5 Tempat di Banyuwangi ini Seperti Dibuat dengan Sihir

Paket Wisata Banyuwangi Kota Banyuwangi dikenal sebagai kota yang paling banyak dikunjungi wisatawan setelah pulau Bali, sehingga tidak perlu diragukan lagi kalau berbicara menyangkut destinasi wisata alamnya. Mulai dari danau, air terjun, sungai, hutan, pegunungan, semuanya bisa kamu lihat dan datangi di Banyuwangi.

Keindahan destinasi Banyuwangi bahkan tidak jarang membuat wisatawan terhipnotis dan seperti disihir untuk datang kembali lagi dan lagi.

Diantaranya ada Kawah Ijen, Red Island Beach, Hutan De’Djawatan, Air Terjun Jagir, hingga Pulau Tabuhan. Keindahan destinasi-destinasi ini akan membuat kamu berpikir, “apa tempat ini dibuat oleh sihir?

Tanpa berlama-lama lagi, yuk kita simak tempat-tempat wisata di Banyuwangi ini sebagai rekomendasi tempat yang bisa kamu kunjungi ketika kamu berlibur ke sini.

 

Kawah Ijen

Credit: Liputan6

Kawah Ijen adalah destinasi wisata berupa danau asam yang berwarna hijau kebiruan dengan diameter sekitar 700 meter dan luas mencapai 5.466 hektar.

Kawah ini masuk ke dalam dua wilayah kabupaten karena ukurannya yang sangat besar, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.

Danau kawah Ijen terbentuk secara alami akibat letusan Gunung Ijen yang masih aktif hingga akhirnya membentuk lekukan besar dan membentuk sebuah danau.

Terdapat berbagai tumbuhan yang hanya tumbuh di area dataran tinggi seperti bunga edelweis, cemara gunung, dan pohon manisrejo.

Selain itu, daya tarik lain dari Kawah Ijen terdapat pada fenomena api biru yang biasanya muncul pada dini hari, kurang dari pukul 05.00 WIB. Istimewanya, Kawah Ijen  menjadi salah satu dari lokasi api biru di dunia, dimana satu lainnya berada di negara Islandia.

Untuk masuk ke kawasan Kawah Ijen, harga tiket yang harus kamu bayarkan adalah sebesar Rp5.000,00 pada saat weekday, dan sebesar Rp7.500,00 saat weekend. Lalu untuk wisatawan Mancanegara, dikenakan biaya sebesar Rp100.000,00 saat weekday, dan sebesar Rp150.000,00 saat weekend.

 

Red Island Beach

Credit: ASURANSIKU(dot)id

Red Island, atau yang lebih dikenal dengan nama Pulau Merah merupakan pantai yang dikenal karena sebuah bukit hijau kecil yang menjorok ke arah laut yang diselimuti lapisan tanah berwarna merah.

Di sini, kamu dapat menikmati sunset, surfing, memancing, berburu kuliner, serta beberapa kegiatan menyenangkan lainnya.

Pulau ini berlokasi di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Selain tiket masuk, jika kamu ingin mencoba beberapa kegiatan yang memerlukan peralatan, kamu bisa menyewanya di tempat penyewaan yang ada di sekitar pantai.

Berikut rincian harga sewa dan tiket masuk ke Red Island Beach: 

  • Tiket masuk ke pantai, Rp8.000,00 per orang
  • Sewa perlengkapan snorkeling, Rp50.000,00 per orang
  • Sewa perlengkapan surfing, Rp50.000,00 per orang
  • Penginapan, mulai dari Rp100.000,00

Biaya parkir

  • Motor, Rp2.000,00
  • Mobil, Rp5.000,00

 

Baca Juga: Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Pesona Pasir Merah yang Memikat

 

Hutan De’Djawatan

Credit: Artik(dot)id

Hutan yang berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi ini terdiri dari jajaran pohon trambesi berukuran besar. Hal ini membuat De’Djawatan Forest ini seperti Hutan Fangorn dalam film Lord of The Rings. Kamu tahu tidak film ini? Sudah pernah menontonnya atau belum?

Hutan ini beroperasi setiap hari mulai pagi hari pukul 07.00 WIB hingga sore hari pukul 17.30 WIB. Kamucukup membayar sebesar Rp5.000,00 per orang untuk masuk ke area hutan Fangorn versi Indonesia ini. Jika membawa kendaraan pribadi, kamu bisa membayar biaya tambahan sebesar Rp2.000,00 per motor.

 

Air Terjun Jagir

Credit: Native Indonesia

Terletak di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, air terjun satu ini memiliki tiga air terjun dalam satu kawasan.

Dua diantaranya ada di lokasi yang berdekatan hingga kerap disebut air terjun kembar, sedangkan satu lainnya terletak 300 m di sebelah barat air terjun kembar dan letaknya lebih tinggi dari air terjun kembar dengan hulu air yang berbeda.

Air terjun Jagir buka setiap hari selama 24 jam. Meskipun begitu, biasanya banyak pengunjung yang datang pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Untuk masuk ke area air terjun ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp5.000,00 per kendaraan. Itu juga jika kamu membawa kendaraan pribadi.

Sebagai destinasi wisata, fasilitas yang tersedia di Air Terjun Jagir cukup lengkap. mulai dari area parkir, kamar mandi yang bersih, mushola, tempat makan atau warung makan, dan juga gazebo untuk bersantai. 

 

Pulau Tabuhan

Credit: Tribun Jatim Travel

Pulau Tabuhan adalah sebuah pulau kecil yang terletak di perairan Selat Bali, dimana memerlukan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai pulau ini dari kabupaten Banyuwangi.

Pulau yang didominasi pantai ini memiliki pasir berwarna putih yang lembut dan dilengkapi jajaran pohon hijau di sekitarnya.

Hal lain yang unik dari pulau ini adalah kamu dapat melihat Kawah Ijen, Gunung Raung, dan Balunara yang berada di sebelah barat pulau.

Airnya yang sangat jernih juga memungkinkan kamu melihat kondisi bawah lautnya dengan jelas. Wisatawan yang datang berkunjung juga kerap kali tertarik dengan pemandangan alam pulau Tabuhan ketika sunset dan sunrise.

Harga tiket untuk masuk ke pulau Tabuhan adalah sebesar Rp10.000,00 sampai dengan Rp15.000,00 per orang untuk wisatawan lokal, lalu untuk wisatawan mancanegara dikenakan tarif sekitar Rp30.000,00 hingga Rp50.000,00 per orang.

Jika kamu ingin menyewa peralatan snorkeling dan camping, kamu perlu membayar biaya tambahan, jadi pastikan kamu menyiapkan budget yang cukup ya!

 

Itu dia beberapa destinasi wisata spektakuler Banyuwangi yang seperti dibuat dengan sihir karena saking indahnya. Dijamin tempat-tempat wisata di atas sangat cocok bagi kamu yang ingin mencari suasana baru diluar keseharian. Selamat berkunjung!

Baca Juga: Pulau Tabuhan Banyuwangi, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Jawa

Angkringan Terenak di Jogja dengan Harga Ramah Kantong

Paket Wisata Jogja – Jika kamu sudah datang ke Jogja, pasti kamu sangat familiar dengan angkringan. Angkringan umumnya dikenal sebagai tempat yang menyajikan berbagai makanan ringan dan minuman, seperti nasi kucing, sate, telur puyuh, dan tentu saja kopi. 

Angkringan seringkali menjadi tempat nongkrong yang nyaman dan ramah di mana orang-orang dapat menikmati kuliner khas daerah sambil bersantai.

Kamu akan menjumpai angkringan hampir di setiap sudut kota, dan dari ratusan bahkan ribuan angkringan di Jogja, terdapat beberapa tempat angkringan terfavorit. Berikut angkringan terenak dan termurah di Jogja rekomendasi dari kami.

 

 

Angkringan Kopi Jos Lik Man Jogja

Credit: Tripadvisor

Bisa dibilang tempat ini merupakan salah satu angkringan paling terkenal di Jogja.

Salah satu menu favorit di sini adalah kopi joss. Kopi Joss adalah minuman kopi khas dari Yogyakarta. Hal yang menjadikannya unik adalah proses pembuatannya, dimana arang dari tempurung kelapa dimasukkan langsung ke dalam gelas kopi panas. Sehingga, kopi tersebut menghasilkan suara “joss”.

Hal yang membedakan kopi joss di sini dengan tempat lain adalah penggunaan arang kayu asem.

Kamu dapat menikmati segelas kopi joss didampingi dengan nasi kucing, gorengan dan aneka sate. Sate yang disajikan juga memiliki banyak varian, mulai dari sate kerang, sate usus, sate kikil, dan sate kulit.

Jika kamu tertarik untuk berkunjung ke sini, Angkringan Kopi Jos Lik Man buka setiap hari mulai pukul 16.00 samppai dengan 01.00 WIB.

 

Angkringan Kang Harjo

Credit: Visitjogja

Jika angkringan identik dengan tempat yang minimalis, angkringan yang satu ini justru memiliki tempat yang bisa terbilang luas.

Angkringan Kang Harjo menempati sebuah bangunan dengan dua lantai dan diperkirakan tempat ini mampu menampung sekitar 200 orang. Tempat satu ini menggunakan konsep prasmanan, bahkan kamu bisa mengambil nasi sendiri sesuai porsimu. 

Pilihan menunya yang sangat lengkap bahkan mencapai puluhan variasi akan memanjakan lidahmu. Kamu tidak perlu khawatir makan banyak di sini, karena harganya sangat ramah di kantong.

Jika kamu tertarik berkunjung ke sini, Angkringan Kang Harjo buka mulai pukul 17.00 sampai dengan 02.00 WIB. Letaknya di dekat alun-alun dan Malioboro.

 

Angkringan Pak Jabrik Jogja

Credit: Gotravelly

Angkringan yang satu ini terletak di depan Kantor Harian Kedaulatan Rakyat, sehingga seringkali disebut sebagai Angkringan KR. Wajar saja jika banyak karyawan dari KR dan usaha di sekitarnya mampir dan beristirahat di angkringan ini.

Namun, seiring berjalannya waktu, tempat ini menjadi semakin populer di kalangan para perantau. Bahkan bisa disebut sebagai basecampnya mereka. Hal ini didukung oleh lokasinya yang strategis dan mudah ditemui, kamu hanya perlu berangkat dari Tugu Pal Putih menuju ke selatan.

Untuk menunya cukup bervariasi, mulai dari nasi, sate, gorengan, dan minuman. Tentunya dengan harga yang sangat terjangkau, karena dengan bermodalkan uang Rp10.000,00 saja kamu sudah bisa memuaskan perutmu.

 

 

Baca juga : 5 Makanan Jogja Legendaris, Must-Try Banget Buat Food-Lovers

 

 

Angkringan Kali Code

Credit: Seputar Wisata

Seperti namanya, angkringan ini terletak di tepi Sungai Code. Angkringan ini menggunakan konsep lesehan, dimana kamu akan duduk di tikar yang dibentangkan di tepi sungai.

Banyak makanan tradisional yang disajikan di sini, tentunya dengan harga yang murah dan rasa yang lezat.

Pemandangan malam hari di sini cocok untuk bersantai atau nongkrong bersama teman.

Pastinya sudah terbayang kan betapa menenangkannya suasana malam di tepi sungai dengan kelap kelip lampu jalanan dan gemericik air sungai?

 

Angkringan Pak Agus

 

Credit: GoTravelly

Angkringan yang terletak tidak jauh dari perempatan Tugu Malioboro ini cukup terkenal di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan.

Menu di sini sangat beragam, kamu bisa menjumpai roti bakar, pisang bakar, aneka sate, nasi kucing, baceman, wedang jahe, dan lainnya. Menariknya kamu bisa mencicipi kopi joss yang dicampur dengan susu kental manis di sini.

Jika kamu tertarik untuk datang ke sini, tempat ini buka dari pukul 17.00 sampai dengan 00.00 WIB. 

 

 

Nah itu dia rekomendasi angkringan-angkringan terenak di Jogja versi kami. Jadi, angkringan mana yang akan jadi tujuan utamamu untuk mengisi perut?

Resto Dengan Konsep Zaman Batu di Jogja, Paleo Stone Age

Tour Jogja – Yogyakarta adalah kota yang memiliki slogan Jogja Istimewa. Kota yang terkenal dengan keindahan pesona alamnya yang memukau ini tentu membuatmu yang pernah berkunjung pasti akan merasakan kerinduan akan suasana yang tidak bisa di jumpai di kota lainnya. 

Selain keindahan alamnya, Jogja masih terkenal dengan kentalnya budaya. Jogja menjadi salah satu alasan wisatawan untuk berkunjung lagi untuk menikmati suasana kota, alam, dan kulinernya.

Berbicara tentang wisata kuliner di Jogja, banyak dari wisatawan yang setiap berkunjung selalu mencari tempat kuliner baru dan mengeksplorasi suasana-suasana baru. Tidak jarang mereka mencari tempat kuliner unik yang ada di Jogja, salah satunya yaitu Paleo Stone Age, destinasi wisata kuliner dengan konsep zaman batu,

Apa kamu sudah pernah mengunjunginya atau berencana untuk berwkunjung ke sana?

Simak informasi di sini terlebih dahulu agar kamu bisa menikmati keindahan dan momen di Paleo Stone Age saat berkunjung.

 

 

Tentang Paleo Stone Age

Credit: IDN Times Jogja

Paleo Stone Age adalah tempat wisata baru di Jogja. Tempat wisata kuliner ini mengusung konsep menikmati jejak zaman purba, konsep yang menarik wisatawan untuk berkunjung. 

Uniknya, resto ini memiliki tempat yang berada di dalam goa. Tentunya kamu bisa menikmati suasana di goa dan mengeksplor apa saja yang ada. Jika kamu berkunjung, kamu akan seperti melihat jendela ke masa lalu seperti berada di lingkungan masa prasejarah.

Untuk mengunjungi kawasan ini, kamu perlu menyiapkan uang sebesar Rp20.000,00 untuk tiket masuknya.

Tempat ini menjadi salah satu resto yang memiliki banyak menu. Dimulai dari makanan ringan hingga makanan berat tersedia di sini. Selain itu, minuman yang disajikan ada noncoffee dan coffee harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. .

 

Aktivitas Wisata

Credit: IDN Times Jogja

Kamu berminat datang tapi tidak tau apa saja yang bisa dilakukan? Tentu di Paleo Stone Age kamu dapat melakukan banyak aktivitas yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Kamu tentu bisa berfoto di jembatan kaca dengan pemandangan yang indah dari dalam goa. Selain itu, kamu juga bisa menikmati sajian kuliner yang bisa kamu pesan dengan menikmati keindahan struktur dalam goa.

Uniknya, kamu juga bisa melakukan adventure tour village dengan mobil terbuka dan kamu akan menikmati suasana desa yang sejuk dan tenang.

 

Aksesbilitas dan Fasilitas

Akses menuju Paleo Stone Age dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi. Akses yang dilalui pun cukup mudah dengan struktural jalan yang baik. Terdapat tempat parkir yang luas, yang mempermudah kamu untuk memarkirkan kendaraan.

Tempat wisata tentu memiliki fasilitas yang memadai untuk wisatawannya, termasuk Paleo Stone Age. Di Paleo Stone Age sendiri menyediakan fasilitas toilet yang bersih, mushola, resto dan spot foto yang menarik serta instagramable.

 

Baca juga: Wisata Kaliurang Jogja, Explore Kawasan Gunung Merapi Bisa Ngapain Aja?

 

Lokasi & Jam Buka

Berlokasi di Betoro Lor, Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Paleo Stone Age dapat dikunjungi mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. 

 

Tips Berwisata

Bagi kamu yang ingin mengunjungi ke Paleo Stone Age, tentu kamu bisa membawa smartphone atau kamera. Dengan adanya benda tersebut akan memudahkan kamu untuk mencari lokasi dan bisa mengabadikan momen.

Selain itu jika kamu kamu cashless, untuk saat mengunjungi tempat ini diusahakan dan disarankan untuk membawa cash. Karena, tempat ini masih belum ada pembayaran secara digital. 

Suka Ngopi? Wajib Coba 4 Cafe dengan Suasana Asri di Malang

Tour MalangNgopi di warkop sambil makan rempeyek atau sambil main gadget tentu saja sudah biasa. Bagaimana dengan ngopi sambil ditemani suara gemerisik daun yang bergesekan dan angin sepoi-sepoi khas pegunungan? Apakah kamu pernah mengalaminya?

Malang, yang seperti kita ketahui terkenal dengan berbagai destinasi alamnya yang tiada habisnya ini kembali menawarkan berbagai spot nongkrong sambil ngopi-ngopi santai di tengah naungan hijaunya alam.

Perpaduan hangatnya kopi dan tenangnya nuansa cafe-cafe yang akan kami rekomendasikan ini pasti akan membuat kamu jatuh cinta.

