4 Destinasi Wisata Penuh Keindahan di Negeri Atas Awan, Dieng

Paket Wisata – Negeri Atas Awan menjadi salah satu julukan yang terkenal akan pesona Dieng Plateau. Destinasi wisata yang memukau dengan surga tersembunyi yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan, Dieng memiliki banyak tempat wisata alam yang sudah mengalami beberapa perubahan yang tidak merusak citra alamnya.

Dieng memiliki cuaca yang dingin dan asri, dengan air yang jernih. Uniknya, kawasan yang memiliki “Festival Salju Dieng” ini menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Kota ini cocok untuk para petualang yang sedang mencari keindahan alam, dengan budaya yang kuat. Kamu wajib mengunjungi kota ini dengan beberapa destinasi yang akan membuat kamu takjub dengan keindahan alamnya.

 

 

Bukit Scooter

Credit: Travel Kompas

Bukit Skoter menjadi satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi. Dari atas bukit, kamu akan menikmati keindahan alam yang menawan. Selain itu, kamu dapat menikmati keindahan sunset dan berkemah di kawasan ini.

Kamu tidak perlu membayar tiket masuk untuk dapat ke kawasan ini, hanya saja kamu perlu menyiapkan uang parkir dan biaya untuk berkemah jika menginginkannya.

Bukit yang berlokasi di Jalan Masjid Nurul Huda No.31, Krajan, Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah ini masih dekat dengan perumahan warga sehingga memiliki kesan alam dan asri yang menyatu.

 

Dieng Park

Credit: IDN Times

Dieng Park menjadi salah satu kawasan yang menyajikan pemandangan dan aktivitas yang bisa kamu coba untuk berlibur. Kamu bisa menguji adrenalin dengan mencoba wahana swing dari atas bukit. Kawasan yang memiliki spot aesthetic dan cocok bagi kamu pecinta pemandangan yang instagramable.

Kamu perlu menyiapkan dana sebesar Rp15.000,00 untuk tiket masuk ke kawasan ini.

Kamu ingin menguji adrenalin? Tentu kamu bisa mencoba wahana swing dengan merogoh kocek sebesar Rp20.000,00.

Kawasan ini berada di Jalan Telaga Warna, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Selain mengunjungi Dieng Park, kamu juga bisa mampir ke Telaga Warna karena tempatnya yang bersebelahan.

 

 

Baca juga: Rekomendasi 12 Tempat Makan Keluarga di Dieng – Rumah Makan Wonosobo

 

 

Maha Sky Batu Angkruk

Credit: Tribun Travel

Maha Sky Batu Angkruk menjadi destinasi wisata yang menarik karena berada di jalan penghubung Kota Wonosobo dengan kawasan wisata di Dieng.

Di Kawasan ini, kamu bisa menikmati keindahan spot sunrise. Selain itu, kamu juga berswafoto dengan beberapa spot yang instagramable. Spot yang paling menarik di sini ada di Jembatan Kava, kamu akan melihat pemandangan desa dan Gunung Sindoro.

Kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp15.000,00 dan sudah dapat menikmati keindahan yang ditawarkan.

Lokasi kawasan ini berada di Jalan Dieng No. 22, Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Tempat ini sudah buka dari pagi dan tutup pukul 19.00 WIB, jadi kamu bisa mengunjungi kawasan ini di jam 04.30 WIB sambil menunggu sunrise.

 

Pintu Langit Sky View

Credit: Yoursay

Pintu Langit Sky View memiliki pemandangan alam yang memukau, dimana kamu bisa menikmati keindahan sunrise dan sunset. Kamu akan menikmati keindahan dengan suasana dingin. Uniknya, disini juga memiliki jembatan kaca yang menjadi spot favorit, yang cocok untuk berfoto karena tempatnya yang instagramable.

Jika kamu ingin mengunjungi tempat ini, disarankan untuk berkunjung pada bulan Juni hingga September.

Kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp10.000,00 untuk menikmati keindahannya.

Pintu Langit Sky View ini berlokasi di Sidorejo, Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

 

 

Nah, itulah 4 destinasi wisata yang dapat kamu nikmati saat ke Dieng. Destinasi yang memiliki keindahan dan pesona yang menyatu membuat perpaduan yang cantik, membuatmu si pencinta alam akan merasa kagum dan tidak akan melupakan keindahannya. Jadi, apakah kamu berminat mengunjungi salah satunya?

Suka Ngopi? Wajib Coba 4 Cafe dengan Suasana Asri di Malang

Tour MalangNgopi di warkop sambil makan rempeyek atau sambil main gadget tentu saja sudah biasa. Bagaimana dengan ngopi sambil ditemani suara gemerisik daun yang bergesekan dan angin sepoi-sepoi khas pegunungan? Apakah kamu pernah mengalaminya?

