Menikmati Keindahan Alam di Pintu Langit Sky View Dieng

Paket Wisata Dieng – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan yang penuh dengan kesibukan, seringkali kita merindukan momen ketenangan dan keindahan alam.

Kamu pasti merindukan suasana tenang dan hawa dingin yang hanya bisa dirasakan ketika berada di pegunungan, bukan?

Untuk kamu yang sedang ingin liburan menghindari keramaian-pikuk perkotaan dan segala hal yang memusingkan kepala, kamu wajib untuk datang berkunjung ke Pintu Langit Sky View Dieng.

Pintu Langit Sky View Dieng merupakan sebuah destinasi wisata yang terletak di ketinggian 2.090 meter di atas permukaan laut, menjadi jawaban bagi mereka yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang memukau.

Penasaran dengan destinasi wisata ini? Yuk simak artikel ini lebih lanjut untuk menambah wawasanmu sebelum berkunjung.

Keindahan Alam di Puncak Dunia

Pintu Langit Sky View Dieng menawarkan panorama alam yang memukau. Dari puncaknya, kamu dapat melihat hamparan lautan awan yang lembut, gunung-gunung hijau yang membentang, dan langit biru yang begitu luas.

Di sini kamu akan merasakan sensasi seperti berada di puncak dunia, dimana segala kekhawatiran seolah-olah hilang begitu saja.

Cuaca Sejuk dan Udara Bersih

Keunikan Pintu Langit terletak pada cuaca sejuk dan udara bersih di sekitar area tersebut.

Udara yang segar dan bersih di ketinggian tersebut membuat pernapasan terasa lebih lega, dan sensasi dinginnya membuat kita merasa seperti berada di surga terbuka.

Oleh karena itu, disarankan bagi kamu untuk membawa pakaian hangat agar dapat menikmati pengalaman ini dengan lebih nyaman jika berkunjung ke sini.

Sunrise dan Sunset yang Magis

Credit: Sikidang

Salah satu momen paling menakjubkan di Pintu Langit Sky View Dieng adalah saat matahari terbit ( matahari terbit ) dan terbenam ( matahari terbenam ).

Pemandangan matahari yang muncul perlahan dari balik gunung, berakhirnya langit dengan warna-warna indah, membuat setiap pengunjung terpesona.

Begitu pula saat matahari terbenam, langit di Pintu Langit akan berubah menjadi palet warna yang memukau, menciptakan suasana romantis dan damai.

Keindahan Alam yang Terjaga

Pintu Langit Sky View Dieng dikelola dengan baik untuk menjaga kelestarian alamnya.

Pengelola tempat ini mengedepankan prinsip ekowisata, dengan memberikan pemahaman kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Selain itu, jalur pendakian menuju Pintu Langit juga dirancang agar tidak merusak lingkungan sekitar, sehingga keindahan alam tetap terjaga.

Aktivitas menarik untuk pengunjung

Selain menikmati keindahan alam, Pintu Langit Sky View Dieng juga menawarkan berbagai aktivitas menarik untuk pengunjung. Salah satunya adalah trekking atau hiking , dimana pengunjung dapat menjelajahi keindahan alam sekitar Pintu Langit.

Bagi yang lebih suka tantangan, area sekitar juga cocok untuk kegiatan camping , sehingga pengunjung dapat merasakan sensasi bermalam di alam terbuka.

Kuliner Khas Dieng

Tak hanya keindahan alam, Pintu Langit Sky View Dieng juga menawarkan pengalaman kuliner khas Dieng yang lezat.

Kredit: AGTVBerita

Pengunjung dapat mencoba berbagai makanan tradisional seperti bakso Dieng, kacang hijau Dieng, dan aneka produk olahan susu lokal. Kamu bisa merasakan nikmatnya makanan sambil menikmati udara sejuk dan pemandangan yang memukau jika berkunjung ke sini.

 

Pintu Langit Sky View Dieng adalah destinasi wisata yang menyajikan keindahan alam luar biasa.

Dengan cuaca sejuk, udara bersih, dan pemandangan matahari terbit serta terbenam yang ajaib, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin melarikan diri dari kesibukan kota dan menikmati keindahan alam yang autentik.

Dengan upaya menjaga kelestarian alam dan berbagai aktivitas menarik yang ditawarkan, Pintu Langit Sky View Dieng menjadi destinasi yang tidak hanya memberikan kenangan indah, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang keajaiban alam Indonesia.

Jadi, kapan kamu akan berkunjung ke sini?

Baca Juga : 4 Destinasi Wisata dengan Pesona Keindahan Negeri Atas Awan di Dieng

Dieng Culture Festival, Merayakan Budaya Lokal Yang Mendunia

Tour Dieng – Indonesia, dengan kekayaan budaya dan keindahan alamnya, merupakan negeri yang sarat dengan perayaan budaya. Bermacam adat istiadat dan perayaan budaya menjadikan warga negara Indonesia hidup dalam lingkungan multikultural.

Perayaan-perayaan budaya ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Jawa Tengah, khususnya Dieng.

Salah satu festival budaya yang menggambarkan keberagaman dan keindahan budaya lokal di Dieng adalah Dieng Culture Festival. Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebuah bentuk perayaan yang mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya di wilayah Dieng, Jawa Tengah.

Kamu belum pernah menikmati Dieng Culture Festival dan berencana untuk datang ke sana? Berikut informasi yang akan kami sajikan mengenai festival budaya di Dieng ini untuk menambah wawasanmu.

 

Sejarah Dieng Culture Festival

Credit: Travel Kompas

Dieng Culture Festival pertama kali diadakan pada tahun 2012 sebagai upaya untuk mempromosikan keindahan alam, seni budaya, dan potensi pariwisata di kawasan Dieng.

