Tanah Lot Bali, Keindahan dan Kekayaan Budaya di Pulau Dewata

Wisata Bali – Bali, pulau yang terkenal dengan alamnya yang indah dan kekayaan budayanya. Hal yang paling menonjol jika kamu berkunjung ke Bali adalah suasana budaya masyarakat Hindu yang begitu kental. Jika diperhatikan, selalu ada sebuah pura di setiap rumah penduduk, maka tak heran jika Bali dikenal dengan keindahan puranya. 

Salah satu dari pura yang paling terkenal adalah Pura Tanah Lot. Pura ini bukan hanya situs suci yang penting bagi umat Hindu di Bali, tetapi juga merupakan salah satu objek wisata terpopuler di Indonesia. Penasaran dengan Pura Tanah Lot? Berikut kami paparkan informasinya:

 

 

Sejarah Pura Tanah Lot

Credit: Trawell(dot)in

Pura Tanah Lot memiliki sejarah yang kaya dan legenda yang melingkupinya. Terletak di sebuah batu karang yang besar di tepi laut, menjadikannya sebagai salah satu pura paling menakjubkan secara visual di Bali.

Menurut sejarah, pura ini didirikan oleh seorang brahmana bernama Dang Hyang Nirartha pada abad ke-16. Dang Hyang Nirartha adalah brahmana dari Jawa yang melakukan perjalanan ke Bali dan memainkan peran penting dalam penyebaran agama Hindu di pulau ini. 

Pada saat itu, Bendesa Beraben yang merupakan penguasa Tanah Lot merasa iri kepadanya karena banyak pengikut Bendesa yang berpaling pada Dang Hyang Nirartha. Bendesa Beraben yang merasa kesal menyuruh Dang Hyang Nirartha untuk pergi meninggalkan Tanah Lot.

Hal ini disanggupi oleh Dang Hyang Nirartha, namun sebelum pergi, ia menunjukkan kesaktiannya dengan memindahkan bongkahan batu tempatnya bermeditasi ke tengah pantai. Setelahnya, ia membangun sebuah pura di sana. Melihat peristiwa tersebut, Bendesa Beraban mengakui kesaktian Dang Hyang Nirartha dan menjadi pengikutnya.

 

Arsitektur Pura Tanah Lot

Credit: Flickr

Salah satu hal yang membuat Pura Tanah Lot sangat istimewa adalah lokasinya yang tidak biasa. Pura ini terletak di atas batu karang yang menjorok ke laut, dan ketika air laut surut, kamu dapat berjalan menuju pura ini. Ketika air pasang, pura ini tampak seperti melayang di atas air, menciptakan pemandangan yang sangat indah.

Pura Tanah Lot memiliki arsitektur khas Bali dengan atap benggala yang berlapis-lapis dan patung-patung yang indah. Selain dapat menikmati nuansa spiritual dan menenangkan dari Pura Tanah Lot, kamu juga dapat menikmati pemandangan matahari terbenam yang spektakuler. Matahari terbenam di Pura Tanah Lot adalah salah satu yang terbaik di Bali.

 

Baca juga : 5 Spot Sunset Terbaik di Pulau Dewata, Cantik Tiada Duanya!

 

Kepentingan Budaya dan Keagamaan Pura Tanah Lot

Credit: Tripcetera

Di balik visualnya yang indah, Pura Tanah Lot juga memiliki makna keagamaan yang dalam. Pura ini adalah kanvas hidup yang menceritakan kisah identitas spiritual Bali dan menjadi lambang pengabdian, ketabahan, dan iman yang teguh dari rakyat Hindu di Bali.

Setiap hari Pura Tanah Lot dikunjungi oleh ribuan umat Hindu Bali untuk bersembahyang dan bermeditasi. Mereka juga melakukan beberapa ritual seperti penyembelihan hewan dan membawa persembahan dalam bentuk bunga, kue tradisional, dan dupa. Pada hari tertentu Pura Tanah Lot menjadi tuan rumah untuk perayaan besar seperti Kuningan dan Galungan. 

 

Daya Tarik Wisata Pura Tanah Lot

Selain berperan penting dalam budaya dan keagamaan, Pura Tanah Lot juga menjadi salah satu objek wisata paling populer di Bali. Setiap tahun, ribuan wisatawan datang ke Pura Tanah Lot untuk mengagumi keindahan arsitektur dan pemandangan laut yang menakjubkan. 

Ketika kamu mengunjungi Pura Tanah Lot, kamu akan menemukan banyak penjual souvenir dan pedagang makanan lokal. Keduanya merupakan hal yang tidak bisa kamu lewatkan. Makanan lokal yang khas dan lezat akan memanjakan lidahmu, souvenir unik dan lucu akan menjadi kenang-kenangan yang akan selalu mengingatkanmu pada pesona Bali.

 

Upaya Pelestarian Pura Tanah Lot

Peningkatan pariwisata telah memberikan tantangan tersendiri bagi pelestarian Pura Tanah Lot. Aktivitas manusia yang intens di sekitar pura ini dapat memiliki dampak negatif pada lingkungan dan struktur pura itu sendiri. Oleh karena itu, telah ada upaya-upaya pelestarian yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat setempat.

Di tahun 1980, pura ini mengalami kerusakan serius akibat abrasi pantai yang mengancam keberadaannya. Untuk melindunginya, pemerintah bersama masyarakat setempat membangun pemecah ombak dan pagar penahan abrasi. Upaya ini berhasil menyelamatkan pura tersebut dan menjadi contoh yang baik dalam menjaga warisan budaya Bali.

Pemerintah dan komunitas setempat juga telah mengadakan upacara-upacara adat dan pembersihan rutin di Pura Tanah Lot untuk menjaga kemurnian dan kebersihan pura tersebut. Untuk itu, jika kamu berkunjung ke Pura Tanah Lot, tetap jaga kebersihan dan kelestarian bangunannya ya!