Menelusuri Keindahan Seni dan Kuliner Malang

Paket Wisata Malang – Malang adalah sebuah kota yang dikenal dengan pesona alamnya yang memesona. Selain itu, kota ini juga menjadi panggung bagi pertunjukan seni yang memukau dan hidangan lezat yang menggoyang lidah.

Kota ini tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, tetapi juga menghidupkan seni dan kuliner dengan cara yang istimewa.

Yuk kita telusuri beberapa tempat menarik di Malang dimana kita dapat menikmati pertunjukan seni yang mengesankan sambil menikmati hidangan lezat.

Batu Secret Zoo

Credit: Yoursay

Batu Secret Zoo adalah tempat yang unik di Malang yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pertunjukan seni dari hewan-hewan yang dilatih dengan indah.

Sambil menikmati atraksi binatang, jika kamu berkunjung ke sini, kamu dapat mencicipi hidangan lezat di area-area bersantap yang tersedia di dalam kawasan zoo.

Pengalaman ini memberikan kombinasi yang menyenangkan antara keindahan seni dan keunikan alam.

Malang Strudel

Credit: Tripadvisor

Malang Strudel bukan hanya tempat untuk menikmati sajian strudel yang lezat, tetapi juga menjadi tempat bagi pertunjukan seni lokal.

Cafe ini sering menyelenggarakan pertunjukan musik akustik, pameran seni rupa, dan bahkan teater kecil.

Suasana yang cozy dan kreatif di dalam Malang Strudel menciptakan pengalaman yang unik bagi para pengunjung, termasuk kamu jika datang berkunjung ke sini.

Sambil menikmati strudel yang kenyal dan legit, kamu juga dapat meresapi keindahan karya seni dari para seniman lokal.

Jodipan Color Village

Credit: Daily Travel Pill

Jodipan Color Village bukan hanya kawasan tempat tinggal yang penuh warna, tetapi juga menjadi panggung seni jalanan yang menarik.

Di sini, kamu dapat menemukan mural-mural indah yang menceritakan kisah-kisah lokal. Setiap sudut Jodipan Color Village menyajikan kejutan seni yang menyenangkan.

Pada beberapa kesempatan, para seniman lokal sering mengadakan pertunjukan seni di jalan-jalan kampung ini. Sambil menjelajahi keunikan Jodipan Color Village, kamu juga dapat mencicipi jajanan khas Malang dari pedagang kaki lima di sekitar kawasan ini.

Balai Kota Malang

Credit: Rumah123

Balai Kota Malang sering menjadi tuan rumah berbagai acara seni, mulai dari konser musik hingga pameran seni.

Gedung yang megah dan bersejarah ini memberikan nuansa yang elegan bagi setiap pertunjukan seni yang diselenggarakan di dalamnya.

Ketika berkunjung ke sini, sambil menyaksikan penampilan seniman-seniman lokal maupun nasional, kamu dapat menikmati hidangan lezat yang disajikan oleh katering terbaik di Malang.

Suasana yang berkelas di Balai Kota Malang akan membuat pengalaman menikmati seni dan kuliner menjadi tak terlupakan.

Alun-Alun Malang

Credit: Rukita

Alun-Alun Malang adalah pusat kegiatan seni dan budaya di kota ini.

Tempat ini sering menjadi lokasi pertunjukan seni, pameran, dan kegiatan seni lainnya.

Sambil menikmati suasana yang ramai di alun-alun, kamu dapat menjelajahi aneka kuliner lezat yang dijajakan oleh pedagang kaki lima di sekitar area ini.

Malang bukan hanya destinasi wisata alam yang menakjubkan, tetapi juga kota seni dan kuliner yang mempesona.

 

Tempat-tempat yang menyelenggarakan pertunjukan seni sambil menikmati hidangan lezat menjadi magnet bagi para pencinta seni dan kuliner.

Dengan atmosfer yang unik dan keberagaman seni yang ditawarkan, Malang memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Jadi, jangan lewatkan kesempatanmu untuk merasakan keindahan Malang melalui seni dan kuliner yang menggoda selera. Yuk kita ke Malang!

Baca Juga: Kuliner Malang Dekat Stasiun Kota Baru, Kulineran Seru Sambil Menunggu

5 rekomendasi Tempat Camping Nyaman di Malang

Paket Wisata Malang – Camping merupakan kegiatan seru yang dapat dilakukan bersama dengan siapapun, dari teman, pasangan, bahkan keluarga.

Bagi kamu yang suka berpetualang di alam, camping bisa menjadi pilihan bagus untuk dilakukan dalam mengisi waktu luang.

Selain mengisi waktu luang, jika kamu camping bersama dengan keluarga, maka manfaat lain yang akan didapatkan adalah bonding kamu dan keluarga akan menjadi lebih dekat.

Malang cocok menjadi tujuan kamu dan keluarga untuk camping jika sudah jenuh dengan hiruk-pikuk perkotaan.

Berikut ini kami rekomendasikan 5 tempat camping yang nyaman di Malang, cocok untuk quality time-mu bersama keluarga.

 

 

Coban Rais

Credit: Wongcrewchild

Berlokasi di Jalur Lkr. Bar. No. 8, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, camping ground yang juga merupakan tempat wisata air terjun ini buka mulai pukul 07.00 sampai dengan 15.00 WIB pada hari Senin sampai dengan Minggu alias buka setiap hari.

Coban Rais menawarkan pemandangan sunrise yang indah, yang dapat kamu nikmati bersama dengan keluarga. Selain itu, pemandangan gunung juga air terjun bisa kamu dapatkan jika camping di sini.

Tidak hanya menawarkan pemandangan yang menakjubkan, di camping ground ini juga tersedia flying fox dan Batu Flower Garden. Kamu dan keluarga bisa menguji adrenalin dengan menaiki flying fox, dan jika ingin melihat berbagai macam jenis bunga, kamu bisa berkunjung dan berjalan-jalan di Batu Flower Garden.

Jika kamu dan keluarga ingin menjelajahi destinasi wisata di sekitarnya, seperti Eco Green Park, Batu Love Garden, dan Jatim Park 3, kamu hanya perlu menaiki kendaraan dengan alokasi waktu 15 sampai dengan 30 menit saja. Menarik bukan?

Untuk dapat mengunjungi Coban Rais, rute perjalanan yang dapat kamu tempuh dari pusat Kota Malang adalah melewati Jalan Raya Tlogomas dengan lama perjalanan sekitar 1 jam dan jarak tempuh 19,5 kilometer.

Karena jalan dan akses menuju ke Coban Rais sudah termasuk mudah karena beraspal, kamu dan keluarga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke sini.

Kamu dan keluarga hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10.000,00 untuk tiket masuknya, namun untuk berkegiatan lainnya dikenakan charge sebesar Rp50.000,00.

Meskipun camping ground ini memiliki ulasan rating sebesar 4.1 dari 5 bintang di Google, Coban Rais tetap bisa dijadikan opsi bagi kamu dan keluarga untuk camping menjauhi keramaian dengan fasilitas-fasilitas yang disediakan.

 

Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo

Credit: Salsa Wisata

Memiliki beberapa objek wisata yang menarik di sekitar lokasi, seperti hutan pinus, kebun jeruk, dan sungai yang jernih, camping ground ini berlokasi di Jalan Raya Selokarto, Godehan, Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Camping ground yang buka setiap hari selama 24 jam ini hanya perlu ditempuh selama 45 menit dari pusat Kota Malang, melewati Jalan Joyo Agung. Kamu dan keluarga dapat menggunakan kendaraan pribadi karena akses jalannya yang mudah dan sudah beraspal.

Biaya yang perlu kamu dan keluarga keluarkan untuk dapat camping di Bumi Perkemahan Bedengan ini cukup murah, yaitu hanya Rp13.000,00 per orang. Dengan biaya itu, kamu dan keluarga sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang memadai.

Namun jika kamu tidak menyediakan peralatan camping sendiri, kamu perlu merogoh kocek lebih banyak. Karena untuk penyewaan tenda dikenakan biaya sebesar Rp35.000,00 sampai dengan Rp55.000,00. Kemudian Rp5.000,00 sampai dengan Rp75.000,00 untuk menyewa peralatan lain seperti matras, hammock, tikar, dan listrik.

 

Pantai Sendiki

Credit: Nahwa Tour

Pantai Sendiki merupakan salah satu pantai di Malang yang memiliki pemandangan panorama menakjubkan, yang cocok untuk dijadikan sebagai tempat camping.

Pantai dengan pasir putih dan laut birunya yang cukup jernih ini menawarkan berbagai objek wisata menarik di sekitarnya, seperti penginapan rumah pohon dan ayunan yang sering digunakan sebagai spot foto.

Tempat camping satu ini berlokasi di Area Sawah atau Kebun, Tambakrejo, Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Jawa Timur, buka setiap hari (Senin sampai dengan Minggu) selama 24 jam.

Rute perjalanan ke Pantai Sendiki ini dapat ditempuh selama 2 jam 9 menit dengan jarak 70,1 kilometer dari pusat Kota Malang, dan dapat melewati Jalan Kolonel Sugiono.

Jalan menuju ke Pantai Sendiki ini awalnya merupakan jalan beraspal, dan ketika mendekati lokasi pantai, kamu dan keluarga akan melalui jalan kapur yang lebih sempit. Sehingga kendaraan pribadi hanya bisa sampai di area parkir saja.

Untuk dapat camping di sini bersama keluarga, kamu perlu membayar biaya sebesar Rp10.000,00 untuk tiket masuk dan Rp10.000,00 per motor per malamnya. Selain itu, untuk menyewa dan mendirikan tenda dikenakan biaya sebesar Rp60.000,00, namun jika kamu dan keluarga membawa tenda sendiri maka hanya perlu membayar Rp20.000,00 saja.

Fasilitas yang tersedia cukup lengkap sehingga kamu dan keluarga tidak perlu bingung dalam hal kenyamanan tempat camping ini.

Oh ya, perlu diingat bahwa ombak di pantai ini cukup besar sehingga kamu dan keluarga perlu berhati-hati. Namun tidak perlu khawatir, di pantai ini terdapat pembatas tempat untuk camping, dan TIM SAR yang siap mengawasi 24 jam.

 

 

Baca Juga: Tempat Camping Bogor, Berlibur dengan Suasana Alam Dekat Jakarta

 

 

Wisata Pantai Ngudel

Credit: Indonesia Bagoes

Selain Pantai Sendiki, Pantai Ngudel merupakan salah satu pantai yang juga memiliki pemandangan indah dan cocok untuk camping bersama keluarga.

Karena aksesnya yang mudah dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi selama 2 jam 5 menit dengan jarak 62,7 kilometer melewati Jalan Kolonel Sugiono dari pusat Kota Malang, pantai ini banyak menjadi incaran wisatawan yang ingin bermalam di sana bersama keluarga.

Berlokasi di Area Gn., Sidurejo, Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, lokasi ini memiliki fasilitas-fasilitas memadai sesuai dengan biaya yang harus dibayarkan, yaitu sekitar Rp10.000,00 per orang untuk tiket masuknya, Rp15.000,00 per mobil, Rp10.000,00 per motor, dan Rp3.000,00 per orang untuk menginap.

Karena pantai ini memiliki ombak yang cukup besar, kamu dan keluarga disarankan untuk tetap berhati-hati ya.

 

Precet Forest Park

Credit: Tribun Jatim Travel

Berlokasi di Precet, Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, camping ground ini memiliki objek-objek wisata yang menarik seperti hutan pinus dan juga pemandangan Gunung Kawi.

Tempat yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai dengan 18.00 WIB ini dapat dikunjungi dengan menempuh perjalanan sekitar 51 menit dengan jarak 21,6 km dan melewati Jalan S. Supriadi jika dari pusat Kota Malang.

Akses jalan menuju Precet Forest Park ini juga sudah bagus karena jalannya beraspal sehingga dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Tempat ini dikelilingi hutan pinus yang cocok untuk tempat rekreasi dan bersantai bersama dengan keluarga. Selain itu, tempat ini juga menjadi objek atau destinasi wisata edukatif.

Untuk menuju tempat camping, kamu dan keluarga perlu berjalan sebentar dari area parkir. 

Tempat ini menyediakan fasilitas-fasilitas yang akan membuat kamu dan keluarga nyaman bermalam di sini.

Untuk biaya yang dikeluarkan, kamu dan keluarga hanya perlu membayar biaya parkir saja, karena tiket masuk tempat ini gratis.

 

Nah itu tadi merupakan 5 rekomendasi tempat camping nyaman di Malang, yang cocok dikunjungi untuk bermalam bersama keluarga. Jadi, mana yang ingin kamu kunjungi bersama keluarga?

Eksplorasi Desa Pujon Kidul Malang yang Memikat Hati

Tour Malang – “Destinasi wisata kok ke pantai terus?

Bosan menerima teguran seperti itu dari temanmu? Tandanya kamu perlu eksplor destinasi wisata lain untuk dikunjungi dengan konsep yang lebih menarik.

Kalau kamu gemar travelling, apa kamu pernah mengunjungi Desa Pujon Kidul yang merupakan salah satu desa wisata yang mengusung konsep sustainable tourism.

Desa wisata ini tentu akan memikat hatimu dengan keindahan alamnya, dan akan membuatmu betah berlama-lama untuk berlibur.

Sebelum berkunjung kamu perlu tahu terkait desa wisata ini. Siapkah kamu mengeksplorasi Desa Pujon Kidul bersama kami?

 

Sejarah Desa Pujon Kidul

Credit: Atourin

Didirikan pada tahun 1685 oleh sepasang suami istri, Raden Joyo dan Den Ajeng Karsinah, desa ini awalnya adalah kawasan hutan Amat Dariman bagian barat yang berada di wilayah Kecamatan Pujon.

Sepasang suami istri ini kehilangan arah dan memutuskan untuk membuka wilayah hutan dan membaginya menjadi dua bagian yaitu sebelah Utara dan Selatan. Dan pembukaan wilayah hutan ini menjadikan awal mulanya desa wisata ini berdiri.

Nama Pujon sendiri berasal dari kata pamujan yang berarti tempat pemujaan. Dan karena berada di wilayah Selatan, maka disebut sebagai Pujon Kidul.

Dulu saat zaman Majapahit, konon dikatakan bahwa kalau ada seorang raja atau anggota keluarga kerajaan sudah purna dari tugasnya dan mendekati masa menghadap Sang Pencipta, maka mereka diarahkan untuk mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa (Sang Hyang Widi Wase). Kemudian mereka bertapa di kawasan Pujon tersebut.

Desa Pujon Kidul ini terbagi menjadi tiga wilayah. Yang pertama adalah Dusun Krajan yang terletak di Pusat Wilayah Desa Pujon Kidul, menjadi pusat keramaian dan pemerintahan desa.

Kontur wilayah Dusun Krajan ini relatif landai dibandingkan dusun lain, sehingga menjadikan desa ini sebagai tempat tujuan mereka yang akan bertandang ke tempat pemujaan, bermukim dan mendirikan rumah di sana hingga membentuk keluarga.

Asal usul penduduk di Dusun Krajan ini adalah dari penduduk Majapahit yang bertujuan mendatangi dan mendekatkan pamujan atau tempat pemujaan.

Yang kedua yaitu Dusun Tulung Rejo. Dusun ini berawal dari nama Kampungan. Dinamakan begitu karena merupakan tempat penampungan.

Saat dibuka pertama kali oleh seseorang yang dipanggil Mbah Rasemun, tempat ini masih berbentuk hutan belantara. Setelahnya, satu persatu mereka yang ingin menepi dari kota yang berada dalam kekuasaan Belanda datang, membuat perkampungan.