Terletak di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, Dieng dikenal dengan pesonanya yang unik, mulai dari dataran tinggi yang sejuk, danau-danau yang cantik, hingga keberagaman budaya yang kaya.

Setiap tahun, di kawasan Dieng, Jawa Tengah, Indonesia, diselenggarakan Dieng Culture Festival, sebuah perayaan budaya yang muncul dari kolaborasi antara unsur-unsur budaya masyarakat, potensi wisata alam Dieng, dan upaya pemberdayaan masyarakat lokal.

Inisiatif ini pertama kali diusulkan oleh Kelompok Sadar Wisata, yang melibatkan berbagai segmen masyarakat serta organisasi yang terkait dengan sektor pariwisata di wilayah Dieng.

 

Kegiatan Menarik di Dieng Culture Festival

Pagelaran Seni Tradisional

Credit: Solo Pos

Dieng Culture Festival menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional yang merefleksikan kekayaan budaya lokal. Mulai dari tari-tarian tradisional, wayang kulit, hingga musik tradisional, pengunjung dapat merasakan kehangatan dan keindahan budaya Jawa Tengah.

 

Pawai Budaya

Credit: Dieng Indonesia

Salah satu daya tarik utama festival ini adalah pawai budaya yang menampilkan peserta dari berbagai kelompok masyarakat setempat.

Dalam pawai ini, mereka mengenakan pakaian adat dan menampilkan atraksi budaya yang memukau. Pawai budaya ini bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat lokal untuk menunjukkan kekayaan tradisi mereka kepada dunia.

 

Baca Juga: Menelusuri Jejak Sejarah Candi Dieng, Candi Megah di Atas Awan

 

Pameran Kuliner Lokal

Credit: Tribun Jateng

Festival ini juga menjadi surga bagi pecinta kuliner. Pameran kuliner lokal menghadirkan beragam hidangan khas Dieng dan sekitarnya. Pengunjung dapat mencicipi makanan tradisional yang lezat dan mengenal bahan-bahan lokal yang digunakan dalam setiap hidangan.

 

Wisata Alam

Selain kegiatan di dalam festival, para pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam Dieng. Dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang memesona, festival ini menjadi kesempatan sempurna untuk mengeksplorasi dataran tinggi Dieng.

Ada berbagai jalur trekking dan destinasi wisata alam yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

 

Pentingnya Melestarikan Budaya Lokal

Di tengah arus globalisasi yang terus berkembang, melestarikan budaya lokal menjadi suatu hal yang krusial. Dieng Culture Festival memberikan kontribusi besar dalam upaya ini. Melalui berbagai kegiatan festival, masyarakat lokal didorong untuk menjaga dan mempertahankan warisan budaya mereka.

Pentingnya melestarikan budaya lokal bukan hanya sekadar menjaga tradisi, tetapi juga sebagai sumber identitas dan kebanggaan. Budaya merupakan jembatan yang menghubungkan generasi, mengajarkan nilai-nilai, dan menciptakan rasa persatuan di antara masyarakat.

 

Dampak Positif Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival tidak hanya memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya lokal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada ekonomi dan pariwisata lokal.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang untuk menikmati festival, pelaku usaha di sekitar Dieng mendapatkan peluang lebih besar untuk mengembangkan bisnis mereka.

Festival ini juga menciptakan lapangan kerja baru, baik dalam sektor pariwisata maupun industri kreatif. Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam penyelenggaraan festival, Dieng Culture Festival secara tidak langsung memberikan pemberdayaan ekonomi kepada mereka.

 

 

Dieng Culture Festival bukan sekadar acara tahunan, tetapi juga sebagai perwujudan cinta akan keberagaman dan keindahan budaya lokal, budaya Indonesia.

Melalui festival ini, generasi muda diajak untuk mencintai dan melestarikan warisan nenek moyang mereka. Selain itu, festival ini juga menjadi magnet pariwisata yang membawa manfaat ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Dengan menghadiri Dieng Culture Festival, kita tidak hanya sekadar menjadi penonton, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya yang lebih besar. Mari bersama-sama merayakan keberagaman dan keindahan budaya lokal di tengah gemerlap Dieng Culture Festival!

Dieng Culture Festival, Merayakan Keberagaman dan Keindahan Budaya Lokal Yang Mendunia

Tour Dieng – Indonesia, dengan kekayaan budaya dan keindahan alamnya, merupakan negeri yang sarat dengan perayaan budaya. Bermacam adat istiadat dan perayaan budaya menjadikan warga negara Indonesia hidup dalam lingkungan multikultural.

 

Perayaan-perayaan budaya ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Jawa Tengah, khususnya Dieng.

 

Salah satu festival budaya yang menggambarkan keberagaman dan keindahan budaya lokal di Dieng adalah Dieng Culture Festival. Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebuah bentuk perayaan yang mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya di wilayah Dieng, Jawa Tengah.

 

Kamu belum pernah menikmati Dieng Culture Festival dan berencana untuk datang ke sana? Berikut informasi yang akan kami sajikan mengenai festival budaya di Dieng ini untuk menambah wawasanmu.

 

Sejarah Dieng Culture Festival

Credit: Travel Kompas

 

Dieng Culture Festival pertama kali diadakan pada tahun 2012 sebagai upaya untuk mempromosikan keindahan alam, seni budaya, dan potensi pariwisata di kawasan Dieng.

 

Terletak di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, Dieng dikenal dengan pesonanya yang unik, mulai dari dataran tinggi yang sejuk, danau-danau yang cantik, hingga keberagaman budaya yang kaya.

 

Setiap tahun, di kawasan Dieng, Jawa Tengah, Indonesia, diselenggarakan Dieng Culture Festival, sebuah perayaan budaya yang muncul dari kolaborasi antara unsur-unsur budaya masyarakat, potensi wisata alam Dieng, dan upaya pemberdayaan masyarakat lokal. Inisiatif ini pertama kali diusulkan oleh Kelompok Sadar Wisata, yang melibatkan berbagai segmen masyarakat serta organisasi yang terkait dengan sektor pariwisata di wilayah Dieng.

 

Kegiatan Menarik di Dieng Culture Festival

Pagelaran Seni Tradisional

Credit: Solo Pos

 

Dieng Culture Festival menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional yang merefleksikan kekayaan budaya lokal. Mulai dari tari-tarian tradisional, wayang kulit, hingga musik tradisional, pengunjung dapat merasakan kehangatan dan keindahan budaya Jawa Tengah.

 

Pawai Budaya

Credit: Dieng Indonesia

 

Salah satu daya tarik utama festival ini adalah pawai budaya yang menampilkan peserta dari berbagai kelompok masyarakat setempat.

 

Dalam pawai ini, mereka mengenakan pakaian adat dan menampilkan atraksi budaya yang memukau. Pawai budaya ini bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat lokal untuk menunjukkan kekayaan tradisi mereka kepada dunia.

 

Pameran Kuliner Lokal

 

Credit: Tribun Jateng

 

Festival ini juga menjadi surga bagi pecinta kuliner. Pameran kuliner lokal menghadirkan beragam hidangan khas Dieng dan sekitarnya. Pengunjung dapat mencicipi makanan tradisional yang lezat dan mengenal bahan-bahan lokal yang digunakan dalam setiap hidangan.

 

Wisata Alam

Selain kegiatan di dalam festival, para pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam Dieng. Dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang memesona, festival ini menjadi kesempatan sempurna untuk mengeksplorasi dataran tinggi Dieng.

 

Ada berbagai jalur trekking dan destinasi wisata alam yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

 

Pentingnya Melestarikan Budaya Lokal

Di tengah arus globalisasi yang terus berkembang, melestarikan budaya lokal menjadi suatu hal yang krusial. Dieng Culture Festival memberikan kontribusi besar dalam upaya ini. Melalui berbagai kegiatan festival, masyarakat lokal didorong untuk menjaga dan mempertahankan warisan budaya mereka.

 

Pentingnya melestarikan budaya lokal bukan hanya sekadar menjaga tradisi, tetapi juga sebagai sumber identitas dan kebanggaan. Budaya merupakan jembatan yang menghubungkan generasi, mengajarkan nilai-nilai, dan menciptakan rasa persatuan di antara masyarakat.

 

Dampak Positif Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival tidak hanya memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya lokal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada ekonomi dan pariwisata lokal.

 

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang untuk menikmati festival, pelaku usaha di sekitar Dieng mendapatkan peluang lebih besar untuk mengembangkan bisnis mereka.

 

Festival ini juga menciptakan lapangan kerja baru, baik dalam sektor pariwisata maupun industri kreatif. Dengan melibatkan masyarakat lokal dalam penyelenggaraan festival, Dieng Culture Festival secara tidak langsung memberikan pemberdayaan ekonomi kepada mereka.

 

Dieng Culture Festival bukan sekadar acara tahunan, tetapi juga sebagai perwujudan cinta akan keberagaman dan keindahan budaya lokal, budaya Indonesia.

 

Melalui festival ini, generasi muda diajak untuk mencintai dan melestarikan warisan nenek moyang mereka. Selain itu, festival ini juga menjadi magnet pariwisata yang membawa manfaat ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

 

Dengan menghadiri Dieng Culture Festival, kita tidak hanya sekadar menjadi penonton, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya yang lebih besar. Mari bersama-sama merayakan keberagaman dan keindahan budaya lokal di tengah gemerlap Dieng Culture Festival!

Menelusuri Jejak Sejarah Candi Dieng, Candi Megah di Atas Awan

Paket Wisata Dieng – Bagi kamu penyuka sejarah, pasti sudah tidak asing lagi dengan Candi Dieng, bukan?

Tapi, apakah kamu pernah berkunjung ke sana?

Candi yang berada di kaki pegunungan Dieng, Wonosobo, Banjarnegara, Jawa Tengah ini berada di ketinggian 2000 mdpl, sehingga cocok disebut sebagai candi di atas awan.

Candi Dieng berukuran panjang 1900 meter dengan lebar 800 meter, memanjang dari utara ke selatan. 

Berdasarkan lokasinya yang berada di dataran tinggi, para ahli memperkirakan bahwa fungsi dari candi ini adalah sebagai tempat pemujaan untuk Dewa Trimurti, tiga dewa utama dalam agama Hindu, yaitu Dewa Brahma (pencipta), Dewa Wisnu (pemelihara), Dewa Syiwa (penghancur).

Mau tahu selengkapnya tentang Candi Dieng? Simak sampai habis artikel ini.

 

Sejarah Candi Dieng

Credit: Visit Banjarnegara

Candi Dieng merupakan kumpulan candi Hindu yang beraliran Syiwa. Diperkirakan dibangun pada akhir abad ke-7 sampai dengan 9, berdasarkan dugaan para ahli, candi ini merupakan candi tertua di Jawa.

Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti berangka tahun 808 Masehi yang merupakan prasasti tertua dengan tulisan huruf Jawa kuno di candi tersebut. Dan sampai saat ini prasasti tersebut masih ada.

Sampai saat ini belum ada literatur yang menjelaskan kapan pembangunan candi ini selesai, meskipun para ahli mengatakan bahwa candi ini dibangun berdasarkan perintah raja-raja dari Dinasti Sanjaya.

Pembangunan Candi Dieng diperkirakan dilakukan secara dua tahap.

Tahap pertama berlangsung pada akhir abad ke-7 sampai perempat pertama abad ke-8.

Pada tahap pertama ini, dilakukan pembangunan candi yaitu Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Semar, serta Candi Gatutkaca.

Sedangkan pembangunan keduanya dilakukan setelah tahap pertama selesai dibangun, yaitu sekitar tahun 780 Masehi.

 

Penemuan Kembali Candi Dieng

Credit: Tribun Banyumas

Candi Dieng ditemukan kembali pertama kali oleh tentara Inggris yang sedang berwisata ke kawasan ini pada 1814. Dulunya candi ini terendam di dalam genangan air yang disebut sebagai danau atau telaga. 

Kemudian pada 1856, Van Kinsbergen memimpin upaya pengeringan danau atau telaga untuk menyelamatkan candi tersebut.

Dan pada 1864 hingga 1878, upaya pembersihan dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda.

 

Kelompok Candi di Candi Dieng

Di Candi Dieng, terdapat 4 kelompok candi yang terdiri dari:

  1. Kelompok Arjuna: Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Sembadra, Candi Puntadewa, dan Candi Semar
  2. Kelompok Gatutkaca: Candi Gatutkaca, Candi Setyaki, Candi Nakula, Candi Sadewa, Candi Petruk, dan Candi Gareng
  3. Kelompok Dwarawati: Candi Dwarawati, Candi Abiyasa, Candi Pandu, dan Candi Margasari
  4. Candi Bima yang berdiri sendiri di atas bukit, yang merupakan bangunan terbesar di antara semua kelompok candi

 

Arsitektur Candi Dieng

Credit: Kompas

Karena merupakan candi yang berada di Jawa Tengah bagian utara, maka bangunan Candi Dieng cenderung berukuran lebih kecil, sederhana, dan ornamen yang ada terkesan kurang jika dibandingkan dengan candi-candi besar dan banyak dekorasi seperti candi-candi yang berada di Jawa Tengah bagian selatan.

Candi-candi yang berada di Jawa Tengah bagian utara dikelompokkan ke dalam kelompok yang tidak beraturan dengan variasi gaya candi masing-masing, yang berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah bagian selatan dengan desain perwara sebagai candi kecil pelengkap yang seragam.

Di sepanjang relung dan pintu keluar masuk pada candi yang tersisa, digunakan arsitektur topeng kala Jawa paling awal dan dan monster laut Makara.

Bangunan-bangunan Candi Dieng cenderung kecil dan sederhana. 

 

Rute Perjalanan ke Candi Dieng

Untuk bisa sampai ke Candi Dieng, kamu membutuhkan waktu sekitar 50 menit dengan jarak 25,6 kilometer dari pusat Wonosobo jika ingin mengunjungi Candi Arjuna.

Perjalanannya dapat dilalui dengan melewati Jalan Dieng dan Jalan Kejajar-Dieng.

Sedangkan untuk berkunjung ke Candi Bima, kamu membutuhkan waktu sekitar 52 menit dengam jarak 27,2 kilometer dari pusat Wonosobo.

Perjalanannya juga dapat dilalui dengan melewati Jalan Dieng dan Jalan Kejajar-Dieng, sama dengan rute perjalanan ke Candi Arjuna.

 

Itu dia informasi seputar Candi Dieng yang perlu kamu ketahui sebelum datang berkunjung.

Ingin mengunjungi tempat lain di Dieng tetapi belum merencanakannya? LABIRU TOUR menyediakan paket wisata hemat untuk kamu yang berencana untuk liburan di Dieng.

4 Destinasi Wisata Penuh Keindahan di Negeri Atas Awan, Dieng

Paket Wisata – Negeri Atas Awan menjadi salah satu julukan yang terkenal akan pesona Dieng Plateau. Destinasi wisata yang memukau dengan surga tersembunyi yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan, Dieng memiliki banyak tempat wisata alam yang sudah mengalami beberapa perubahan yang tidak merusak citra alamnya.

Dieng memiliki cuaca yang dingin dan asri, dengan air yang jernih. Uniknya, kawasan yang memiliki “Festival Salju Dieng” ini menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Kota ini cocok untuk para petualang yang sedang mencari keindahan alam, dengan budaya yang kuat. Kamu wajib mengunjungi kota ini dengan beberapa destinasi yang akan membuat kamu takjub dengan keindahan alamnya.

 

 

Bukit Scooter

Credit: Travel Kompas

Bukit Skoter menjadi satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi. Dari atas bukit, kamu akan menikmati keindahan alam yang menawan. Selain itu, kamu dapat menikmati keindahan sunset dan berkemah di kawasan ini.

Kamu tidak perlu membayar tiket masuk untuk dapat ke kawasan ini, hanya saja kamu perlu menyiapkan uang parkir dan biaya untuk berkemah jika menginginkannya.

Bukit yang berlokasi di Jalan Masjid Nurul Huda No.31, Krajan, Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah ini masih dekat dengan perumahan warga sehingga memiliki kesan alam dan asri yang menyatu.

 

Dieng Park

Credit: IDN Times

Dieng Park menjadi salah satu kawasan yang menyajikan pemandangan dan aktivitas yang bisa kamu coba untuk berlibur. Kamu bisa menguji adrenalin dengan mencoba wahana swing dari atas bukit. Kawasan yang memiliki spot aesthetic dan cocok bagi kamu pecinta pemandangan yang instagramable.