Malang, yang seperti kita ketahui terkenal dengan berbagai destinasi alamnya yang tiada habisnya ini kembali menawarkan berbagai spot nongkrong sambil ngopi-ngopi santai di tengah naungan hijaunya alam.

Perpaduan hangatnya kopi dan tenangnya nuansa cafe-cafe yang akan kami rekomendasikan ini pasti akan membuat kamu jatuh cinta.

 

Green Rock Cafe

Credit: Local Guides Connect

Cafe ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Green Rock Cafe memiliki konsep yang cukup unik yakni konsep camping yang menawarkan wisata outdoor berbasis keindahan alam terbuka dengan rindangnya pohon pinus.

Perlu kamu ketahui kalau cafe ini tidak memiliki ruangan indoor sehingga kamu akan benar-benar merasakan sensasi nongkrong di tengah alam terbuka.

Walaupun belum lama ini didirikan, cafe dengan konsep suasana alam terbuka yang berlokasi di area wisata Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Malang ini sudah berhasil menarik banyak wisatawan. Baik itu wisatawan yang datang untuk nongkrong di cafenya yang sejuk atau datang sekadar untuk camping.

Selain menjadi lokasi nongkrong dan camping, Green Rock Cafe juga bisa dijadikan sebagai lokasi pernikahan. Suasananya yang syahdu karena berada di tengah alam bebas tentunya akan menambah kesan manis selama acara pernikahan.

Selain snack yang dimulai dari harga Rp12.000,00 hingga Rp20.000,00, cafe ini juga menawarkan berbagai makanan berat bagi kamu yang merasa lapar. Berbagai makanan berat inipun harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp18.000,00.

 

Chill Coffee

 

Credit: Jatim Hari Ini

Kalau menggunakan bahasa kekinian, cafe ini bisa masuk kedalam kategori plot twist. Alasannya arena tampak depan dari cafe ini terlihat sempit, tapi saat kamu memasuki cafe menuju area belakang, kamu akan disuguhkan lahan luas yang dilengkapi pemandangan pegunungan serta perbukitan dengan udara sejuk yang menyapu wajah.

Harga yang ditawarkan Chill Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Malang ini berkisar mulai dari Rp10.000,00 hingga Rp30.000,00.

Cukup terjangkau bukan?

Kamu bisa menikmati sajian cafe sambil menikmati pemandangan dan udara pegunungan. Jadi, kapan lagi?

 

Padaswatu Eatery & Coffee

Credit: Budhal Healing

Cafe ini memiliki daya tarik utama berupa pemandangan mempesona berupa hamparan luas persawahan hijau yang indah. Bangunannya yang mengusung konsep minimalis modern dengan dominasi kaca pada bangunannya membuat pemandangan yang berada diluar cafe dapat terlihat dengan jelas.

Sajian yang ditawarkan Padaswatu Eatery & Coffee pun cukup beragam dengan harga yang terjangkau. Mulai dari Rp3.000,00 hingga Rp65.000,00 dengan pilihan makanan tradisional khas tanah air ataupun makanan western, juga terdapat berbagai menu snack dan dessert.

Minuman yang disajikan juga ada dalam berbagai kategori. Mulai dari minuman ber-caffeine, teh, jus, mocktail, hingga berbagai minuman tradisional dapat kamu nikmati. Sangat beragam bukan?

 

Baca Juga: Rekomendasi 15 Villa di Malang, Family-Friendly Banget!

 

Moccow Bistro

Credit: Sumenep Network

Tidak seperti cafe lain yang buka dari pagi, cafe satu ini buka cukup siang yakni mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Moccow Bistro berlokasi di Sukoanyar, Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang ini menyuguhkan pemandangan eksentrik alami disamping menunya yang menggoyang lidah.

Sepanjang mata memandang, kamu akan disuguhkan pemandangan menenangkan disertai semilir angin yang lembut menyapa kulit.

Jika kamu datang ke cafe ini saat menjelang sunset, suasana syahdu akan semakin terasa, ditemani langit jingga sembari menemani matahari yang akan bertukar posisi dengan bulan.

Harga sajian yang ditawarkan Moccow Bistro pun cukup terjangkau, yakni mulai Rp10.000,00-an saja.

Bukan hanya untuk nongkrong belaka, cafe ini seringkali menjadi lokasi para mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas mereka yang cukup membuat pusing. Datang kesini dijamin akan menenangkan pikiran kamu karena suasananya yang seperti berada dipelukan alam.

5 Tempat Menginap di Kota Batu, Malang Cocok Untuk Staycation

Liburan MalangKota Batu, Malang dikenal sebagai tempat dengan berbagai destinasi wisata dan berbagai penginapan uniknya.

Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan Kota Batu, tentu saja tidak akan cukup jika berkeliling sehari saja. 

Demi menjaga kualitas istirahat agar bisa kembali menikmati keindahan Kota Batu, kamu tentu perlu memilih penginapan yang tepat. Dan bukankah akan lebih bagus lagi jika penginapanmu juga menampilkan pesona keindahan alamnya yang menenangkan?

