Menelusuri Jejak Sejarah Candi Dieng, Candi Megah di Atas Awan

Paket Wisata Dieng – Bagi kamu penyuka sejarah, pasti sudah tidak asing lagi dengan Candi Dieng, bukan?

Tapi, apakah kamu pernah berkunjung ke sana?

Candi yang berada di kaki pegunungan Dieng, Wonosobo, Banjarnegara, Jawa Tengah ini berada di ketinggian 2000 mdpl, sehingga cocok disebut sebagai candi di atas awan.

Candi Dieng berukuran panjang 1900 meter dengan lebar 800 meter, memanjang dari utara ke selatan. 

Berdasarkan lokasinya yang berada di dataran tinggi, para ahli memperkirakan bahwa fungsi dari candi ini adalah sebagai tempat pemujaan untuk Dewa Trimurti, tiga dewa utama dalam agama Hindu, yaitu Dewa Brahma (pencipta), Dewa Wisnu (pemelihara), Dewa Syiwa (penghancur).

Mau tahu selengkapnya tentang Candi Dieng? Simak sampai habis artikel ini.

 

Sejarah Candi Dieng

Credit: Visit Banjarnegara

Candi Dieng merupakan kumpulan candi Hindu yang beraliran Syiwa. Diperkirakan dibangun pada akhir abad ke-7 sampai dengan 9, berdasarkan dugaan para ahli, candi ini merupakan candi tertua di Jawa.

Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti berangka tahun 808 Masehi yang merupakan prasasti tertua dengan tulisan huruf Jawa kuno di candi tersebut. Dan sampai saat ini prasasti tersebut masih ada.

Sampai saat ini belum ada literatur yang menjelaskan kapan pembangunan candi ini selesai, meskipun para ahli mengatakan bahwa candi ini dibangun berdasarkan perintah raja-raja dari Dinasti Sanjaya.

Pembangunan Candi Dieng diperkirakan dilakukan secara dua tahap.

Tahap pertama berlangsung pada akhir abad ke-7 sampai perempat pertama abad ke-8.

Pada tahap pertama ini, dilakukan pembangunan candi yaitu Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Semar, serta Candi Gatutkaca.

Sedangkan pembangunan keduanya dilakukan setelah tahap pertama selesai dibangun, yaitu sekitar tahun 780 Masehi.

 

Penemuan Kembali Candi Dieng

Credit: Tribun Banyumas

Candi Dieng ditemukan kembali pertama kali oleh tentara Inggris yang sedang berwisata ke kawasan ini pada 1814. Dulunya candi ini terendam di dalam genangan air yang disebut sebagai danau atau telaga. 

Kemudian pada 1856, Van Kinsbergen memimpin upaya pengeringan danau atau telaga untuk menyelamatkan candi tersebut.

Dan pada 1864 hingga 1878, upaya pembersihan dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda.

 

Kelompok Candi di Candi Dieng

Di Candi Dieng, terdapat 4 kelompok candi yang terdiri dari:

  1. Kelompok Arjuna: Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Sembadra, Candi Puntadewa, dan Candi Semar
  2. Kelompok Gatutkaca: Candi Gatutkaca, Candi Setyaki, Candi Nakula, Candi Sadewa, Candi Petruk, dan Candi Gareng
  3. Kelompok Dwarawati: Candi Dwarawati, Candi Abiyasa, Candi Pandu, dan Candi Margasari
  4. Candi Bima yang berdiri sendiri di atas bukit, yang merupakan bangunan terbesar di antara semua kelompok candi

 

Arsitektur Candi Dieng

Credit: Kompas

Karena merupakan candi yang berada di Jawa Tengah bagian utara, maka bangunan Candi Dieng cenderung berukuran lebih kecil, sederhana, dan ornamen yang ada terkesan kurang jika dibandingkan dengan candi-candi besar dan banyak dekorasi seperti candi-candi yang berada di Jawa Tengah bagian selatan.

Candi-candi yang berada di Jawa Tengah bagian utara dikelompokkan ke dalam kelompok yang tidak beraturan dengan variasi gaya candi masing-masing, yang berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah bagian selatan dengan desain perwara sebagai candi kecil pelengkap yang seragam.

Di sepanjang relung dan pintu keluar masuk pada candi yang tersisa, digunakan arsitektur topeng kala Jawa paling awal dan dan monster laut Makara.

Bangunan-bangunan Candi Dieng cenderung kecil dan sederhana. 

 

Rute Perjalanan ke Candi Dieng

Untuk bisa sampai ke Candi Dieng, kamu membutuhkan waktu sekitar 50 menit dengan jarak 25,6 kilometer dari pusat Wonosobo jika ingin mengunjungi Candi Arjuna.

Perjalanannya dapat dilalui dengan melewati Jalan Dieng dan Jalan Kejajar-Dieng.

Sedangkan untuk berkunjung ke Candi Bima, kamu membutuhkan waktu sekitar 52 menit dengam jarak 27,2 kilometer dari pusat Wonosobo.