Kamu perlu menyiapkan dana sebesar Rp15.000,00 untuk tiket masuk ke kawasan ini.

Kamu ingin menguji adrenalin? Tentu kamu bisa mencoba wahana swing dengan merogoh kocek sebesar Rp20.000,00.

Kawasan ini berada di Jalan Telaga Warna, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Selain mengunjungi Dieng Park, kamu juga bisa mampir ke Telaga Warna karena tempatnya yang bersebelahan.

 

 

Baca juga: Rekomendasi 12 Tempat Makan Keluarga di Dieng – Rumah Makan Wonosobo

 

 

Maha Sky Batu Angkruk

Credit: Tribun Travel

Maha Sky Batu Angkruk menjadi destinasi wisata yang menarik karena berada di jalan penghubung Kota Wonosobo dengan kawasan wisata di Dieng.

Di Kawasan ini, kamu bisa menikmati keindahan spot sunrise. Selain itu, kamu juga berswafoto dengan beberapa spot yang instagramable. Spot yang paling menarik di sini ada di Jembatan Kava, kamu akan melihat pemandangan desa dan Gunung Sindoro.

Kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp15.000,00 dan sudah dapat menikmati keindahan yang ditawarkan.

Lokasi kawasan ini berada di Jalan Dieng No. 22, Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Tempat ini sudah buka dari pagi dan tutup pukul 19.00 WIB, jadi kamu bisa mengunjungi kawasan ini di jam 04.30 WIB sambil menunggu sunrise.

 

Pintu Langit Sky View

Credit: Yoursay

Pintu Langit Sky View memiliki pemandangan alam yang memukau, dimana kamu bisa menikmati keindahan sunrise dan sunset. Kamu akan menikmati keindahan dengan suasana dingin. Uniknya, disini juga memiliki jembatan kaca yang menjadi spot favorit, yang cocok untuk berfoto karena tempatnya yang instagramable.

Jika kamu ingin mengunjungi tempat ini, disarankan untuk berkunjung pada bulan Juni hingga September.

Kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp10.000,00 untuk menikmati keindahannya.

Pintu Langit Sky View ini berlokasi di Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

 

 

Nah, itulah 4 destinasi wisata yang dapat kamu nikmati saat ke Dieng. Destinasi yang memiliki keindahan dan pesona yang menyatu membuat perpaduan yang cantik, membuatmu si pencinta alam akan merasa kagum dan tidak akan melupakan keindahannya. Jadi, apakah kamu berminat mengunjungi salah satunya?

Wisata Telaga Warna, Menyelami Keajaiban Alam Dieng

Wisata Dieng – Dieng adalah sebuah dataran tinggi yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia. Dengan ketinggian mencapai sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, Dieng dikenal dengan suhu yang sejuk, sekitar 15 derajat celcius. Di tengah cuaca sejuk ini, Dieng mempesona pengunjung dengan keindahan alamnya yang luar biasa.

Salah satu destinasi populer di Dieng adalah Telaga Warna yang memiliki tempat khusus dalam hati para pelancong. Keunikan dan kecantikan telaga ini telah memukau ribuan pengunjung dari seluruh dunia. Kali ini kita akan menjelajahi keajaiban alam Telaga Warna Dieng, dari sejarahnya yang kaya hingga pesona warna-warninya yang memikat.

 

 

Legenda Telaga Warna

Credit: Balijavaholidays(dot)com

Seperti banyak tempat di Indonesia, Telaga Warna memiliki legenda lokal terkait asal terbentuknya. Terdapat 3 versi legenda yang dipercayai masyarakat setempat. Versi pertama menceritakan tentang seorang ratu dan putrinya yang sedang mandi di sebuah telaga.

Saat mereka sedang asik mandi di tepi telaga, tiba-tiba angin kencang bertiup. Hembusan angin ini membuat pakaian sang ratu dan putrinya ikut terbawa dan hanyut ke dalam telaga. Seketika air di dalam telaga tersebut berwarna warni seperti pakaian ratu dan putri tersebut.

Versi kedua menceritakan seorang bangsawan yang gemar mengenakan cincin kristal yang amat indah. Pada suatu hari bangsawan ini sedang berjalan-jalan di sekitar telaga dan secara tidak sengaja cincin tersebut jatuh ke dalam telaga.

Masyarakat percaya bahwa pantulan dari kristal cincin bangsawan ini memberikan warna pada air telaga. Namun, ada juga masyarakat yang percaya bahwa cincin dari bangsawan tersebut bukan cincin biasa. Melainkan cincin sakti, sehingga air telaga bisa berganti-ganti warna.

Versi ketiga menceritakan seorang Putri Gilang Rukmini yang sangat dicintai oleh raja dan ratu beserta rakyatnya. Pada hari ulang tahun sang putri, raja dan ratu serta masyarakat memberikan hadiah berupa kalung kristal yang amat indah. Namun, sang putri menolak hadiah itu dengan kejamnya, sehingga ratu sangat sedih dan mulai menangis.

Melihat kesedihan dari sang ratu, masyarakat pun ikut menangis. Air mata mereka inilah yang dipercayai membentuk sebuah telaga, dimana di dalam telaga tersebut terdapat kalung sang putri. Sehingga saat terkena cahaya matahari air telaga berubah warna akibat pantulan dari kristal-kristal kalung sang putri.

 

Geologi Telaga Warna

Lokasi Telaga Warna Dieng berada di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Telaga Warna terdapat pada cekungan yang dikelilingi oleh 3 bukit. Air di Telaga Warna berasal dari mata air di dalam dan juga akumulasi air hujan yang turun melalui bukit dan berbagai mata air panas yang mengelilingi danau.

