Keindahan dan Misteri Curug 7 Bidadari di Semarang


Paket Wisata Semarang – Semarang, sebuah kota yang kaya akan keindahan alam dan sejarah, menyimpan berbagai destinasi wisata menarik.

Salah satunya adalah Curug 7 Bidadari, sebuah keajaiban alam yang tersembunyi di tengah hamparan pepohonan hijau.

Curug ini bukan hanya sekadar air terjun biasa; namun, juga menyimpan sejarah dan kepercayaan lokal yang membuatnya lebih menarik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pesona dan misteri di balik Curug 7 Bidadari.

 

Sekilas Tentang Curug 7 Bidadari

Credit: Visit Jawa tengah

Meskipun tidak terdapat tujuh bidadari cantik yang sedang mandi, seperti yang terdengar dari namanya, destinasi wisata alam ini tetap mempesona ketika kamu mengunjunginya secara langsung.

Curug 7 Bidadari terletak di Desa Seloprojo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Saat pertama kali melihatnya, mata kita akan dimanjakan oleh panorama alam yang menakjubkan.

Air terjun ini memiliki tujuh tingkatan yang membentuk pemandangan yang memukau, memberikan kesan seolah-olah tujuh bidadari turun dari surga.

Curug ini menampilkan air terjun dengan tiga tingkatan dengan ketinggian mencapai sekitar 14 meter. Setiap tingkatan memiliki jarak sekitar 6-7 meter, dan di bawah setiap tingkatan terdapat kolam dengan air yang transparan.

Di dalam kolam-kolam tersebut, kamu dapat merasakan kesegaran air yang mengalir deras dari bagian atas sambil menikmati kesenangan berenang.

Setiap tingkatan air terjun juga memiliki karakteristiknya sendiri, mulai dari gemuruh air yang deras hingga suara burung yang riang.

Pepohonan hijau yang rindang di sekitar memberikan nuansa alami dan damai, menciptakan tempat yang cocok untuk melepas penat dan menyatu dengan alam.

 

Sejarah Curug

Credit: Akurat Jateng

Curug 7 Bidadari juga memiliki kisah sejarah yang menarik. Menurut legenda setempat, tempat ini dianggap sebagai tempat bersejarah yang penuh dengan kepercayaan dan mitos. Konon, tempat ini dipercayai sebagai tempat bertemunya tujuh bidadari yang turun dari surga untuk memberikan keberuntungan bagi penduduk sekitar.

Keberadaan tujuh tingkatan air terjun dianggap sebagai representasi dari ketujuh bidadari tersebut. Legenda ini memberikan nuansa magis pada Curug 7 Bidadari, menjadikannya tidak hanya sebagai destinasi wisata alam tetapi juga sebagai tempat yang sarat dengan nilai-nilai budaya dan spiritual.

Pertengahan tahun 2010 menjadi saat pertama kali curug ini ditemukan. Sejak itu, dimulai pembangunan curug sebagai bagian dari kawasan wisata dengan dukungan swadaya masyarakat setempat, yang dibantu oleh wakil Bupati Semarang pada masa tersebut.

Saat ini, Curug 7 Bidadari telah menjadi destinasi wisata yang cukup terkenal dan selalu ramai dikunjungi. Fasilitas pembangunan telah semakin lengkap, dan akses jalan juga sudah mengalami peningkatan sehingga memudahkan para pengunjung yang datang.

 

Aktivitas yang Dapat Dilakukan

Jika kamu seorang pencinta petualangan, Curug 7 Bidadari menyajikan tantangan yang menarik.

Untuk mencapai curug, kamu harus menempuh perjalanan menantang melalui jalur trekking yang menembus hutan dan sungai kecil.

Meskipun perjalanan ini memerlukan kekuatan fisik dan semangat petualangan, namun ketika mencapai air terjun, semua usaha akan terbayar dengan keindahan alam yang memukau.