Tulung Rejo dikaitkan sebagai nama dusun yang berkaitan erat dengan kisah adanya sungai yang menjadi penyelamat saat tentara Belanda datang, sehingga dinamakan Tulung Rejo.

Yang ketiga yaitu Maron. Dibuka oleh seorang lelaki asal Bangkalan, penduduk setempat memanggilnya dengan nama Mbah Saleh.

Sumber air yang diupayakannya dan lestari hingga kini dinamakan sesuai namanya juga yaitu “Sumber Saleh”.

Dusun ini awalnya hanya dihuni mereka yang berasal dari Madura, bahasa sehari-hari juga menggunakan bahasa Madura. Dan disebut Maron karena dusun ini menjadi kantong perkampungan etnis Madura, yang berdatangan dan membentuk keluarga di sana.

Hingga kini mereka masih menguasai keberadaan kampung maron baik dari bahasa, maupun dari sisi budaya dengan kesenian Sanduk sebagai penanda.

Seiring dengan pergeseran zaman, akulturasi pernikahan dengan orang luar akhirnya membuat desa ini kini tidak lagi dihuni masyarakat etnis Madura saja, karena sudah berbaur dengan suku lain termasuk Jawa, meskipun bahasa dan budaya tetap bernuansa Madura.

 

Kondisi Geografis Desa Pujon Kidul

Credit: Wisata Edukasi Pujon Kidul

Terletak di wilayah Barat Kabupaten Malang, secara geografis Desa Pujon Kidul ini memiliki koordinat 7˚21’-7˚31’ LS dan 110˚10’-111˚40’ BT dengan luas wilayah 330 hektare.

Berada di dataran tinggi dengan ketinggian 1.200 mdpl, desa wisata ini memiliki curah hujan rata-rata sebesar 2.000 mm dan bersuhu udara 25 derajat celcius per harinya.

Jarak desa ini dari ibukota provinsi adalah sebesar 119 km, sedangkan jarak dari kabupaten atau kota adalah sebesar 50 km.

Secara administrasi, Desa Pujon Kidul ini berada di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Dengan batasan wilayah di bagian Utara dan Timur yaitu Desa Pujon Lor, di bagian Selatan berbatasan langsung dengan hutan, dan di bagian Barat yaitu Desa Sukomulyo.

 

 

Baca Juga: 4 Desa Wisata di Indonesia Paling Unik & Anti-Mainstream

 

 

Destinasi Wisata di Desa Pujon Kidul

Bukit Nirwana

Credit: Moeslim Choice

Kamu bisa berkunjung ke sini jika ingin menikmati sambutan matahari terbit dari ketinggian.

Saat berkunjung ke sini untuk menikmati sunrise, kamu akan mendapatkan pemandangan menakjubkan yaitu semburat jingga yang menyeruak secara perlahan dengan udara yang sejuk.

 

Kampung Budaya

Credit: Indonesia Travel

Kampung budaya merupakan tempat pemukiman warga lokal desa yang disulap menjadi destinasi wisata.

Di kampung ini kamu bisa melakukan banyak kegiatan seperti membuat aneka olahan susu di Pawon Ndeso atau belajar membuat batik tulis, topeng, bermain gamelan, dan belajar tarian tradisional di Rumah Belajar.

Batik tulis yang dibuat di sini merupakan oleh-oleh yang biasa dibawa pulang wisatawan. Dengan motif batik yang paling populer adalah motif capung dan bambu. Kamu bisa membawa pulang batik tulis ini dengan harga mulai Rp350.000,00 sampai dengan Rp800.000,00. Namun harga juga dapat berubah sewaktu-waktu.

 

Fantasy Land 4D

Credit: Turisian

Fantasy Land 4D menawarkan hamparan taman yang indah, lengkap beserta patung dari tokoh animasi yang menggemaskan.

Banyak spot foto instagramable di sini sehingga kamu dapat menangkap banyak foto dan berswafoto.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menonton bioskop 4D di taman ini.

The Roudh 78

Credit: DetikTravel

Destinasi ini menawarkan petualangan seru bagi kamu yang suka berkegiatan outdoor.

Di sini kamu bisa bermain paintball, bermain permainan berjalan di atas air dari dalam bola raksasa, bermain ATV, sampai mengendarai motor trail.

Selain itu di The Roudh 78 juga menyediakan wahana kolam renang dan berkeliling naik kuda.

Cafe Sawah

Credit: KOMPAS

Setelah puas berkeliling Desa Pujon Kidul, kamu dapat mengembalikan energi yang terkuras dengan mampir ke Cafe Sawah.

Di cafe ini menawarkan pemandangan asri dengan latar sawah hijau serta gazebo yang dapat kamu pilih untuk mengistirahatkan tubuh setelah lelah berkeliling. Selain itu banyak spot foto instagramable di sini jadi cocok untuk kamu yang senang berswafoto.

Di cafe ini, penyajian makanannya dengan sistem prasmanan.

 

Nah, selesai sudah eksplorasi kita tentang Desa Pujon Kidul. Jadi, apakah kamu tertarik untuk datang berkunjung?

 

Baca Juga: Cari Destinasi Baru? Jelajahi 5 Desa Wisata di Bali yang Unik Ini

Ini 5 Pantai Pasir Putih di Malang yang Wajib Kamu Kunjungi!

Paket Wisata MalangKota Malang, kota penuh destinasi wisata yang ternyata di balik gemerlapnya lampu kota dan sejuknya udara pegunungan, menyimpan pesona lain yang tak kalah memikat.

Selama ini, banyak orang mengenal kota ini dengan berbagai destinasi wisata pegunungannya yang sungguh elok. Namun tentunya Malang memiliki pesona menakjubkan lain selain alam pegunungannya. Apa itu?

Bukan hanya gunung yang memeluk kota ini, tetapi juga ombak lembut pantai yang menjadikan Malang sebagai tempat liburan yang sempurna. Bayangkan menyusuri pantai pasir putih yang terhampar luas, dengan air laut yang jernih memantulkan warna langit biru. Inilah pesona baru yang dapat kamu temukan di balik kesan sejuk Malang.

Berikut 5 rekomendasi pantai berpasir putih di Malang yang berkilau disinari cahaya matahari yang akan membuat kamu betah berlama-lama berkunjung ke sini. Simak terus ya!

 

Pantai Teluk Asmara

Credit: Homecare24

Pantai Teluk Asmara terkenal dengan keindahannya yang mirip dengan Raja Ampat di Papua. Pantai ini memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Di Pantai ini, kamu bisa menikmati gugusan pulau-pulau kecil yang dikelilingi oleh hutan hijau yang menyegarkan mata. Asyik bukan?

Pantai ini berlokasi di Tambak, Sitiarjo, Sumbermanjing, Malang. Dengan membayar biaya masuk sejumlah Rp15.000,00 per orang, kamu sudah bisa menikmati berbagai keindahan alam pantai ini.

Selain bersantai, di pantai ini kamu juga bisa melakukan aktivitas menyenangkan seperti berenang, snorkeling, dan diving.

 

Pantai Tiga Warna

Credit: Liburan plus

Sesuai namanya, pantai ini memiliki 3 warna air laut yang berbeda sesuai kedalamannya. Menakjubkan ya?

Pada bagian terdalam adalah warna biru, warna hijau pada bagian tengan yang tidak begitu dalam, kemudian warna coklat kemerahan pada bagian yang paling dangkal.

Pantai Tiga Warna ini berlokasi di Jalan Sendang Biru, Tambakrejo, Sumbermanjing, Malang. Biaya masuk ke pantai ini sangat terjangkau. Kamu cukup membayar sebesar Rp10.000,00 per orang saja. Tapi jika berkunjung ke pantai ini, kamu diwajibkan untuk menyewa jasa pemandu wisata sebesar Rp150.000,00 ya.

 

 

Baca Juga: 10 Wisata Pantai Banyuwangi Paling Indah, Cocok untuk Self-Healing

 

 

Pantai Watu Leter

Credit: Atourin

Pantai ini terkenal dengan tebing-tebing yang dimilikinya. Tebing-tebing karang ini menjulang tinggi diatas air laut dan menjadi pemandangan spektakuler ketika ombak menghantam tebing ini. 

Pantai Watu Leter memiliki pemandangan yang sangat indah, dimana kamu dapat melihat jernihnya air laut yang berwarna biru dan pasir putih yang teksturnya menggelitik sela-sela jari kaki.

Selain itu, kamu akan dengan mudah melihat berbagai biota laut yang mendiami tempat ini baik di pesisir pantai maupun di dalam airnya.

Pantai ini berlokasi di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Malang. Atau, dengan kata lain pantai ini terletak sekitar 60 km dari pusat kota Malang. Harga tiket yang harus kamu bayar untuk bisa berkunjung ke sini pun sangat terjangkau, yakni sebesar Rp10.000,00. Bagaimana? Terjangkau bukan?

 

Pantai Goa Cina

Credit: Indonesia Kaya

Selain kilauan pasir putihnya yang menjadi daya tarik pantai ini, ternyata Pantai Goa Cina memiliki sejarah yang cukup unik. Konon, Pantai ini adalah tempat pertapaan seorang biksu dari Tiongkok pada zaman dahulu. Karena hal inilah pantai ini disebut sebagai Pantai Goa Cina.

Namun, diluar benar atau tidaknya cerita tersebut, tidak bisa dielakkan lagi kalau Pantai Goa Cina memiliki alam yang sangat memanjakan mata. Memiliki pasir putih bersih yang membentang luas disertai air laut yang jernih, pantai ini cocok digunakan sebagai lokasi camping atau berkemah.

Pantai Goa Cina terletak di Dusun Tumpak Awu, Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Malang. Kamu harus membayar biaya masuk sebesar Rp15.000,00 per orang agar dapat menikmati keindahan alam tak berkesudahan dari pantai ini. Sangat terjangkau bukan?

 

Pantai Sendiki

Credit: Kompasiana

Pantai Sendiki memiliki pasir putih berkilau yang lembut dan air laut jernih berwarna biru kehijauan seperti permata. Dibanding digunakan untuk berenang, pantai ini lebih cocok sebagai lokasi berselancar karena memiliki ombak yang cukup besar.

Pantai ini berlokasi di Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang. Akses menuju Pantai Sendiki terbilang cukup mudah. Kamu dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Untuk memasuki area pantai ini, kamu cukup membayar biaya sebesar Rp15.000,00 per orang saja.

 

Jadi, bagaimana? Pantai pasir putih mana yang akan kamu kunjungi pertama kali setelah membaca artikel ini?

Baca Juga: 10 Pantai di Lampung Paling Menarik, Bisa Ketemu Dolphin!

Keindahan Coban Siuk, Destinasi Tersembunyi di Malang

Paket Liburan MalangMalang, sebuah kota yang tidak hanya terkenal dengan keindahan budaya dan sejarahnya, tetapi juga dengan keajaiban alamnya, menyimpan salah satu destinasi wisata alam tersembunyi yang memukau, yaitu Coban Siuk. Coban Siuk adalah sebuah air terjun yang terletak di daerah Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Keberadaannya yang masih tergolong sepi dari sorotan wisata mainstream menjadikannya sebagai tempat yang cocok untuk mereka yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang autentik. Ini dia beberapa informasi yang bisa kami berikan pada kamu sebelum berkunjung ke air terjun indah ini.

 

 

Daya Tarik

Credit: IDN Times

Pemandangan air terjun yang spektakuler menjadi daya tarik utama Coban Siuk.

Air terjun dengan ketinggian sekitar 100 meter yang meluncur deras dari tebing-tebing tinggi membentuk tirai air yang indah ini menghasilkan suara gemuruh air yang menghantam bebatuan besar, sehingga menambah kesan dramatis dan memberikan pengunjung pengalaman mendalam dalam keajaiban alam.

Selain itu, Coban Siuk juga dikelilingi oleh hutan hijau yang rindang. Pepohonan tinggi dan beragam flora yang ada di sekitar area memberikan suasana asri dan menyegarkan. Kamu dapat menikmati keindahan alam sambil merasakan aroma segar dari hutan yang masih alami.

 

Lokasi, Jam Operasional, dan Harga Tiket Masuk

Credit: Tripadvisor

Coban Siuk terletak di Desa Tamanjaya, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Coban Siuk sendiri beroperasi setiap hari selama 24 jam. Yang mana hal ini berarti kamu dipersilahkan untuk mengunjungi air terjun ini kapanpun tanpa batasan waktu untuk menikmati keindahan alam sekitar dan menjelajahi area sekitar Coban Siuk.

Berbicara tentang harga tiket masuknya, kamu tidak perlu mengeluarkan kocek yang banyak demi menikmati keindahan alam di Malang satu ini. Cukup membayar sebesar Rp5.000,00 dan kamu sudah dipersilahkan menikmati air terjun dengan sejuta pesona ini.

 

Rute Menuju Coban Siuk

Credit: Tripadvisor

Karena tidak adanya angkutan umum yang bisa membawa kamu langsung ke Coban Siuk, makan disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi jika kamu berkunjung ke sini.

Waktu tempuh yang diperlukan dari pusat kota menuju air terjun ini sendiri kurang lebih selama satu jam.

Dari Kota Malang, kamu bisa langsung mengambil rute menuju Kecamatan Tumpang. Setelahnya akan terlihat papan arah menuju Coban Jahe yang harus kamu ikuti hingga menemukan pertigaan sebelum pintu masuk Coban Jahe.

Setelah bertemu pertigaan ini, kamu dapat berbelok ke kanan ke arah jalan tanjakan. Cukup ikuti terus jalan tersebut hingga sampai di pos pintu masuk Coban Siuk. Bagaimana? Seharusnya menemukan air terjun satu ini tidaklah sulit bukan?

 

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Outbound Paling Seru di Malang, Jawa Timur

 

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Credit: Amazing Malang

Coban Siuk Malang menawarkan beragam aktivitas menarik bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi keindahan alamnya.

Diantaranya kamu dapat menikmati pemandangan dan suasana di sekitar air terjun. Air terjun ini akan sangat cocok bagi kamu yang mencari ketenangan dari riuhnya keseharian.

Kamu juga bisa merasakan sensasi dingin dan sejuknya air Coban Siuk. Beberapa bagian di sekitar Coban Siuk membentuk kolam alami dan sungai kecil yang cocok untuk berenang atau sekadar merendam kaki sambil menikmati hijaunya alam sekitar.

Jangan lupakan kegiatan wajib ketika berwisata. Kamu juga bisa mengabadikan momen berhargamu di air terjun ini. Berfoto dengan latar belakang alam indah yang terkesan alami, tentu akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi foto kamu.

Selain itu, kamu juga bisa bermeditasi di tempat ini karena suasana alamnya yang bisa dibilang cukup tenang. Ditemani suara gemerisik daun dan suara aliran air akan membantumu merasakan ketenangan hati.

 

Fasilitas Coban Siuk

Credit: Outbound Malang

Terletak di dataran tinggi dan jauh dari pusat perkotaan membuat Coban Siuk belum memiliki fasilitas selengkap Coban Rondo yang populer. Namun, apabila kamu berkunjung, ketahuilah kalau Coban Siuk juga menyediakan fasilitas-fasilitas dasar yang dapat menjaga kenyamananmu selama berkunjung.

Fasilitas-fasilitas tersebut terdiri dari area parkir, gazebo, warung makanan, toilet dan juga mushola.

 

Tips Sebelum Berkunjung

Sebelum kamu memulai perjalanan ke Coban Siuk, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar kunjunganmu berjalan lancar dan menyenangkan. Berikut ini tipsnya : 

  • Periksa cuaca sebelum kamu berkunjung untuk menyesuaikan pakaian yang akan kamu kenakan.
  • Pakai pakaian yang tepat demi keamanan dan kenyamananmu.
  • Bawa air minum dan bekal makanan ringan.
  • Menjaga kebersihan lingkungan, kalau bisa membawa sendiri tas sampah.
  • Hargai mitos dan tradisi lokal.

 

Coban Siuk Malang adalah destinasi wisata alam yang sempurna bagi kamu yang sedang mencari ketenangan dan keindahan alam yang asri.

Dengan kejernihan air terjun, rindangnya hutan hijau, dan trek hiking yang menantang, Coban Siuk menawarkan pengalaman wisata yang tidak terlupakan.

Jelajahi keindahan alam Malang dan temukan pesona Coban Siuk di tengah gemerlapnya kehidupan modern!

 

Baca Juga: Dino Park Jatim Park 3 di Malang, Asik buat Liburan Akhir Pekan

Suka Ngopi? Wajib Coba 4 Cafe dengan Suasana Asri di Malang

Tour MalangNgopi di warkop sambil makan rempeyek atau sambil main gadget tentu saja sudah biasa. Bagaimana dengan ngopi sambil ditemani suara gemerisik daun yang bergesekan dan angin sepoi-sepoi khas pegunungan? Apakah kamu pernah mengalaminya?

Malang, yang seperti kita ketahui terkenal dengan berbagai destinasi alamnya yang tiada habisnya ini kembali menawarkan berbagai spot nongkrong sambil ngopi-ngopi santai di tengah naungan hijaunya alam.

Perpaduan hangatnya kopi dan tenangnya nuansa cafe-cafe yang akan kami rekomendasikan ini pasti akan membuat kamu jatuh cinta.

 

Green Rock Cafe

Credit: Local Guides Connect

Cafe ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Green Rock Cafe memiliki konsep yang cukup unik yakni konsep camping yang menawarkan wisata outdoor berbasis keindahan alam terbuka dengan rindangnya pohon pinus.

Perlu kamu ketahui kalau cafe ini tidak memiliki ruangan indoor sehingga kamu akan benar-benar merasakan sensasi nongkrong di tengah alam terbuka.

Walaupun belum lama ini didirikan, cafe dengan konsep suasana alam terbuka yang berlokasi di area wisata Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Malang ini sudah berhasil menarik banyak wisatawan. Baik itu wisatawan yang datang untuk nongkrong di cafenya yang sejuk atau datang sekadar untuk camping.

Selain menjadi lokasi nongkrong dan camping, Green Rock Cafe juga bisa dijadikan sebagai lokasi pernikahan. Suasananya yang syahdu karena berada di tengah alam bebas tentunya akan menambah kesan manis selama acara pernikahan.

Selain snack yang dimulai dari harga Rp12.000,00 hingga Rp20.000,00, cafe ini juga menawarkan berbagai makanan berat bagi kamu yang merasa lapar. Berbagai makanan berat inipun harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp18.000,00.

 

Chill Coffee

 

Credit: Jatim Hari Ini

Kalau menggunakan bahasa kekinian, cafe ini bisa masuk kedalam kategori plot twist. Alasannya arena tampak depan dari cafe ini terlihat sempit, tapi saat kamu memasuki cafe menuju area belakang, kamu akan disuguhkan lahan luas yang dilengkapi pemandangan pegunungan serta perbukitan dengan udara sejuk yang menyapu wajah.

Harga yang ditawarkan Chill Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Malang ini berkisar mulai dari Rp10.000,00 hingga Rp30.000,00.

Cukup terjangkau bukan?

Kamu bisa menikmati sajian cafe sambil menikmati pemandangan dan udara pegunungan. Jadi, kapan lagi?

 

Padaswatu Eatery & Coffee

Credit: Budhal Healing

Cafe ini memiliki daya tarik utama berupa pemandangan mempesona berupa hamparan luas persawahan hijau yang indah. Bangunannya yang mengusung konsep minimalis modern dengan dominasi kaca pada bangunannya membuat pemandangan yang berada diluar cafe dapat terlihat dengan jelas.

Sajian yang ditawarkan Padaswatu Eatery & Coffee pun cukup beragam dengan harga yang terjangkau. Mulai dari Rp3.000,00 hingga Rp65.000,00 dengan pilihan makanan tradisional khas tanah air ataupun makanan western, juga terdapat berbagai menu snack dan dessert.

Minuman yang disajikan juga ada dalam berbagai kategori. Mulai dari minuman ber-caffeine, teh, jus, mocktail, hingga berbagai minuman tradisional dapat kamu nikmati. Sangat beragam bukan?

 

Baca Juga: Rekomendasi 15 Villa di Malang, Family-Friendly Banget!

 

Moccow Bistro

Credit: Sumenep Network

Tidak seperti cafe lain yang buka dari pagi, cafe satu ini buka cukup siang yakni mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Moccow Bistro berlokasi di Sukoanyar, Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang ini menyuguhkan pemandangan eksentrik alami disamping menunya yang menggoyang lidah.

Sepanjang mata memandang, kamu akan disuguhkan pemandangan menenangkan disertai semilir angin yang lembut menyapa kulit.

Jika kamu datang ke cafe ini saat menjelang sunset, suasana syahdu akan semakin terasa, ditemani langit jingga sembari menemani matahari yang akan bertukar posisi dengan bulan.

Harga sajian yang ditawarkan Moccow Bistro pun cukup terjangkau, yakni mulai Rp10.000,00-an saja.

Bukan hanya untuk nongkrong belaka, cafe ini seringkali menjadi lokasi para mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas mereka yang cukup membuat pusing. Datang kesini dijamin akan menenangkan pikiran kamu karena suasananya yang seperti berada dipelukan alam.

5 Tempat Menginap di Kota Batu, Malang Cocok Untuk Staycation

Liburan MalangKota Batu, Malang dikenal sebagai tempat dengan berbagai destinasi wisata dan berbagai penginapan uniknya.

Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan Kota Batu, tentu saja tidak akan cukup jika berkeliling sehari saja. 

Demi menjaga kualitas istirahat agar bisa kembali menikmati keindahan Kota Batu, kamu tentu perlu memilih penginapan yang tepat. Dan bukankah akan lebih bagus lagi jika penginapanmu juga menampilkan pesona keindahan alamnya yang menenangkan?

Mulai dari hamparan sawah, matahari terbit ketika membuka mata, hingga pemandian air panas untuk melepas lelah, ini dia 5 rekomendasi penginapan Kota Batu Malang dengan pemandangan alam dan cocok untuk staycation.

 

 

Kampung Lumbung

Credit: Tripadvisor

Mengusung konsep Eco Hotel yang ramah lingkungan, kamu akan merasakan sensasi beristirahat di rumah nenek. Bangunannya yang didominasi dengan kayu-kayu akan memberikan kesan nyaman dan menghasilkan udara yang sejuk.

Terletak di Jalan Ir. Sukarno, Puskesmas No. 1, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Malang, Kampung Lumbung berlokasi di lereng gunung sehingga membuat kamu merasa sejuk dan dingin meskipun tanpa kipas angin atau AC.

Tipe Rumah di Kampung Lumbung ini juga bermacam-macam. Ada Omah Mujur, Omah Asmoro, Omah Tumpuk, Omah Gladak, Omah Lumbung, dan Omah Pohon, dimana tipe Omah Tumpuk dan Omah Asmoro biasanya dikhususkan bagi pasangan yang sedang honeymoon.

Harga yang harus dibayar untuk menginap disini tentunya beragam tergantung tipe kamar yang kamu pilih.

Kamu bisa memesan kamar di Kampung Lumbung dengan patokan mulai Rp500.000,00 per malam, dengan tambahan Rp30.000,00 jika ingin menambahkan extra bed.

 

Bobocabin Coban Rondo

Credit: Agoda

Di Bobocabin Coban Rondo ini, kamu tidak hanya bisa menikmati keindahan Kota Batu dari ketinggian, namun juga bisa berkemah di kabin berfasilitas mewah.

Selain itu, kamu bisa menikmati pemandangan sang surya yang bangun dari tidurnya tepat setelah kamu membuka mata karena kabin milik Bobocabin yang langsung menghadap ke arah matahari terbit.

Fasilitasnya yang beragam dan mewah tentu saja akan memanjakan kamu. Harganya sendiri bervariasi tergantung paket yang dipilih, mulai dari Rp800.000,00 hingga Rp1.400.000,00 per malam.

 

Taman Dolan

Credit: Booking

Dengan nuansa alam yang asri dan dilengkapi kolam renang dari sumber mata air yang sejuk, Taman Dolan mengusung konsep tradisional khas Jawa Timur. Kamu akan menginap di homestay unik dengan pemandangan sawah dan kebun selada air.

Taman Dolan juga menawarkan pengalaman outbound yang menyenangkan dengan nuansa yang alami. Selain outbound, kamu juga bisa merasakan serunya river tubing dimana perlengkapannya bisa kamu sewa baik untuk individu maupun berkelompok.

Bukan cuma permainan dan kegiatan yang membutuhkan tenaga extra, kamu juga bisa memetik sayur dan buah-buahan yang bisa dijadikan oleh-oleh. Dijamin, Taman Dolan adalah tempat yang tepat bagi kamu yang ingin berlibur dengan dikelilingi alam.

Taman Dolan berlokasi di Jalan Raya Pandanrejo No. 308, Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Terdapat 25 rumah berkonsep khas tradisional Jawa Timur yang disewakan sesuai dengan kebutuhan mulai dari Rp300.000,00.

 

Baca Juga: 6 Tempat Glamping di Malang dan Sekitarnya, Cocok Banget Buat healing Nuansa Alam

 

The Onsen Hot Spring

Credit: CNN Indonesia

The Onsen Hot Spring merupakan satu-satunya resort air panas alami Kota Batu yang berlokasi di Jalan Raya Arumdalu, Songgoriti, Batu, Malang.

Di tempat ini, kamu akan merasakan sensasi berendam di mata air di kaki Gunung Fuji karena The Onsen Hot Spring memiliki onsen yang terbuka untuk umum maupun onsen pribadi di dalam tiap cottage-nya.

Air onsen di The Onsen Hot Spring ini berasal langsung dari sumber mata air asli sekitar Candi Songgoriti yang mengandung belerang.

Dengan suhu setinggi 42 derajat celcius dan kaya akan mineral, bukan hanya menghangatkan tubuh, berendam di onsen ini juga baik untuk kesehatan kulit dan sebagai terapi yang bisa menghilangkan pegal tubuh.

Bagi kamu yang ingin merasakan rasanya tinggal di rumah dengan nuansa Jepang, tempat ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.

Dengan menginap di sini, kamu akan mendapatkan fasilitas berupa rumah dengan bentuk ryokan, yaitu kamar dengan lantai tatami, serta kasur futon dengan ruangan dari kayu khas.

Selain itu, kamu akan berhadapan langsung dengan pemandangan yang menenangkan hati.

Harga tiap ryokan pun berbeda tergantung dengan jenis dan jumlah kamarnya. Ryokan dengan 2 kamar dihargai mulai Rp3.000.000,00 per malam, dan Ryokan dengan 3 kamar dihargai dengan Rp3.950.000,00 per malamnya.

 

Lembah Metro Resort

Menyajikan penginapan unik dengan konsep Cabana, kamu akan menginap dengan dikelilingi taman bunga dan pemandangan indah gunung yang berdiri gagah.

Kondisi kamarnya pun luas, bersih, dan rapi dengan berbagai fasilitas yang akan membuat kamu nyaman selama menginap di Lembah Metro Resort.

Lembah Metro Resort terletak di Jalan Metro No. 46, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Ada dua tipe bangunan yang bisa kamu pilih yaitu Cabana dan Cottage, dimana keduanya dikelilingi taman bunga, tempat karaoke, dan ada juga kebun binatang mini yang bisa dikunjungi.

Di tempat ini juga terdapat function hall dan kawasan pengrajin tangan lokal yang nantinya kamu bisa menjadikan hasil karya mereka sebagai oleh-oleh.

Jika ingin menginap di resort ini, kamu akan dibanderol dengan harga mulai Rp639.000,00 per kamar, tergantung tipe kamar yang kamu pilih.

 

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Malang Vibes Luar Negeri. Berasa Keliling Dunia!

4 Rekomendasi Tempat Makan Kantong Pelajar di Malang

Tour Malang – Kota Malang adalah kota yang kaya akan sejarah, alam, dan makanan yang menawarkan beragam kuliner.

Malang adalah salah satu kota yang ditempati banyak perantau bukan? Sebagai pelajar yang juga perantau, tentu kamu mencari tempat makan yang sesuai budget, apalagi di saat akhir bulan.

Apa kamu salah satu pelajar yang sedang kanker (kantong kering)?

Jangan khawatir! Kamu bisa menikmati makanan yang enak tanpa harus menguras kantong keringmu.

Untuk kamu, ada beberapa tempat yang bisa memanjakan lidah tanpa khawatir angka di rekening. Yuk, kita lihat makanan apa saja yang bisa menyelamatkan kantong keringmu.

 

 

Kedai Kopi Jasa Ayah

Credit: Kaskus

Malang tentu menjadi surganya wisata kuliner, dimulai dari pedagang kaki lima, café, resto, hingga rumah makan.

Kedai Kopi Jasa Ayah hadir dengan kuliner yang memiliki ciri khas Melayu Aceh. Ciri khas ini dituangkan dalam pilihan menu dan suasana di kedai khas Aceh ini.

Uniknya, mkedai ini menggunakan bahan-bahan yang tradisional, sehingga kamu dapat mencicipi makanan dengan citarasa khas yang otentik.

Kedai Kopi Jasa Ayah menawarkan menu yang cocok untuk sarapan. Contohnya seperti nasi lemak khas Aceh. Nasi lemak ini dilengkapi teri dan kacang dengan kuah merah khas Aceh.

Harga yang disajikan pun beragam, kamu cukup menyiapkan dana sebesar Rp8.000,00 hingga Rp16.000,00.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi Kedai Kopi Jasa Ayah, bisa datang di jam 07.00 hingga 00.00 WIB. Kedai ini terletak di Jalan Candi Panggung N0. 58, Malang.

 

Saboten Shokudo

Credit: Tripadvisor

Selain masakan tradisional, kamu juga bisa menikmati masakan Jepang untuk berkuliner di Malang. Saboten Shokudo merupakan salah satu resto yang menyajikan beragam menu khas Jepang yang sesuai di lidah orang Indonesia.

Resto ini memiliki harga yang terjangkau untuk makanan Jepang. Kamu hanya perlu menyiapkan uang Rp2.000,00 hingga Rp35.000,00 untuk makan enak khas Jepang.

Resto ini memiliki jam buka yang beragam, dari jam 12.00 hingga 22.00 WIB atau jam 12.00 hingga 23.00 WIB, tergantung weekday dan juga weekend. Bagi kamu yang ingin mencicipi makanan khas Jepang, kamu bisa mengunjungi restoran ini di Jalan Danau Kerinci Raya C2A9, Malang.

 

Baca juga: Dino Park Jatim Park 3 di Malang, Asik Buat Liburan Akhir Pekan

 

Mie Bakar Cobek Kawitan

Credit: Beritalima

Kamu pecinta kuliner? Sudah pernah mencicipi Mie Bakar Cobek Kariwitan belum?