Air dari telaga ini mengandung belerang yang berasal dari batuan beku andesitik di pinggiran tebing sekitar telaga. Zat kimia seperti belerang dan sulfur inilah yang memberikan efek pewarnaan pada air Telaga Warna saat terkena cahaya matahari. 

 

Baca juga : 15 Tempat Wisata Dieng Terindah, Surganya Pecinta Alam

 

Perubahan Warna yang Memikat

Credit: Sigijateng(dot)id

Salah satu hal yang membuat Telaga Warna begitu menakjubkan tentunya adalah perubahan warna airnya yang mempesona. Air di danau ini dapat berubah dari satu warna ke warna lain, tergantung pada suhu dan kondisi atmosfer. Beberapa warna yang sering terlihat di Telaga Warna meliputi biru, hijau, merah, coklat, hitam, dan bahkan ungu.

Perubahan warna ini juga berkaitan dengan musim. Pada musim hujan, air danau cenderung lebih berwarna coklat atau hitam karena air hujan membawa lebih banyak endapan ke dalam danau. Sebaliknya, pada musim kemarau, airnya lebih bening dan warna-warninya lebih menonjol.

 

Pemandangan Matahari Terbenam yang Menggetarkan Hati

Bagi para pecinta sunset, Telaga Warna adalah tempat yang tepat untuk menikmati momen indah ini. Ketika matahari mulai merunduk di balik perbukitan hijau Dieng, warna-warni air danau menciptakan pemandangan yang tak terlupakan. Cahaya matahari yang mulai meredup, menciptakan perpaduan warna-warni yang memukau di langit senja.

 

5 Spot Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Dieng

Wisata DiengIngin melepas penat dari hiruk pikuk kota dan polusi udara perkotaan? Mencari tempat untuk healing namun bingung mau kemana? Dieng bisa menjadi pilihan yang tepat untukmu. 

Hamparan dedaunan hijau dari pepohonan dan rumput memberikan kesegaran udara yang menenangkan, memungkinkanmu untuk sejenak melupakan kepenatan dan kesibukan sehari-hari sambil memanjakan mata. Dieng menawarkan sejumlah spot wisata yang akan memenuhi hasrat kamu untuk merasakan ketenangan jauh dari keramaian kota.

Agrowisata Kebun Teh Tambi

Kebun Teh Tambi

Credit: travel.okezone

Berbicara tentang Dieng, Perkebunan Teh Tambi adalah destinasi yang tak terhindarkan. Dengan suhu rata-rata berkisar antara 15-24 derajat Celsius, perkebunan teh ini menawarkan kesejukan yang tak tertandingi. Pemandangan hijau perkebunan teh yang luas seakan seperti permadani hijau raksasa, menciptakan atmosfer yang menenangkan bagi para wisatawan.

Tidak hanya memperhatikan hijaunya perkebunan, pengunjung juga berkesempatan untuk menyaksikan para petani teh dalam proses memetik daun teh, bahkan dapat mengunjungi pabrik teh langsung untuk memahami seluruh tahapan pembuatan teh dari Perkebunan Teh Tambi.

Wisatawan dapat menikmati perkebunan teh yang telah berdiri sejak tahun 1885 di Pulau Jawa ini dengan hanya mengeluarkan Rp10.000,00 untuk tiket masuk dewasa, serta biaya parkir sebesar Rp2.000,00 untuk sepeda motor dan Rp5.000,00 untuk mobil.

Padang Savana Dieng

padang savana

Credit: diengplateau

Padang Savana Dieng adalah sebuah lembah luas di tengah-tengah Gunung Pangonan yang membentuk seperti mangkuk raksasa dan tempat ini menampilkan ciri khas khas Dieng Plateau yang memikat para wisatawan. 

Tempat ini merupakan destinasi ideal bagi para pengunjung yang menikmati kegiatan lintas alam dan pendakian. Meskipun perjalanan dapat melelahkan, semua kepenatan tersebut akan tergantikan oleh pemandangan padang rumput yang menghampar setinggi lutut dengan warna keemasan dan kehijauan yang memukau.

Tidak hanya memandangi keindahan savana ini, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk menikmati sunrise. Wisatawan dapat membentangkan tenda di sekitar area padang savana ini untuk menikmati momen indah saat matahari terbit.

Baca Juga: Dieng Culture Festival, Event Terbesar di Wonosobo

Telaga Warna

telaga warna dieng

Credit: homecare24

Telaga ini terkenal karena karakteristik uniknya, yaitu warna air yang selalu berubah-ubah. Airnya bisa berubah menjadi berbagai warna, seperti biru, hijau, kuning, bahkan terkadang menciptakan warna-warni seperti pelangi. Fenomena ini menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi telaga ini.

Ada banyak mitos legenda yang menyebar mengenai telaga warna ini. Beberapa kisah menceritakan bahwa warna airnya berubah karena baju seorang putri dan ratu yang jatuh ke dalamnya. Ada yang meyakini bahwa warnanya berasal dari pantulan kalung yang ditinggalkan oleh putri Gilang Rukmini, bahkan ada cerita tentang warna air yang tercipta dari pantulan cincin seorang bangsawan yang jatuh ke dalam telaga ini.

Terlepas dari segala cerita legenda itu, kalian tentu berpendapat kalau telaga warna memiliki warna-warna yang sangat cantik bukan?

Bukit Sikunir

Bukit sikunir

Credit: wisatadieng

Bukit yang terletak di Desa Sembungan ini merupakan destinasi wajib bagi para wisatawan yang ingin melengkapi kunjungan mereka ke Dataran Tinggi Dieng. Dari puncak bukit ini, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan rumah-rumah penduduk dan Telaga Cebong yang tertutup oleh lapisan tipis kabut, sementara di kejauhan, mereka dapat menikmati panorama gunung-gunung yang menjulang gagah.

Bukit Sikunir adalah salah satu pilihan wisata yang sempurna ketika mengunjungi Dataran Dieng untuk menikmati udara segar. Terkenal dengan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler yang dikenal sebagai Golden Sunrise Sikunir, berkunjung ke sini pasti akan menjadi pengalaman yang tak akan disesali.

Telaga Merdada

Telaga Merdada

Credit: hStore

Telaga yang terletak di sebelah Barat Pegunungan Dieng adalah salah satu telaga terbesar di Dataran Tinggi Dieng. Nama Telaga Merdada dipilih karena kata “Merdada” merujuk pada kata “Dada,” yang menggambarkan luas dan lapangnya telaga ini. 

Awalnya, telaga ini adalah kawah gunung berapi yang kemudian terisi air. Menariknya, air di dalamnya tidak pernah surut, bahkan selama musim kemarau. Hal inilah yang membuat masyarakat setempat menggunakan telaga ini sebagai sarana pengairan untuk lahan mereka.

Telaga ini buka setiap hari mulai dari jam 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Biaya masuk untuk wisatawan adalah Rp5.000 per orang, dan bagi yang membawa kendaraan, akan dikenakan tarif tambahan sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Baca Juga: Telaga Merdada, Telaga Terindah di Dieng

Apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Dataran Tinggi Dieng? Jangan khawatir, karena sekarang perjalanan wisata ke Dieng menjadi lebih mudah dengan berbagai paket wisata yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda, seperti paket wisata Dieng yang disediakan oleh Labiru Tour. Jadi, tunggu apa lagi?

5 Villa Terbaik di Dieng, Cocok Buat Staycation Bareng Keluarga

Tour Dieng – Siapa sih yang gak pengen liburan ke Dieng? Dieng adalah destinasi wisata yang terletak di dataran tinggi Jawa Tengah, Indonesia. Tempat ini terkenal dengan keindahan alamnya, termasuk danau berubah warna, kawah gunung berapi, dan padang rumput yang menakjubkan. Jika sudah datang kesini, tentunya liburan akan terasa kurang jika tidak menginap, apalagi kalau kamu bareng sama keluarga.

Nah, kalau kamu lagi cari penginapan dengan kapasitas orang banyak, villa adalah jawaban yang tepat. Villa merupakan jenis penginapan yang biasanya berupa rumah atau bangunan besar dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kebanyakan villa memiliki kolam renang.

Sudah terbayang bukan betapa menyenangkannya liburan di tempat yang indah dengan tempat tinggal yang nyaman. Berikut rekomendasi villa terbaik yang cocok buat liburan kamu sama keluarga!

 

Cantigi Dieng Villa

Credit: book.diengcool[dot]com

Kamu ingin liburan bersama keluarga besar? Villa Cantigi Dieng akan memenuhi kebutuhan kamu, villa dengan dua lantai ini berkapasitas 12 orang dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari 3 kamar tidur, water heater, ruang tamu, dapur (peralatan masak), dispenser, dan wifi.

Selain itu, lokasi villa ini juga cukup strategis dekat dengan Candi Arjuna, Central ATM, dan SPBU. Interior dari Villa Cantigi terkesan simpel dan klasik, sehingga cocok buat kamu yang suka suasana tenang layaknya di rumah sendiri. Kamu hanya perlu mengeluarkan biaya ± Rp1.200.000,00/malam untuk liburan yang seru bersama keluargamu.

 

Villa Dieng Pintu Langit

Credit: book.diengcool[dot]com

Villa dengan konsep modern minimalis satu ini berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Wonosobo dan 5 km dari Kawasan wisata Dieng. Sesuai namanya, kamu dapat melihat pegunungan yang ditutupi awan dari jendela kamarmu layaknya sebuah “Pintu Langit”.

Fasilitas di villa satu ini juga tidak kalah lengkap dari villa sebelumnya, terdapat 2 kamar tidur, water heater, ruang tamu, parkir, dispenser, dan televisi. Villa elok satu ini berkapasitas 6 orang dan dapat dibandrol dengan harga ±Rp1.350.000,00/malam.

Baca Juga: Must-Visit 6 Tempat Wisata Terbaik di Pulau Derawan

 

Villa Astama Dieng

Villa dengan nuansa monoton yang didominasi warna hitam putih satu ini cocok buat kamu yang suka tempat rapi dengan suasana yang tenang dan nyaman. Villa simpel dengan tiga lantai ini memiliki 4 kamar tidur dan fasilitas yang lengkap, jadi kamu tidak perlu khawatir jika membawa banyak anggota keluarga.

Jika menginap disini kamu juga bisa berkunjung ke Komplek Arjuna, Museum Kailasa, Petak Sembilan, dan Kawah Sikidang Dieng yang letaknya tidak jauh dari villa. Villa Astama Dieng bisa kamu sewa dengan harga ±Rp1.250.000,00/malam.

 

Villa Dewi

Credit: book.diengcool[dot]com

Villa megah satu ini memiliki lima unit bangunan, kamu akan menemukan Villa Dewi 1, 2, 3, 4, dan 5, di Dieng. Kelima villa tersebut memiliki fasilitas dan tema yang mirip, perbedaan diantara kelimanya hanya terletak di kapasitasnya saja.

Mulai dari 8 orang, 10 orang, 12 orang, 18 orang, hingga 20 orang. Kamu hanya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhanmu, harga sewa villa ini mulai dari Rp1.100.000,00 – Rp2.2500.000,00 per malam.