Selain trekking, pengunjung juga dapat menikmati aktivitas lain seperti berenang di kolam alami yang terbentuk di bawah air terjun. Suara gemuruh air yang mengalir dan semilir angin di tengah pepohonan akan memberikan pengalaman berlibur yang tak terlupakan.

 

Baca Juga: Keindahan Tersembunyi di Pegunungan Ungaran, Menyusuri Curug Semirang Semarang

 

Cara ke Lokasi

Untuk mencapai lokasi curug, kamu dapat menggunakan kendaraan dari Kota Semarang atau Kendal.

Jika kamu berasal dari Semarang, arahkan perjalananmu melalui jalur ke Solo, dan teruskan hingga menemui Pom Lemah Abang sebagai patokan. Dari sana, ambil jalur ke kanan menuju kawasan wisata Bandungan.

Setibanya di Bandungan, lanjutkan perjalanan ke arah Sumowono hingga mencapai terminal di Pasar Sumowono. Pada pertigaan jalan, ambil jalur lurus menuju Curug 7 Bidadari, dengan petunjuk jalan di sebelah kiri sebagai panduan hingga tiba di lokasi.

Bagi kamu yang datang dari Kendal, tempuhlah jalur ke Kaliwungu. Setelah melewati Masjid Al Muttaqin Kaliwungu di pinggir jalan, lanjutkan perjalanan hingga bertemu dengan pertigaan Boja. Ambillah jalur ke kiri dari pertigaan tersebut.

Setelah sekitar 300 meter, Anda akan menemui pertigaan lagi; ambil jalur ke kanan menuju Sumowono. Kemudian, ikuti petunjuk jalan ke Curug 7 Bidadari.

Bagi kamu pengunjung dari Magelang, Jogja, atau Wonosobo, tempuhlah jalur Ambarawa. Pada pertigaan Paoline, pilih jalur ke kiri menuju Bandungan – Sumowono. Kemudian lanjutkan perjalanan dengan mengikuti petunjuk jalan hingga mencapai lokasi Curug 7 Bidadari. 

Jalan masuk ke lokasi curug telah direnovasi sehingga aman untuk dilalui, dan sebelum mencapai curug, kamu akan melewati pemukiman warga. Di sini, perlahankan kendaraanmu. Dalam waktu sekitar 5 menit, kamu akan tiba di lokasi curug setelah memarkir kendaraan.

Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak sejauh kurang lebih 300 meter. Menikmati pemandangan sawah hijau di sepanjang jalan, perjalanan ini tidak akan terasa melelahkan, dan tanpa kamu sadari, kamu akan sampai di Curug 7 Bidadari.

 

Fasilitas yang Tersedia

Di curug ini, fasilitas yang disediakan cukup lengkap. Mulai dari musholla, pondokan atau gazebo, camping ground, outbond, area parkir yang cukup luas, dan juga toilet.

 

Harga Tiket Masuk

Untuk dapat berkunjung ke curug ini, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp3.000,00 pada weekday dan Rp4.000,00 pada weekend atau hari-hari libur nasional. Untuk parkir sendiri hanya dikenai tarif sebesar Rp1.000,00. Murah bukan?

 

Konservasi Alam Curug 7 Bidadari

Dalam mengeksplorasi keindahan Curug 7 Bidadari, penting untuk menekankan perlunya konservasi alam.

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, perlindungan terhadap lingkungan sekitar menjadi hal yang sangat penting. Upaya konservasi dapat melibatkan pembatasan akses, pembuatan jalur trek yang berkelanjutan, dan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Curug 7 Bidadari adalah permata tersembunyi di tengah keindahan Semarang yang patut dijelajahi.

 

 

Dengan alam yang menakjubkan, sejarah yang kaya, dan tantangan petualangan, curug ini menawarkan pengalaman yang lengkap bagi para wisatawan.

Namun, sebagai pengunjung, kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian dan keaslian tempat ini agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Jadi, mari kita eksplorasi keajaiban Curug 7 Bidadari dan sekaligus menjadikannya sebagai inspirasi untuk lebih mencintai dan melestarikan keindahan alam di sekitar kita.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *