7 Lokasi Unwind di Jakarta yang Cocok Buat Healing Sesaat

Trip Jakarta – Kota Jakarta dikenal sebagai kota metropolitan yang hingar bingar. Sepanjang mata memandang yang akan terlihat tentu berbagai macam gedung pencakar langit dengan tinggi yang berbeda-beda. Kebanyakan orang ingin beristirahat dan beralih dari kesibukan kota yang seperti tidak pernah tidur ini walau hanya sebentar.

Tahukah kamu kalau kamu tidak perlu jauh-jauh keluar kota untuk menemukan ketenangan sesaat itu? Kamu hanya perlu sedikit mencari dan akan menemukan berbagai tempat yang bisa membantumu menenangkan pikiran dengan udaranya yang segar dan suasananya yang sejuk.

Mulai dari taman, hingga hutan di tengah kota, ini dia beberapa rekomendasi lokasi unwind di tengah hiruk pikuk kota Jakarta yang tak pernah tidur.

 

 

Urban Forest Cipete

Credit: Travel Kompas

Hutan di tengah kota? Itu bukan hal yang mustahil karena di Jakarta ada sebuah taman yang mengusung konsep taman di tengah kota. Taman yang berlokasi di Jalan RS Fatmawati Raya No. 45, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan ini cocok sebagai lokasi bersantai bersama keluarga.

Untuk mencapai Urban Forest Cipete kamu bisa menggunakan beberapa alternatif kendaraan seperti MRT, KRL, atau Transjakarta. Selain cocok sebagai tempat bersantai keluarga karena memiliki banyak tenant makanan yang memiliki kesan homey karena interior dan eksterior dari kayu.

Kamu bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan di sini. Mulai dari tempat parkir, stop kontak di sepanjang area, akses wifi, bahkan ada playground yang ramah anak dan hewan peliharaan. Berkunjung ke Urban Forest Cipete tidak dipungut biaya masuk alias gratis, tapi tentu saja kamu harus membayar jika ingin menikmati sajian dari tenant-tenant yang tersedia di tempat ini.

Urban Forest Cipete buka mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB setiap hari. Disarankan oleh pengelola agar tidak menggunakan kendaraan pribadi ketika berkunjung ke taman ini untuk mengurangi kemacetan. 

 

Hutan Kota Cipayung

Credit: Hutan Kota Cipayung

Hutan Kota Cipayung merupakan salah satu destinasi wisata hijau yang tersembunyi di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta. Berlokasi di Jalan Ali, Kecamatan Cipayung, tepatnya di samping tol Jagorawi. Walaupun dibilang terletak di sebelah jalan tol, tapi aksesnya yang harus melalui gang kecil membuat tempat ini tidak banyak diketahui orang.

Suasananya yang sepi dengan pepohonan rindang, ditambah lokasinya yang berada di dalam gang membuat hutan kota ini terasa seperti hutan rahasia jika anda kunjungi. Kamu juga tidak perlu khawatir kesulitan menemukan tempat ini karena di pintu masuk hutan kota ini anda akan langsung disambut dengan papan kayu bertuliskan “Hutan Kota Cipayung”.

Di Hutan Kota ini, kamu bukan hanya bisa menikmati hijaunya tanaman, tetapi juga bisa merasakan ketenangan alami ditemani suara-suara satwa yang mendiami hutan kota ini. kicauan burung, kerik jangkrik, hingga suara kuakan katak akan membuatmu sesaat melupakan kenyataan kalau sedang berada di tengah kota besar metropolitan.

 

Baca Juga: Inilah 7 Hutan Wisata Bali yang Wajib Kamu Kunjungi

 

Taman Cattleya

Credit: Travel Kompas

Taman Cattleya berlokasi di Jalan Letjen S. Parman, Pemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Taman ini buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga 17.30 WIB tanpa dikenakan biaya masuk dan biaya parkir alias gratis.

Rata-rata yang datang berkunjung ke taman ini berasal dari kalangan orang tua dan remaja. Kebanyakan yang datang untuk bersantai, ada juga yang datang ke taman ini untuk berolahraga pada pagi hari.

Bukan hanya sebagai tempat bersantai keluarga, tidak jarang taman ini menjadi lokasi acara festival. Meskipun banyak dipakai sebagai acara festival yang mendatangkan banyak orang, taman ini tetap terjaga kebersihan dan kehijauannya sehingga akan selalu cocok bagi kamu yang ingin menghirup segarnya udara alam yang sejuk di tengah hingar bingar perkotaan.