 

Villa Mezzano Dieng

Credit: book.diengcool[dot]com

Villa dengan tema nature namun modern satu ini sangat cocok buat kamu yang sedang mencari ketenangan. Nuansa alam dari dekorasi kayu berpadu dengan cahaya lampu kekuningan menciptakan suasana hangat dan damai. Villa kayu satu ini memiliki kapasitas maksimal 7 orang.

Fasilitas yang disediakan juga lengkap, bahkan ada tempat karoke di ruang tamunya. Kamu dapat menyewa villa yang satu ini dengan harga ±Rp1.100.000,00/malam.

Villa di Dieng adalah pilihan yang tepat untuk liburan keluarga yang damai dan menjauh dari kebisingan perkotaan. Artikel ini akan membantu kamu menemukan villa yang sesuai dengan selera dan budgetmu. Jadi tunggu apalagi, yuk liburan ke Dieng!

 

7 Penginapan di Dieng dengan Pemandangan Alam Spektakuler

Tour Dieng – Kamu bingung mau liburan kemana? Yuk kenalan sama Dieng! Dieng adalah destinasi wisata yang terletak di dataran tinggi Jawa Tengah, Indonesia. Tempat ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, udara sejuk, dan suasananya yang menenangkan. Saking indahnya, Dieng mendapat julukan sebagai “Negeri di Atas Awan”.

Jika kamu tertarik untuk mampir ke sini, kamu gak perlu bingung cari penginapan lagi. Berikut daftar rekomendasi penginapan di negeri atas awan dengan pemandangan alam yang spektakuler, dijamin buat liburanmu menjadi tak terlupakan!

 

Dringo Cabin House Dieng

Credit: Homestay.Diengcool

Pengen staycation tapi kamu orangnya mageran? Kamu harus tau villa yang satu ini. Dringo Cabin House Dieng beralamatkan di Krajan, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456. Villa megah satu ini memiliki pemandangan alam yang spektakuler.

Kamu dapat mengintip indahnya hamparan sawah hijau dan perumahan penduduk dari bilik jendela kamarmu.Apalagi saat malam tiba, kamu wajib meluangkan waktu sejenak di balkon kamarmu untuk merasakan suasana desa yang begitu menenangkan. Fasilitas villa yang lengkap dan ukuran ruangan yang luas cocok untuk kamu yang ingin berlibur bersama keluarga atau teman.

 

Tani Jiwo Hostel Dieng

Credit: TripAdvisor

Bagi kamu yang sedang mencari penginapan di Dieng dengan budget yang pas-pasan, Tani Jiwo Hostel Dieng merupakan jawaban yang tepat. Tempat ini merupakan salah satu spot terbaik untuk melihat sunrise di dataran tinggi Dieng. Hostel satu ini terletak di Jl. Dieng No.31, Pauwan, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456.

Walau harganya sangat terjangkau, fasilitas yang disediakan sudah sangat lengkap. Tani Jiwo Hostel sangat cocok buat kamu yang ingin menginap beramai-ramai bersama teman. Ruang tamunya yang instagramable juga nyaman banget untuk nongki di sore hari.

Baca Juga:

 

Homestay Cahaya Sikunir

Credit: Panduan Wisata Sikunir

Penginapan cocok buat kamu pecinta alam, bagaimana tidak? Villa ini dikelilingi oleh danau, sawah, dan gunung. Dinding villa yang didominasi oleh kaca membuatmu dapat menikmati hangatnya cahaya matahari pagi sambil menyeruput secangkir kopi. Villa Cahaya Sikunir beralamatkan di Jalan Telaga Cebong, Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo.

 

Villa Sikapuk Hill

Credit: JatimNetwork

Sikapuk Hill merupakan salah satu villa yang menjadi incaran para pemburu sunrise di Dieng. Mengingat letaknya yang berada di dataran tinggi, wajar saja tempat ini dinobatkan sebagai spot terbaik untuk menikmati sunrise.
Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Prau juga menambah nilai plus dari villa ini.

Suasana pagi yang tertutup awan dan kabut tebal akan membuatmu seolah-olah berada di negeri dongeng. Interior dan dekorasi villa yang simple menciptakan suasana nyaman bak di rumah sendiri. Jika kamu mampir ke sini, dijamin betah dan gak mau pulang!

 

Cabilion Dieng

Credit: Booking

Villa dengan konsep nature minimalis satu ini terletak di Jl. Arjuna Barat Jl. Dieng, Karangsari, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456. Lokasinya yang strategis memudahkan kamu untuk bisa mengunjungi destinasi wisata Telaga Warna dan Komplek Candi Arjuna yang jaraknya sangat dekat dari villa.

Tidak hanya itu, suasana villa yang dikelilingi hamparan sawah dan pegunungan membuatmu seolah semakin menyatu dengan alam. Bagi kamu yang ingin menghindar dari kebisingan kota dan mencari tempat dengan suasana damai, Cabilion Dieng merupakan pilihan yang tepat untukmu.

 

Aman Griyo Farmhouse

Credit: DiengTravel

Seperti namanya, villa yang satu ini terletak tepat di tengah hamparan sawah dan perkebunan warga. Aman Griyo Farmhouse hanya memiliki 1 kamar tidur saja, namun fasilitasnya bisa terbilang sangat lengkap. Mereka bahkan menyediakan beberapa mie instan dan telur, serta papan permainan untuk para tamu yang menginap.

Interior dan dekorasi villa juga disusun dengan sangat elok dan terkesan sangat estetik. Villa ini sangat cocok buat kamu yang ingin pergi honeymoon di tempat yang asri namun juga elegan.