 

Green Rock Cafe

Credit: Local Guides Connect

Cafe ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Green Rock Cafe memiliki konsep yang cukup unik yakni konsep camping yang menawarkan wisata outdoor berbasis keindahan alam terbuka dengan rindangnya pohon pinus.

Perlu kamu ketahui kalau cafe ini tidak memiliki ruangan indoor sehingga kamu akan benar-benar merasakan sensasi nongkrong di tengah alam terbuka.

Walaupun belum lama ini didirikan, cafe dengan konsep suasana alam terbuka yang berlokasi di area wisata Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Malang ini sudah berhasil menarik banyak wisatawan. Baik itu wisatawan yang datang untuk nongkrong di cafenya yang sejuk atau datang sekadar untuk camping.

Selain menjadi lokasi nongkrong dan camping, Green Rock Cafe juga bisa dijadikan sebagai lokasi pernikahan. Suasananya yang syahdu karena berada di tengah alam bebas tentunya akan menambah kesan manis selama acara pernikahan.

Selain snack yang dimulai dari harga Rp12.000,00 hingga Rp20.000,00, cafe ini juga menawarkan berbagai makanan berat bagi kamu yang merasa lapar. Berbagai makanan berat inipun harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp18.000,00.

 

Chill Coffee

 

Credit: Jatim Hari Ini

Kalau menggunakan bahasa kekinian, cafe ini bisa masuk kedalam kategori plot twist. Alasannya arena tampak depan dari cafe ini terlihat sempit, tapi saat kamu memasuki cafe menuju area belakang, kamu akan disuguhkan lahan luas yang dilengkapi pemandangan pegunungan serta perbukitan dengan udara sejuk yang menyapu wajah.

Harga yang ditawarkan Chill Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Malang ini berkisar mulai dari Rp10.000,00 hingga Rp30.000,00.

Cukup terjangkau bukan?

Kamu bisa menikmati sajian cafe sambil menikmati pemandangan dan udara pegunungan. Jadi, kapan lagi?

 

Padaswatu Eatery & Coffee

Credit: Budhal Healing

Cafe ini memiliki daya tarik utama berupa pemandangan mempesona berupa hamparan luas persawahan hijau yang indah. Bangunannya yang mengusung konsep minimalis modern dengan dominasi kaca pada bangunannya membuat pemandangan yang berada diluar cafe dapat terlihat dengan jelas.

Sajian yang ditawarkan Padaswatu Eatery & Coffee pun cukup beragam dengan harga yang terjangkau. Mulai dari Rp3.000,00 hingga Rp65.000,00 dengan pilihan makanan tradisional khas tanah air ataupun makanan western, juga terdapat berbagai menu snack dan dessert.

Minuman yang disajikan juga ada dalam berbagai kategori. Mulai dari minuman ber-caffeine, teh, jus, mocktail, hingga berbagai minuman tradisional dapat kamu nikmati. Sangat beragam bukan?

 

Baca Juga: Rekomendasi 15 Villa di Malang, Family-Friendly Banget!

 

Moccow Bistro

Credit: Sumenep Network

Tidak seperti cafe lain yang buka dari pagi, cafe satu ini buka cukup siang yakni mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Moccow Bistro berlokasi di Sukoanyar, Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang ini menyuguhkan pemandangan eksentrik alami disamping menunya yang menggoyang lidah.

Sepanjang mata memandang, kamu akan disuguhkan pemandangan menenangkan disertai semilir angin yang lembut menyapa kulit.

Jika kamu datang ke cafe ini saat menjelang sunset, suasana syahdu akan semakin terasa, ditemani langit jingga sembari menemani matahari yang akan bertukar posisi dengan bulan.

Harga sajian yang ditawarkan Moccow Bistro pun cukup terjangkau, yakni mulai Rp10.000,00-an saja.

Bukan hanya untuk nongkrong belaka, cafe ini seringkali menjadi lokasi para mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas mereka yang cukup membuat pusing. Datang kesini dijamin akan menenangkan pikiran kamu karena suasananya yang seperti berada dipelukan alam.

7 Penginapan di Dieng dengan Pemandangan Alam Spektakuler

Tour Dieng – Kamu bingung mau liburan kemana? Yuk kenalan sama Dieng! Dieng adalah destinasi wisata yang terletak di dataran tinggi Jawa Tengah, Indonesia. Tempat ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, udara sejuk, dan suasananya yang menenangkan. Saking indahnya, Dieng mendapat julukan sebagai “Negeri di Atas Awan”.