 

Taman Spathodea

Credit: Travel Kompas

Taman Spathodea juga bisa menjadi pilihan lain untuk Anda yang ingin bersantai dengan pemandangan hijau di kanan dan kiri. Taman yang terletak di Gang Kriep No 13, RT. 13/RW. 5, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan ini paling sering dikunjungi ketika akhir pekan karena lokasinya yang terhubung juga dengan perumahan warga.

Taman ini memiliki banyak fasilitas yang bisa kamu nikmati seperti toilet yang terjaga kebersihannya, lintasan lari jika kamu ingin berolahraga, Kolam ikan, tempat bermain anak, dan tempat duduk yang bebas digunakan. 

Selain itu, apalagi hal unik yang dimiliki taman ini adalah memiliki perpustakaan mini berupa lemari buku. Buku yang menjadi koleksi perpustakaan mini ini pun beragam, mulai dari komik, ensiklopedia, hingga ensiklopedia dan bebas dibaca tanpa dipungut biaya per buku, namun jangan lupa dikembalikan ke tempatnya lagi setelah selesai dibaca ya!

 

Taman Langsat

Credit: Travel Kompas

Bersantai, menikmati udara segar, berolahraga, mengambil foto-foto instagramable, semuanya bisa kamu lakukan di Taman Langsat. Taman ini berlokasi Jalan Barito RT. 01/RW. 01, Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Taman ini bisa dibilang sebagai paru-paru kota bagi kawasan Barito. Taman Langsat kerap kali menjadi lokasi foto prewedding atau foto untuk album tahunan. Kamu bisa mencoba berpiknik di kawasan Taman Langsat. Duduk-duduk bersama pasangan atau keluarga sambil menikmati udara segar, kamu bisa sambil mengawasi anak-anak bermain di taman bermain yang tersedia di Taman Langsat.

Taman ini juga memiliki area yang berisi koleksi tanaman, danau teratai, bahkan lapangan tenis. Jadi, bagi kamu pecinta olahraga dengan bola hijau ini bisa mencoba untuk berkunjung ke Taman Langsat.

 

Baca Juga: 8 Tempat Misterius di Dunia, Mulai Hutan Bunuh Diri Hingga Air Terjun Darah

 

Taman Ayodya

Get Lost ID

Taman Ayodya atau yang lebih dikenal dengan nama Taman Barito ini merupakan taman terbaik ke-4 di DKI Jakarta. Taman yang berlokasi di Jalan Lamandau III No 4, RT 4/RW.7, Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini mudah ditemukan dan mudah dijangkau menggunakan transportasi umum.

Taman ini buka setiap hari selama 24 jam. tetapi waktu terbaik bagi kamu yang ingin datang berkunjung adalah ketika pagi dan sore hari ketika matahari tidak bersinar terlalu panas. Atau kamu dapat datang setelah pukul 17.00 WIB karena akan ada banyak pedagang kaki lima yang datang dan menjajakan berbagai jualannya.

Taman Ayodya tidak mematok biaya masuk bagi siapapun yang ingin datang berkunjung. Tapi jika kamu datang menggunakan kendaraan pribadi, kamu harus membayar biaya parkit sebesar Rp2.000,00 untuk sepeda motor dan Rp5.000,00 untuk mobil.

 

Kawasan Ekowisata Mangrove

Credit: Salsa Wisata

Tempat ini adalah salah satu pilihan populer bagi masyarakat Jakarta untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Letaknya yang berada tidak jauh dari pusat kota membuat Kawasan Ekowisata Mangrove selalu ramai oleh pengunjung yang ingin beristirahat dari kesibukan sehari-hari mereka.

Kawasan Ekowisata Mangrove yang terletak di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara ini mematok biaya tiket masuk yang berbeda untuk wisatawan lokal dan turis mancanegara. Untuk wisatawan lokal, orang dewasa dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp30.000,00 sampai dengan Rp35.000,00, dan Rp15.000,00 sampai dengan Rp20.000,00 untuk anak-anak. Sedangkan untuk turis asing akan dikenakan biaya sebesar Rp150.000,00 sampai dengan Rp170.000,00.

Di tempat ini kamu dapat mencoba keseruan berbagai aktivitas air mulai dari speed boat, perahu dayung, sepeda air berbentuk kodok, hingga perahu kano. Selain itu kamu bisa merasakan sensasi menanam mangrove, bahkan kamu bisa berkemah di sini jika kamu mau. Tempat ini juga sangat cocok bagi kamu yang ingin mengisi akun sosial mediamu dengan foto-foto cantik.

Keliling Dunia dalam Satu Lokasi di Nicole’s River Park Bogor

Tour BogorBogor bukan hanya dikenal masyarakat dengan berbagai destinasi wisata alam dengan pemandangan yang mempesona, tetapi juga karena berbagai destinasi wisata yang cocok sebagai tempat rekreasi keluarga dan edukasi. Baik berupa destinasi alami ataupun destinasi buatan, semuanya berhasil mencuri perhatian wisatawan.

Salah satunya adalah Nicole’s River Park. Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bogor jika mendengar nama destinasi satu ini. Saking terkenalnya karena bisa memberikan sensasi keliling dunia hanya di dalam satu lokasi, Nicole’s River Park tentu wajib masuk kedalam bucket list destinasi yang harus dikunjungi jika berada di Bogor. 

 

 

Daya Tarik dan Wahana

Destinasi wisata buatan yang mengusung tema “One Stop Recreation Park” ini menawarkan miniatur landmark dari berbagai negara dan disertai berbagai wahana permainan dan edukasi. Hal ini juga menjadikan Nicole’s River Park sebagai lokasi yang diburu masyarakat untuk hunting foto dengan latar estetik.

Apa saja yang dapat kamu temukan jika berkunjung ke Nicole’s River Park? Ini dia beberapa daya tarik Nicole’s River Park yang dijamin akan membuat kamu jatuh cinta.

 

Nicole’s Castle

Credit: Fenesia

Wahana satu ini adalah sebuah bangunan kastil bergaya Eropa yang menjadi  icon dari Nicole’s River Park. Didominasi dengan warna kuning keemasan dan atau berwarna hijau, kamu akan merasakan sensasi berada di negeri dongeng saat melihat kastil ini.

Suasana abad pertengahan Eropa di kastil ini semakin terasa dengan keberadaan prajurit besi yang berdiri seakan menjaga pintu masuk kastil. Ada yang berdiri tegak, dan ada pula yang sedang mengacungkan pedang seakan memperingatkan sesuatu pada pengunjung.

 

Deep Sea

Credit: Olret – Viva

Seperti namanya, wahana satu ini adalah wahana dimana kamu bisa melihat hewan-hewan yang mendiami lautan. Di kawasan ini, kamu bisa melihat berbagai macam satwa yang tinggal di dalam lautan, mulai dari yang biasa kita lihat, maupun hewan-hewan dengan tampilan unik.

Wahana ini cocok sebagai tempat edukasi anak-anak karena mereka akan diajak mengenal lebih jauh penghuni bawah laut. Sebagai pelengkap, kamu juga akan melihat miniatur bajak laut di wahana ini. Tentu akan membuat pengunjung dari kalangan anak-anak semakin antusias bukan?

 

Magic Forest

Credit: Travelandworld

Yup, seperti namanya, wahana berbentuk hutan ini mengusung tema sihir selayaknya hutan-hutan sihir di negeri dongeng. Wahana ini dipenuhi dengan miniatur pohon-pohon dengan pencahayaan yang membuat nuansa sihirnya semakin terasa.

Selain itu, kamu juga akan melihat deretan jamur ang memenuhi permukaan hutan. Sebagai informasi tambahan, jamur-jamur dengan berbagai ukuran inilah ciri khas dari wahana Magic Forest.

 

Santorini

Credit: Sewaktu

Wahana satu ini mengusung tema Santorini, Yunani. Kamu akan menemukan bangunan berupa rumah berwarna putih dan biru yang terlihat mencolok karena warnanya yang cerah.

Meskipun tidak benar-benar berada di pesisir pantai seperti aslinya, kamu bisa merasakan kehangatan Santorini ketika melihat keseimbangan perpaduan warna dan bentuk bangunan wahana ini.

 

Korean Street

Credit: Jajan Dolan

Wahana ini bisa menjadi pilihan tepat jika kamu adalah penikmat budaya Korea. Tempat yang mengusung konsep jalanan Korea ini sengaja didesain untuk menampilkan situasi jalanan Korea yang autentik.

Tempat ini juga dilengkapi dengan lampu-lampu khas daerah perkotaan Korea yang meriah. Tentunya menampilkan gambaran seru bagi kamu pecinta budaya Korea yang belum memiliki kesempatan langsung mengunjungi Negeri Ginseng ini.

 

Chinatown

Credit: Travel Blog Booking To Go

Pada bagian ini, kamu akan disuguhkan pemandangan tempo dulu dari negara China. Kamu bisa menemukan deretan bangunan yang sarat dengan nuansa Tionghoa yang didominasi dengan warna merah.

Selain pemandangan suasana perkotaan China pada masa dahulu, kamu juga akan disuguhkan pemandangan miniatur ornamen iconic China. Apa lagi kalau bukan Tembok besar China, yang dibawahnya mengalir sungai dengan air yang jernih.

 

Kawasan Ala Jepang

Credit: Tribun Bogor

Kamu akan disuguhkan pemandangan jembatan kayu dan gerbang kuil ala Jepang yang dikenal dengan nama Torii. Selain itu, kamu akan menemukan deretan rumah bernuansa Jepang di tempat ini. Bahkan ada sebuah sudut yang menghadirkan lingkungan penuh salju khas musim dingin Jepang yang tidak bisa kamu lewatkan.

Asyiknya lagi, kamu bisa berfoto dan berkeliling wahana sambil memakai kimono yang dapat kamu sewa. Dijamin nuansa Jepang yang kamu rasakan akan semakin kentara karenanya.

 

Mini Zoo

Credit: Native Indonesia

Karena ukurannya yang mini, yang ada di kebun binatang mini ini hanyalah golongan hewan-hewan mungil sampai ukuran sedang  yang jinak seperti kelinci, rusa tutul, burung hantu, ayam brahma, kambing ceko, ular, musang, dan iguana. Keberadaan Mini Zoo ini tentu saja menjadi favorit anak-anak yang berkunjung.

Kamu bisa memberi makan hewan-hewan ini dan melakukan interaksi dengan mereka. Tentu saja makanan untuk memberi makan hewan-hewan sudah disediakan oleh pengelola. Kamu juga dipersilahkan memegang hingga menggendong hewan-hewan lucu ini.

 

Wahana Permainan

Credit: Ova Journey

Selain wahana-wahana santai di atas, kamu bisa memilih untuk mencoba berbagai wahana permainan yang tersedia di Nicole’s River Park. Ada berbagai wahana yang bisa kamu coba, diantaranya ada komidi putar mini, sepeda udara, flying fox, chair spin, dan mini roller coaster.

Tidak perlu khawatir karena ada beberapa wahana yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Anak-anak yang berkunjung ke Nicole’s River Park bisa mencoba komidi putar mini, roller coaster mini dan juga chair spin.

 

Nicole’s Chocolaterie

Credit: Instagram

Nicole’s Chocolaterie adalah pabrik cokelat yang ada di Nicole’s River Park. Di tempat ini, kamu akan dimanjakan dengan berbagai olahan cokelat dengan cita rasa yang tidak perlu diragukan lagi.

Harga dari olahan cokelat di Nicole’s Chocolaterie dimulai dari Rp40.000,00. Nah, ada berita baik untuk pengunjung anak-anak nih, Nicole’s Chocolaterie akan membuka dan menyediakan wisata edukasi pembuatan cokelat dalam waktu dekat.

 

 

Baca Juga: Dino Park Jatim Park 3 di Malang, Asik Buat Liburan Akhir Pekan

 

 

Lokasi dan Jam Operasional

Credit: Okezone Travel

Nicole’s River Park berlokasi di Jalan Yara Puncak – Cianjur No. 57, Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Bogor. Kamu dapat melewati Tol Jagorawi untuk mencapai destinasi wisata ini. Dari Tol Jagorawi, Keluar di Taman Safari atau Puncak atau Bandung kemudian lanjutkan ke Jalan Raya Puncak Cianjur. Nah, Nicole’s River Park berada di kiri jalan.

Catat juga jam buka Nicole’s River Park ya untuk mempermudah rencana kunjunganmu. Tempat wisata ini beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB ketika weekdays dan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB ketika weekend.

 

Fasilitas

Credit: Tribun Bogor

Sebagai sebuah destinasi wisata terkenal yang sudah banyak dikunjungi masyarakat, Nicole’s River Park dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan pengunjung, diantaranya: 

  • Lahan parkir
  • Mushola
  • Toilet
  • Restoran dan cafe
  • Tempat penyewaan kostum (kimono, gaun disney princess)
  • Factory outlet
  • Nicole’s Chocolaterie

 

Harga Tiket Masuk

Credit: Zona Bogor

Harga tiket masuk Nicole’s River Park terdiri dari tiket masuk biasa atau reguler dan tiket masuk terusan atau tiket yang termasuk dengan wahana. berikut daftar tiketnya: 

  • Tiket masuk reguler, Rp30.000,00 ketika weekdays dan Rp40.000,00 ketika weekend.
  • Nicole’s Castle, Rp30.000,00 ketika weekdays dan Rp40.000,00 ketika weekend.
  • Tiket masuk + Nicole”s Castle, Rp55.000,00 ketika weekdays dan Rp75.000,00 ketika weekend.
  • Tiket masuk terusan A (tiket masuk + Nicole’s Castle + spot foto), Rp110.000,00 saat weekdays dan Rp125.000,00 saat weekend.
  • Tiket masuk terusan B (tiket masuk + Nicole’s Castle + spot foto), Rp150.000,00 saat weekdays dan Rp165.000,00 saat weekend.

 

Itu dia beberapa hal yang mungkin perlu kamu ketahui sebagai informasi sebelum berkunjung ke Nicole’s River Park. Tunggu apa lagi? Ayo berkunjung dan rasakan sensasi menjelajahi dunia dan dimensi dalam satu lokasi!

Baca Juga: 6 Hotel Mewah Terbaik di Bogor, Cakep Banget Buat Luxury Staycation

5 Lokasi Petik Buah Malang, Cocok Untuk Liburan Keluarga

Tour MalangKota Malang merupakan kota terbesar kedua di Provinsi Jawa Timur, dan merupakan kota terbesar ke-12 di Indonesia. Malang sendiri memiliki beberapa objek wisata yang menjadi incaran para wisatawan, baik wisatawan dalam maupun luar negeri.

Selain memiliki berbagai destinasi wisata incaran yang dapat memanjakan mata, Malang juga terkenal dengan wisata agrowisatanya. Seringkali wisatawan yang berkunjung ke destinasi agrowisata Malang adalah keluarga yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan sesuatu yang bermanfaat dan menyenangkan.

Ini dia beberapa rekomendasi destinasi agrowisata bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan berkualitas namun tetap menyenangkan bersama keluarga.

 

Kusuma Agrowisata Batu

Credit: Yoursay

Kusuma Agrowisata yang terletak di Jalan Abdul Gani Atas, Ngaglik, Kota Batu ini bisa menjadi opsi tempat wisata keluarga di Kota Batu. Posisi area Kusuma Agrowisata yang berada pada ketinggian kurang lebih 1000 meter dari permukaan laut akan memberikan kamu sensasi kesejukan ala alam pegunungan.

Di Kusuma Agrowisata, kamu dan keluarga bisa memetik sendiri berbagai jenis buah langsung dari pohonnya dengan ditemani pemandu khusus. Pemandu khusus dari Kusuma Agrowisata ini akan menjelaskan tentang budidaya tanaman dan berbagai hal yang berkaitan dengan buah-buah yang dipetik. 

Buah yang dapat kamu petik di agrowisata ini ada berbagai macam jenisnya seperti buah apel, buah naga, jeruk, strawberry, dan jambu merah. Bukan hanya buah, kamu juga bisa memanen sayuran hidroponik bebas pestisida.

Jam operasional Kusuma Agrowisata dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB dengan harga tiket yang terdiri dari beberapa paket yang dapat dipilih. Mulai dari Rp45.000,00 pada hari kerja dan mulai Rp55.000,00 pada akhir pekan.

 

Lumbung Strawberry

Credit: Ica Nafisah

Kamu akan diajak berkeliling ladang strawberry ketika berkunjung ke tempat ini dan merasakan memetik sendiri strawberry merah menyala dari ladang yang dikelola oleh petani lokal. Selain memetik strawberry, kamu juga akan diberikan berbagai pengetahuan tentang strawberry oleh pendamping dari Lumbung Strawberry.

Sekilas info, kawasan Lumbung Strawberry ini bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu pemasaran buah strawberry para petani desa. Kalau kata pepatah, “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”.

Ada beberapa jenis strawberry yang dibudidayakan di tempat ini. Diantaranya ada Holybrite, Sweet Charlie, Rosalinda, California, dan Oso Grande dimana masing-masing jenis strawberry memiliki bentuk dan rasa yang khas.

Agar dapat masuk ke Lumbung Strawberry ini wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp25.000,00 per orang, dan untuk biaya buah yang dipetik ada biayanya tersendiri diluar tiket masuk. Tapi tidak perlu khawatir, karena biaya tambahan untuk buah petikan ini sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp6.000,00 saja. 

 

Kebun Petik Apel Mandiri

Credit: Bobobox

Berlokasi di Jalan Raya Junggo 33, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu ini memiliki suasana yang cukup asri. Hembusan udara yang segar dengan view yang eksotis menjadikan Kebun Petik Apel Mandiri cocok menjadi tujuan liburan keluarga pada akhir pekan.

Di Kebun apel ini, selain bisa menikmati sensasi memetik apel, kamu juga bisa merasakan segarnya minuman sari apel secara gratis. Namun jika ingin membawa pulang, maka akan dikenakan tarif perkilonya.

Kebun Petik Apel Mandiri ini sendiri memiliki 4 jenis apel yang dibudidayakan. Diantaranya ada Apel Manalagi, Apel Rome Beauty, Apel Green Smith, dan Apel Anna. Keempat jenis apel ini memiliki citarasa dan tekstur yang berbeda sebagai ciri khasnya.

Cukup dengan membayar sebesar Rp25.000,00 saja, kamu sudah bisa masuk ke kawasan Kebun Petik Apel Mandiri dan menikmati buah apel sepuasnya. Kebun apel ini beroperasi setiap hari dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

 

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Malang Vibes Luas Negeri, Berasa Keliling Dunia!

 

Agrowisata Petik Jeruk Selorejo

Credit: Blog Punya Jule

Agrowisata Petik Jeruk Selorejo merupakan destinasi wisata agro yang masih alami dan kental dengan aroma pedesaan. Posisinya yang terletak di daerah dataran tinggi menjadikan udara di sekitar Agrowisata Petik Jeruk Selorejo terasa sangat sejuk.

Agrowisata ini terletak di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Malang. Terdapat sekitar 12 jenis jeruk yang dibudidayakan di desa ini dengan berbagai ukuran juga rasa yang khas, dimana wisatawan bisa memetik buah jeruk ini sendiri dan langsung dinikmati di tempat.

Harga tiket masuk ke lokasi agrowisata ini terbilang murah, hanya dengan Rp15.000,00 per orang kamu sudah bisa memetik dan menikmati jeruk sepuasnya. Ada juga biaya lain yang diterapkan jika datang dalam rombongan dengan jumlah lebih dari 10, yaitu biaya tiket masuk sebesar Rp25.000,00 per rombongan.

Selain memetik dan menikmati jeruk hasil panenan sendiri, kamu juga bisa membawa pulang jeruk yang dipetik sebagai oleh-oleh. Tentu saja ada biaya lain yang dikenakan, kamu cukup menambah pengeluaran sebesar Rp5.000,00 per kilonya dan jeruk segar nan manis bisa kamu bawa pulang.

 

Wisata Petik Apel Agro Rakyat

Credit: Kabar Wisata

Wisata Petik Apel Agro Rakyat menawarkan harga tiket masuk yang terjangkau yaitu Rp25.000,00 per orang. Namun jika kamu ingin membawa hasil petikan apel sebagai oleh-oleh, kamu harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp12.000,00 per kilonya.

Wisata agro yang terletak di Jalan Raya Sidomulyo, Sidomulyo, Kecamatan Batu ini memiliki 4 jenis apel yang dibudidayakan, yakni Apel Manalagi, Apel Rome Beauty, Apel Anna dan Apel Wanglin. Wisata Petik Apel Agro Rakyat beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Umumnya, jika kamu berwisata di wisata agro ini, kamu diperbolehkan untuk makan buah apel sepuasnya di tempat, dan hanya diperbolehkan memetik buah apel sesuai area yang ditentukan petugas.

Walaupun dibatasi untuk pemetikan buah apelnya, kamu tetap bisa menikmati citarasa khas tiap jenis buah apel yang dibudidayakan di lokasi wisata agro ini sepuas hati.

 

Itulah beberapa rekomendasi liburan edukasi dan menikmati kesegaran buah-buahan Malang bersama keluarga. Yang mana yang akan kamu dan keluarga kunjungi?

 

Baca Juga: 5 Cafe Instagramable & Estetik di Malang Raya yang Hits