Belum afdol kalau kamu belum mencoba makanan ini sebagai pemburu kuliner. Karena Mie Bakar Cobek Kawitan memiliki keunikan dalam pembuatan mienya yaitu dibakar di atas cobek.

Kuliner yang selalu ramai pengunjung ini memiliki beragam menu. Dimulai dari mie bakar original, mie bakar kecap, mie bakar tomat. Tentu ragam mie bakar tersebut memiliki level kepedasan yang beragam juga. Dari level 0 hingga 2 atau 3 hingga 5, dengan harga yang bervariasi.

Kamu juga bisa memesan menu pendamping dengan varian harga yang beragam.

Kamu yang ingin menyicipi makanan ini cukup menyiapkan dana sebasar Rp12.000,00 hingga Rp30.000,00 aja lho!

Resto ini buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, letaknya di Jalan Candi Panggung Masuk Area RRI No. 52, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

 

Sego Tetelan Pedas Pak Rebo

Credit: IDN Times

Kamu lapar tengah malam? Jangan risau! Malang selain terkenal akan tempat wisatanya, juga terkenal dengan kulinernya yang merajalela.

Kamu bisa datang ke Sego Tetelan Pedas Pak Rebo jika kelaparan tengah malam, karena warung ini menyajikan makanan pedas yang bisa menghangatkan badan dan menambah imun.

Di warung ini, kamu akan merasakan sego tetelan pedes dengan sensasi yang berbeda.

Makanan ini disajikan dengan nasi jemuwa yang anget dan telur dadar. Selain itu, kamu juga bisa memesan tetelan pedas daging dan paru. Daging ini sendiri memiliki tekstur empuk dan kenyal dengan cita rasa pedas yang membuat ketagihan.

Harga yang ditawarkan pun beragam, kamu hanya perlu mempersiapkan Rp16.000,00 dan sudah mendapatkan satu porsi makanan lezat.

Ngiler kan? Kamu bisa datang langsung ke restoran ini di Jalan Candi Panggung No.48 atau di Jalan Bogor No.11, Malang. Yuk buruan ke sini!

 

5 Lokasi Petik Buah Malang, Cocok Untuk Liburan Keluarga

Tour MalangKota Malang merupakan kota terbesar kedua di Provinsi Jawa Timur, dan merupakan kota terbesar ke-12 di Indonesia. Malang sendiri memiliki beberapa objek wisata yang menjadi incaran para wisatawan, baik wisatawan dalam maupun luar negeri.

Selain memiliki berbagai destinasi wisata incaran yang dapat memanjakan mata, Malang juga terkenal dengan wisata agrowisatanya. Seringkali wisatawan yang berkunjung ke destinasi agrowisata Malang adalah keluarga yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan sesuatu yang bermanfaat dan menyenangkan.

Ini dia beberapa rekomendasi destinasi agrowisata bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan berkualitas namun tetap menyenangkan bersama keluarga.

 

Kusuma Agrowisata Batu

Credit: Yoursay

Kusuma Agrowisata yang terletak di Jalan Abdul Gani Atas, Ngaglik, Kota Batu ini bisa menjadi opsi tempat wisata keluarga di Kota Batu. Posisi area Kusuma Agrowisata yang berada pada ketinggian kurang lebih 1000 meter dari permukaan laut akan memberikan kamu sensasi kesejukan ala alam pegunungan.

Di Kusuma Agrowisata, kamu dan keluarga bisa memetik sendiri berbagai jenis buah langsung dari pohonnya dengan ditemani pemandu khusus. Pemandu khusus dari Kusuma Agrowisata ini akan menjelaskan tentang budidaya tanaman dan berbagai hal yang berkaitan dengan buah-buah yang dipetik. 

Buah yang dapat kamu petik di agrowisata ini ada berbagai macam jenisnya seperti buah apel, buah naga, jeruk, strawberry, dan jambu merah. Bukan hanya buah, kamu juga bisa memanen sayuran hidroponik bebas pestisida.

Jam operasional Kusuma Agrowisata dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB dengan harga tiket yang terdiri dari beberapa paket yang dapat dipilih. Mulai dari Rp45.000,00 pada hari kerja dan mulai Rp55.000,00 pada akhir pekan.

 

Lumbung Strawberry

Credit: Ica Nafisah

Kamu akan diajak berkeliling ladang strawberry ketika berkunjung ke tempat ini dan merasakan memetik sendiri strawberry merah menyala dari ladang yang dikelola oleh petani lokal. Selain memetik strawberry, kamu juga akan diberikan berbagai pengetahuan tentang strawberry oleh pendamping dari Lumbung Strawberry.

Sekilas info, kawasan Lumbung Strawberry ini bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu pemasaran buah strawberry para petani desa. Kalau kata pepatah, “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”.

Ada beberapa jenis strawberry yang dibudidayakan di tempat ini. Diantaranya ada Holybrite, Sweet Charlie, Rosalinda, California, dan Oso Grande dimana masing-masing jenis strawberry memiliki bentuk dan rasa yang khas.

Agar dapat masuk ke Lumbung Strawberry ini wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp25.000,00 per orang, dan untuk biaya buah yang dipetik ada biayanya tersendiri diluar tiket masuk. Tapi tidak perlu khawatir, karena biaya tambahan untuk buah petikan ini sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp6.000,00 saja. 

 

Kebun Petik Apel Mandiri

Credit: Bobobox

Berlokasi di Jalan Raya Junggo 33, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu ini memiliki suasana yang cukup asri. Hembusan udara yang segar dengan view yang eksotis menjadikan Kebun Petik Apel Mandiri cocok menjadi tujuan liburan keluarga pada akhir pekan.

Di Kebun apel ini, selain bisa menikmati sensasi memetik apel, kamu juga bisa merasakan segarnya minuman sari apel secara gratis. Namun jika ingin membawa pulang, maka akan dikenakan tarif perkilonya.

Kebun Petik Apel Mandiri ini sendiri memiliki 4 jenis apel yang dibudidayakan. Diantaranya ada Apel Manalagi, Apel Rome Beauty, Apel Green Smith, dan Apel Anna. Keempat jenis apel ini memiliki citarasa dan tekstur yang berbeda sebagai ciri khasnya.

Cukup dengan membayar sebesar Rp25.000,00 saja, kamu sudah bisa masuk ke kawasan Kebun Petik Apel Mandiri dan menikmati buah apel sepuasnya. Kebun apel ini beroperasi setiap hari dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

 

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Malang Vibes Luas Negeri, Berasa Keliling Dunia!

 

Agrowisata Petik Jeruk Selorejo

Credit: Blog Punya Jule

Agrowisata Petik Jeruk Selorejo merupakan destinasi wisata agro yang masih alami dan kental dengan aroma pedesaan. Posisinya yang terletak di daerah dataran tinggi menjadikan udara di sekitar Agrowisata Petik Jeruk Selorejo terasa sangat sejuk.

Agrowisata ini terletak di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Malang. Terdapat sekitar 12 jenis jeruk yang dibudidayakan di desa ini dengan berbagai ukuran juga rasa yang khas, dimana wisatawan bisa memetik buah jeruk ini sendiri dan langsung dinikmati di tempat.

Harga tiket masuk ke lokasi agrowisata ini terbilang murah, hanya dengan Rp15.000,00 per orang kamu sudah bisa memetik dan menikmati jeruk sepuasnya. Ada juga biaya lain yang diterapkan jika datang dalam rombongan dengan jumlah lebih dari 10, yaitu biaya tiket masuk sebesar Rp25.000,00 per rombongan.

Selain memetik dan menikmati jeruk hasil panenan sendiri, kamu juga bisa membawa pulang jeruk yang dipetik sebagai oleh-oleh. Tentu saja ada biaya lain yang dikenakan, kamu cukup menambah pengeluaran sebesar Rp5.000,00 per kilonya dan jeruk segar nan manis bisa kamu bawa pulang.