Perjalanannya juga dapat dilalui dengan melewati Jalan Dieng dan Jalan Kejajar-Dieng, sama dengan rute perjalanan ke Candi Arjuna.

 

Itu dia informasi seputar Candi Dieng yang perlu kamu ketahui sebelum datang berkunjung.

Ingin mengunjungi tempat lain di Dieng tetapi belum merencanakannya? LABIRU TOUR menyediakan paket wisata hemat untuk kamu yang berencana untuk liburan di Dieng.

4 Destinasi Wisata Penuh Keindahan di Negeri Atas Awan, Dieng

Paket Wisata – Negeri Atas Awan menjadi salah satu julukan yang terkenal akan pesona Dieng Plateau. Destinasi wisata yang memukau dengan surga tersembunyi yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan, Dieng memiliki banyak tempat wisata alam yang sudah mengalami beberapa perubahan yang tidak merusak citra alamnya.

Dieng memiliki cuaca yang dingin dan asri, dengan air yang jernih. Uniknya, kawasan yang memiliki “Festival Salju Dieng” ini menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Kota ini cocok untuk para petualang yang sedang mencari keindahan alam, dengan budaya yang kuat. Kamu wajib mengunjungi kota ini dengan beberapa destinasi yang akan membuat kamu takjub dengan keindahan alamnya.

 

 

Bukit Scooter

Credit: Travel Kompas

Bukit Skoter menjadi satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi. Dari atas bukit, kamu akan menikmati keindahan alam yang menawan. Selain itu, kamu dapat menikmati keindahan sunset dan berkemah di kawasan ini.

Kamu tidak perlu membayar tiket masuk untuk dapat ke kawasan ini, hanya saja kamu perlu menyiapkan uang parkir dan biaya untuk berkemah jika menginginkannya.

Bukit yang berlokasi di Jalan Masjid Nurul Huda No.31, Krajan, Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah ini masih dekat dengan perumahan warga sehingga memiliki kesan alam dan asri yang menyatu.

 

Dieng Park

Credit: IDN Times

Dieng Park menjadi salah satu kawasan yang menyajikan pemandangan dan aktivitas yang bisa kamu coba untuk berlibur. Kamu bisa menguji adrenalin dengan mencoba wahana swing dari atas bukit. Kawasan yang memiliki spot aesthetic dan cocok bagi kamu pecinta pemandangan yang instagramable.

Kamu perlu menyiapkan dana sebesar Rp15.000,00 untuk tiket masuk ke kawasan ini.

Kamu ingin menguji adrenalin? Tentu kamu bisa mencoba wahana swing dengan merogoh kocek sebesar Rp20.000,00.

Kawasan ini berada di Jalan Telaga Warna, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Selain mengunjungi Dieng Park, kamu juga bisa mampir ke Telaga Warna karena tempatnya yang bersebelahan.

 

 

Baca juga: Rekomendasi 12 Tempat Makan Keluarga di Dieng – Rumah Makan Wonosobo

 

 

Maha Sky Batu Angkruk

Credit: Tribun Travel

Maha Sky Batu Angkruk menjadi destinasi wisata yang menarik karena berada di jalan penghubung Kota Wonosobo dengan kawasan wisata di Dieng.

Di Kawasan ini, kamu bisa menikmati keindahan spot sunrise. Selain itu, kamu juga berswafoto dengan beberapa spot yang instagramable. Spot yang paling menarik di sini ada di Jembatan Kava, kamu akan melihat pemandangan desa dan Gunung Sindoro.

Kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp15.000,00 dan sudah dapat menikmati keindahan yang ditawarkan.

Lokasi kawasan ini berada di Jalan Dieng No. 22, Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Tempat ini sudah buka dari pagi dan tutup pukul 19.00 WIB, jadi kamu bisa mengunjungi kawasan ini di jam 04.30 WIB sambil menunggu sunrise.

 

Pintu Langit Sky View

Credit: Yoursay

Pintu Langit Sky View memiliki pemandangan alam yang memukau, dimana kamu bisa menikmati keindahan sunrise dan sunset. Kamu akan menikmati keindahan dengan suasana dingin. Uniknya, disini juga memiliki jembatan kaca yang menjadi spot favorit, yang cocok untuk berfoto karena tempatnya yang instagramable.

Jika kamu ingin mengunjungi tempat ini, disarankan untuk berkunjung pada bulan Juni hingga September.

Kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp10.000,00 untuk menikmati keindahannya.

Pintu Langit Sky View ini berlokasi di Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

 

 

Nah, itulah 4 destinasi wisata yang dapat kamu nikmati saat ke Dieng. Destinasi yang memiliki keindahan dan pesona yang menyatu membuat perpaduan yang cantik, membuatmu si pencinta alam akan merasa kagum dan tidak akan melupakan keindahannya. Jadi, apakah kamu berminat mengunjungi salah satunya?