Jika kamu tertarik untuk mampir ke sini, kamu gak perlu bingung cari penginapan lagi. Berikut daftar rekomendasi penginapan di negeri atas awan dengan pemandangan alam yang spektakuler, dijamin buat liburanmu menjadi tak terlupakan!

 

Dringo Cabin House Dieng

Credit: Homestay.Diengcool

Pengen staycation tapi kamu orangnya mageran? Kamu harus tau villa yang satu ini. Dringo Cabin House Dieng beralamatkan di Krajan, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456. Villa megah satu ini memiliki pemandangan alam yang spektakuler.

Kamu dapat mengintip indahnya hamparan sawah hijau dan perumahan penduduk dari bilik jendela kamarmu.Apalagi saat malam tiba, kamu wajib meluangkan waktu sejenak di balkon kamarmu untuk merasakan suasana desa yang begitu menenangkan. Fasilitas villa yang lengkap dan ukuran ruangan yang luas cocok untuk kamu yang ingin berlibur bersama keluarga atau teman.

 

Tani Jiwo Hostel Dieng

Credit: TripAdvisor

Bagi kamu yang sedang mencari penginapan di Dieng dengan budget yang pas-pasan, Tani Jiwo Hostel Dieng merupakan jawaban yang tepat. Tempat ini merupakan salah satu spot terbaik untuk melihat sunrise di dataran tinggi Dieng. Hostel satu ini terletak di Jl. Dieng No.31, Pauwan, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456.

Walau harganya sangat terjangkau, fasilitas yang disediakan sudah sangat lengkap. Tani Jiwo Hostel sangat cocok buat kamu yang ingin menginap beramai-ramai bersama teman. Ruang tamunya yang instagramable juga nyaman banget untuk nongki di sore hari.

Baca Juga:

 

Homestay Cahaya Sikunir

Credit: Panduan Wisata Sikunir

Penginapan cocok buat kamu pecinta alam, bagaimana tidak? Villa ini dikelilingi oleh danau, sawah, dan gunung. Dinding villa yang didominasi oleh kaca membuatmu dapat menikmati hangatnya cahaya matahari pagi sambil menyeruput secangkir kopi. Villa Cahaya Sikunir beralamatkan di Jalan Telaga Cebong, Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo.

 

Villa Sikapuk Hill

Credit: JatimNetwork

Sikapuk Hill merupakan salah satu villa yang menjadi incaran para pemburu sunrise di Dieng. Mengingat letaknya yang berada di dataran tinggi, wajar saja tempat ini dinobatkan sebagai spot terbaik untuk menikmati sunrise.
Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Prau juga menambah nilai plus dari villa ini.

Suasana pagi yang tertutup awan dan kabut tebal akan membuatmu seolah-olah berada di negeri dongeng. Interior dan dekorasi villa yang simple menciptakan suasana nyaman bak di rumah sendiri. Jika kamu mampir ke sini, dijamin betah dan gak mau pulang!

 

Cabilion Dieng

Credit: Booking

Villa dengan konsep nature minimalis satu ini terletak di Jl. Arjuna Barat Jl. Dieng, Karangsari, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456. Lokasinya yang strategis memudahkan kamu untuk bisa mengunjungi destinasi wisata Telaga Warna dan Komplek Candi Arjuna yang jaraknya sangat dekat dari villa.

Tidak hanya itu, suasana villa yang dikelilingi hamparan sawah dan pegunungan membuatmu seolah semakin menyatu dengan alam. Bagi kamu yang ingin menghindar dari kebisingan kota dan mencari tempat dengan suasana damai, Cabilion Dieng merupakan pilihan yang tepat untukmu.

 

Aman Griyo Farmhouse

Credit: DiengTravel

Seperti namanya, villa yang satu ini terletak tepat di tengah hamparan sawah dan perkebunan warga. Aman Griyo Farmhouse hanya memiliki 1 kamar tidur saja, namun fasilitasnya bisa terbilang sangat lengkap. Mereka bahkan menyediakan beberapa mie instan dan telur, serta papan permainan untuk para tamu yang menginap.

Interior dan dekorasi villa juga disusun dengan sangat elok dan terkesan sangat estetik. Villa ini sangat cocok buat kamu yang ingin pergi honeymoon di tempat yang asri namun juga elegan.