 

Wisata Petik Apel Agro Rakyat

Credit: Kabar Wisata

Wisata Petik Apel Agro Rakyat menawarkan harga tiket masuk yang terjangkau yaitu Rp25.000,00 per orang. Namun jika kamu ingin membawa hasil petikan apel sebagai oleh-oleh, kamu harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp12.000,00 per kilonya.

Wisata agro yang terletak di Jalan Raya Sidomulyo, Sidomulyo, Kecamatan Batu ini memiliki 4 jenis apel yang dibudidayakan, yakni Apel Manalagi, Apel Rome Beauty, Apel Anna dan Apel Wanglin. Wisata Petik Apel Agro Rakyat beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Umumnya, jika kamu berwisata di wisata agro ini, kamu diperbolehkan untuk makan buah apel sepuasnya di tempat, dan hanya diperbolehkan memetik buah apel sesuai area yang ditentukan petugas.

Walaupun dibatasi untuk pemetikan buah apelnya, kamu tetap bisa menikmati citarasa khas tiap jenis buah apel yang dibudidayakan di lokasi wisata agro ini sepuas hati.

 

Itulah beberapa rekomendasi liburan edukasi dan menikmati kesegaran buah-buahan Malang bersama keluarga. Yang mana yang akan kamu dan keluarga kunjungi?

 

Baca Juga: 5 Cafe Instagramable & Estetik di Malang Raya yang Hits

Menyegarkan Mata, 4 Wisata Air Super Jernih di Malang

Tour MalangTidak ada habisnya jika membicarakan destinasi wisata alam di Malang, mulai dari pegunungan hingga air terjunnya yang tentunya wajib dikunjungi. Keadaan alamnya yang sangat asri membuat berbagai destinasi wisata alam yang ditawarkan oleh kota ini menjadi tempat healing bagi banyak orang.

Banyaknya kegiatan yang bisa dilakukan juga membuat destinasi wisata alam Malang memiliki peminat yang terbilang banyak. Di antara berbagai destinasi wisata alam di Malang, bukankah akan menyenangkan jika bisa bermain air yang sejuk di tengah gempuran siang hari yang panas? 

Agar dapat membantu kamu menentukan tempat untuk menyejukkan diri, ini dia beberapa rekomendasi destinasi wisata air di Malang yang bisa kamu kunjungi.

 

 

Sumber Taman

Credit: IDN Times

Terletak di Dusun Krajan, Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Malang Selatan, Sumber Taman adalah mata air alami yang tidak pernah berhenti mengalir puluhan tahun terakhir.

Memiliki waduk utama yang cukup luas, mata air ini dikelilingi oleh deretan pohon tua yang membuat suasana di sekitarnya terasa semakin sejuk. Selain itu, Mata Air Sumber Taman seringkali digunakan oleh warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci baju.

Pesona utama Mata Air Sumber Taman ini juga terletak pada airnya yang jernih. Saking jernihnya air di mata air ini, berbagai ikan, hamparan bebatuan dan pasir yang berada di dasar mata air ini pun jadi terlihat jelas. 

Pengunjung bisa puas berenang di waduk utama mata air ini. Untuk menambah keseruan, kamu bisa menyewa ban dalam yang disewakan sebagai teman berenang. Kamu juga hanya perlu membayar ongkos parkir jika berkunjung ke Sumber Taman ini sebesar Rp2.000,00 untuk motor dan Rp4.000,00 untuk mobil.

 

Tanaka Waterfall

Credit: Travelingyuk

Siapa yang ingin menikmati indahnya berbagai ornamen khas Jepang tanpa perlu terbang ke Jepang? Jika kamu salah satunya, maka destinasi wisata satu ini wajib dikunjungi!

Tanaka Waterfall terletak di Dusun Arjomulyo, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Terdapat sungai dan anak sungai yang membentang sepanjang 400 meter dengan lebar 6 meter yang bermuara ke bendungan Karangkates. Pada aliran sungai inilah suasana ala Jepang akan begitu terasa.

Mulai dari suguhan pemandangan 3 jembatan penyebrangan eksotis dengan corak khas Jepang hingga pemandangan deretan lampion, umbul-umbul, hingga hiasan berbentuk bunga sakura akan memanjakan mata kamu lho. Selain menikmati pemandangan, kamu juga bisa mencoba sensasi river tubing dengan ban.

Sebagai selingan perjalanan santai menyusuri aliran sungai, kamu bisa bersantai sambil menikmati berbagai sajian di Cafe Keceh. Sesuai namanya, tempat duduk di Cafe Keceh ini ditempatkan di aliran sungai yang dangkal sehingga kamu dapat menikmati hidangan sambil merasakan sejuknya air di sela jari kaki.

Kamu cukup membayar Rp5.000,00 per orang agar bisa masuk ke Tanaka Waterfall. Bagi kamu yang membawa kendaraan pribadi, selain membayar untuk tiket masuk, kamu cukup menambah Rp2.000,00 untuk biaya parkir sepeda motor dan Rp5.000,00 untuk parkir mobil.

 

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Outbound Paling Seru di Malang, Jawa Timur

 

Telaga Madiredo

Credit: Bacaini(dot)id

Sejatinya, Telaga Madiredo adalah sumber mata air dengan keadaan masih asri yang kemudian oleh pemuda setempat dikelola agar lebih tertata tanpa merusak ekosistem di sekitarnya. Beroperasi setiap hari, kamu bisa mengunjungi Telaga Madiredo mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Selain karena suasana sekitar telaga yang masih asri, sumber mata air yang terletak di Dusun Lebo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon ini juga terkenal akan mitosnya yang mengatakan bahwa Telaga Madiredo ini adalah petilasan atau persinggahan mandi dari Hanoman atau Kera Putih.

Mitos ini menciptakan sedikit percampuran aura mistis pada Telaga Madiredo. Beberapa imbauan diberlakukan sebagai akibat dari mitos yang tersebar. Salah satu imbauan yang ada di telaga ini adalah larangan agar tidak berenang atau bermain air di sekitar pusaran air yang ada di dalam telaga.

Kegiatan lain yang bisa kamu nikmati selain berenang di Telaga Madiredo pun beragam. Mulai dari bersantai di berbagai spot yang disediakan, berkeliling telaga dengan perahu, hingga berkemah.

Harga tiketnya pun terbilang murah. Kamu hanya perlu membayar Rp10.000,00 untuk tiket masuk, Rp10.000,00 jika ingin menyewa perahu, Rp5.000,00 jika menyewa ban atau pelampung untuk berenang, juga biaya parkir sebesar Rp5.000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp10.000,00 untuk kendaraan roda 4.

 

Sumber Umbulan

Credit: IDN Times

Sumber Umbulan digadang-gadang masuk ke dalam daftar hidden gem karena lokasinya yang tersembunyi di dalam perkampungan. Bukan hanya itu, sumber mata air ini diduga merupakan situs purbakala karena ditemukan berbagai peninggalan bersejarah.

Sumber Umbulan tidak mematok harga untuk tiket masuk. Kamu hanya perlu membayar tarif parkir sebesar Rp2.000,00 untuk sepeda motor dan Rp5.000,00 untuk mobil. Bagi kamu yang ingin berwisata ke sumber mata air ini bisa berkunjung pada pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Kedalaman kolam dari Sumber Umbulan yang hanya sekitar 1,5 meter ini menjadikannya aman untuk dijadikan tempat berenang baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Selain kolam alami ini, ada juga sebuah kolam buatan dengan pemandangan berupa terasering sawah yang berundak-undak.

 

Itu dia 4 rekomendasi destinasi wisata dengan air sejernih kaca di Malang. Yang mana nih yang menarik perhatian kamu?

 

Baca Juga: 6 Tempat Glamping di Malang dan Sekitarnya, Cocok Banget Buat Healing Nuansa Alam.