4 Air terjun Di Buleleng, Bali ini Cocok untuk Healing


Tour BaliDikenal dengan julukan Pulau Dewata, Bali selalu menjadi tujuan wisata liburan dunia. Merupakan sebuah fakta jika dikatakan bahwa Bali memiliki sejuta pesona yang dapat menggoda wisatawan. 

Sebagai sebuah pulau kecil yang dikelilingi lautan, tentu saja membuat Bali memiliki berbagai pantai dengan pesona yang tak terelakkan. Tapi apakah kamu tahu kalau Bali juga memiliki banyak air terjun yang pesonanya tidak kalah dengan wisata pantainya?

Cocok untuk kamu yang merasa suntuk dan lelah dengan kehidupan kota yang menyesakkan, berikut kami rangkum 4 air terjun di Buleleng, Bali yang bisa menjadi tempat pelarian kamu untuk healing sembari mengagumi alam ciptaan Tuhan.

 

Air Terjun Tirta Buana

Credit: Detik

Air Terjun ini terletak di Banjar Dinas Batudingding, Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Objek wisata ini menawarkan alam tersembunyi karena terletak di dalam pedesaan. Dikelilingi hutan hijau yang indah, air terjun ini dijamin akan membuat kamu ingin berlama-lama.

Jalan setapak yang akan dilalui untuk mencapai air terjun ini masih berupa jalan tanah sehingga direkomendasikan agar berkunjung ke Air Terjun Tirta Buana saat musim kering.

Kamu tentu tidak ingin tergelincir di jalanan berlumpur jika berkunjung saat musim hujan bukan?

Kedalaman airnya yang sebatas leher orang dewasa, cukup dalam untuk anak-anak. Sehingga jika kamu berkunjung bersama anak atau adik, diharapkan agar memperhatikan mereka agar tidak masuk terlalu jauh ke dalam kolam.

Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan tiga buah mata air yang mengalir membentuk air terjun.

Agar bisa masuk ke kawasan air terjun ini, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Cukup dengan Rp10.000,00 saja, kamu sudah bisa menikmati keindahan pemandangan dan kesegaran Air Terjun Tirta Buana.

 

Air Terjun Pucak Manik

Credit: Air Sanih Beach Villa

Air Terjun Pucak Manik dikenal juga dengan nama Wanagiri Pucak Manik Waterfall adalah destinasi wisata yang menawarkan lebih dari satu aliran air terjun dalam satu kawasan. Air Terjun Pucak Manik menyandang predikat sebagai salah satu air terjun tercantik yang ada di Buleleng.

Berlokasi di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, air terjun ini beroperasi setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Air terjun ini menawarkan pesona 3 air terjun dalam satu kawasan dimana 2 diantaranya merupakan air terjun berundak yang menjadi spot foto favorit pengunjung.

Bukan hanya dikelilingi oleh hutan hijau yang menyegarkan mata, berbagai bunga beragam warna yang tumbuh di sekitar Air Terjun Pucak Manik juga menambah kesan cantik dari air terjun ini. Cocok sekali bagi kamuyang ingin mengistirahatkan mata dari silaunya layar laptop di kantor.

 

Baca Juga: 5 Wisata Danau di Bali Buat Si Cinematic, View Alam Dewata

 

Air Terjun Banyu Wana Amertha

Credit: IDN Times

Air Terjun yang terletak di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali ini dikenal oleh wisatawan memiliki pesona yang menumpuk, seperti karakteristik air terjun ini sendiri. Nama Banyu Wana Amertha sendiri berasal dari kondisi alam sekitar air terjun.

Banyu yang berarti air, Wana berarti hutan, dan Amertha yang memiliki arti anugerah. Jika disimpulkan, maksud nama Banyu Wana Amertha dikarenakan airnya bersumber dari mata air yang berada di dalam hutan lindung.

Pemandangan air terjun yang mengalir dari atas tebing bagaikan tirai putih diantara hijaunya dedaunan di sekitar air terjun. Airnya yang jernih dan sejuk karena berasal dari mata air hutan juga akan membantumu melupakan sejenak penatnya kehidupan hiruk-pikuk perkotaan.

Air Terjun Banyu Wana Amertha beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB dengan biaya tiket masuk sebesar Rp20.000,00 yang sudah termasuk biaya parkir jika kamu membawa kendaraan pribadi. Setelahnya, kamu sudah bisa menikmati pemandangan indah nan asri yang disertai merdunya suara alam sebagai musik penenang.

 

Air Terjun Cemara

Credit: Gema Sulawesi

Air terjun ini disebut Air Terjun Cemara karena dulunya banyak tumbuh pohon cemara di sekitar air terjun ini. Selain itu, ada mitos yang melekat, dimana pasangan yang datang berkunjung ke Air Terjun Cemara ini dipercaya hubungannya akan awet dan langgeng.

Berlokasi di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali membuat Air Terjun Cemara memiliki pemandangan khas alam yang belum tercemar. Tempat ini seringkali menjadi tujuan para petualang yang suka menikmati alam bebas.

Nuansa yang sejuk dan tenang, serta hembusan angin yang cukup kencang membawa butiran tipis air beterbangan terasa segar membasahi wajah yang penat. Lokasi Air Terjun Cemara yang jauh dari keramaian membuat tempat ini cocok bagi kamu yang mencari ketenangan hati.

 

Memang bekerja itu penting untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga. Tapi, tidak ada salahnya bukan jika beristirahat sejenak dan menikmati keindahan alam kita ini?

 

Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Gianyar Bali, Surganya Alam Hijau

 

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *