuk harga tiket masuk Gunung Tangkuban Perahu berbeda pada saat weekday dan weekend. Pada saat weekday, harga tiket masuk sebagai berikut: wisatawan nusantara Rp20.000,00/orang, wisatawan mancanegara Rp200.000,00/orang, rombongan pelajar Rp18.000,00/orang. Tiket masuk mobil Rp25.000,00/unit, bus (roda enam) Rp110.000,00/unit, motor Rp12.000,00/unit.

Pada saat weekday, harga tiket masuk sebagai berikut: wisatawan nusantara Rp30.000,00/orang, wisatawan mancanegara Rp300.000,00/orang, rombongan pelajar Rp20.000,00/orang. Tiket masuk mobil Rp30.000,00/unit, bus (roda enam) Rp125.000,00/unit, motor Rp14.500,00/unit.

 

Fasilitas

Fasilitas wisata di Gunung Tangkuban Perahu sudah terbilang cukup lengkap. Mulai dari area parkir yang luas, warung makan, masjid, toilet, toko souvenir, dan lainnya. Dengan ditunjang fasilitas tersebut, kamu tidak perlu ragu lagi untuk datang ke destinasi satu ini.

 

Pesona Gunung Tangkuban Perahu

Credit: Geo-outbound

Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung berapi aktif yang terletak di Kabupaten Bandung Barat. Gunung ini terkenal karena bentuknya yang menyerupai perahu terbalik.

Dengan legenda Sangkuriangnya yang terkenal, gunung ini menawarkan keindahan dari setiap kawahnya yang masih aktif.

Selain itu, keragaman flora dan fauna, wisata kuliner yang khas, dan panorama alam yang indah dari atas gunung, menjadikannya spesial dan menarik untuk dikunjungi. 

 

13 Kawah di Gunung Tangkuban Perahu

Credit: Wisatawan Alam

Saat Gunung Tangkuban Perahu meletus, material panas dari semburannya membentuk kawah-kawah di sekitar gunung. Bahkan Gunung Tangkuban Perahu memiliki 13 kawah.

Tiga kawah utama dari gunung ini adalah Kawah Domas, Kawah Ratu, dan Kawah Upas. Kamu akan menjumpai banyak lubang belerang di Kawah Ratu serta beberapa aktivitas letusan yang cukup serius dalam beberapa tahun terakhir. 

Sementara untuk 13 perincian kawahnya yaitu Kawah Upas (termuda), Kawah Upas (muda), dan Kawah Upas (tua), Kawah Ratu (muda), dan Kawah Ratu (tua), Kawah Pangguyangan Badak, Kawah Badak, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, dan Kawah Domas.