Mulai dari hamparan sawah, matahari terbit ketika membuka mata, hingga pemandian air panas untuk melepas lelah, ini dia 5 rekomendasi penginapan Kota Batu Malang dengan pemandangan alam dan cocok untuk staycation.

 

 

Kampung Lumbung

Credit: Tripadvisor

Mengusung konsep Eco Hotel yang ramah lingkungan, kamu akan merasakan sensasi beristirahat di rumah nenek. Bangunannya yang didominasi dengan kayu-kayu akan memberikan kesan nyaman dan menghasilkan udara yang sejuk.

Terletak di Jalan Ir. Sukarno, Puskesmas No. 1, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Malang, Kampung Lumbung berlokasi di lereng gunung sehingga membuat kamu merasa sejuk dan dingin meskipun tanpa kipas angin atau AC.

Tipe Rumah di Kampung Lumbung ini juga bermacam-macam. Ada Omah Mujur, Omah Asmoro, Omah Tumpuk, Omah Gladak, Omah Lumbung, dan Omah Pohon, dimana tipe Omah Tumpuk dan Omah Asmoro biasanya dikhususkan bagi pasangan yang sedang honeymoon.

Harga yang harus dibayar untuk menginap disini tentunya beragam tergantung tipe kamar yang kamu pilih.

Kamu bisa memesan kamar di Kampung Lumbung dengan patokan mulai Rp500.000,00 per malam, dengan tambahan Rp30.000,00 jika ingin menambahkan extra bed.

 

Bobocabin Coban Rondo

Credit: Agoda

Di Bobocabin Coban Rondo ini, kamu tidak hanya bisa menikmati keindahan Kota Batu dari ketinggian, namun juga bisa berkemah di kabin berfasilitas mewah.

Selain itu, kamu bisa menikmati pemandangan sang surya yang bangun dari tidurnya tepat setelah kamu membuka mata karena kabin milik Bobocabin yang langsung menghadap ke arah matahari terbit.

Fasilitasnya yang beragam dan mewah tentu saja akan memanjakan kamu. Harganya sendiri bervariasi tergantung paket yang dipilih, mulai dari Rp800.000,00 hingga Rp1.400.000,00 per malam.

 

Taman Dolan

Credit: Booking

Dengan nuansa alam yang asri dan dilengkapi kolam renang dari sumber mata air yang sejuk, Taman Dolan mengusung konsep tradisional khas Jawa Timur. Kamu akan menginap di homestay unik dengan pemandangan sawah dan kebun selada air.

Taman Dolan juga menawarkan pengalaman outbound yang menyenangkan dengan nuansa yang alami. Selain outbound, kamu juga bisa merasakan serunya river tubing dimana perlengkapannya bisa kamu sewa baik untuk individu maupun berkelompok.

Bukan cuma permainan dan kegiatan yang membutuhkan tenaga extra, kamu juga bisa memetik sayur dan buah-buahan yang bisa dijadikan oleh-oleh. Dijamin, Taman Dolan adalah tempat yang tepat bagi kamu yang ingin berlibur dengan dikelilingi alam.

Taman Dolan berlokasi di Jalan Raya Pandanrejo No. 308, Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Terdapat 25 rumah berkonsep khas tradisional Jawa Timur yang disewakan sesuai dengan kebutuhan mulai dari Rp300.000,00.

 

Baca Juga: 6 Tempat Glamping di Malang dan Sekitarnya, Cocok Banget Buat healing Nuansa Alam

 

The Onsen Hot Spring

Credit: CNN Indonesia

The Onsen Hot Spring merupakan satu-satunya resort air panas alami Kota Batu yang berlokasi di Jalan Raya Arumdalu, Songgoriti, Batu, Malang.

Di tempat ini, kamu akan merasakan sensasi berendam di mata air di kaki Gunung Fuji karena The Onsen Hot Spring memiliki onsen yang terbuka untuk umum maupun onsen pribadi di dalam tiap cottage-nya.

Air onsen di The Onsen Hot Spring ini berasal langsung dari sumber mata air asli sekitar Candi Songgoriti yang mengandung belerang.

Dengan suhu setinggi 42 derajat celcius dan kaya akan mineral, bukan hanya menghangatkan tubuh, berendam di onsen ini juga baik untuk kesehatan kulit dan sebagai terapi yang bisa menghilangkan pegal tubuh.

Bagi kamu yang ingin merasakan rasanya tinggal di rumah dengan nuansa Jepang, tempat ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.

Dengan menginap di sini, kamu akan mendapatkan fasilitas berupa rumah dengan bentuk ryokan, yaitu kamar dengan lantai tatami, serta kasur futon dengan ruangan dari kayu khas.

Selain itu, kamu akan berhadapan langsung dengan pemandangan yang menenangkan hati.

Harga tiap ryokan pun berbeda tergantung dengan jenis dan jumlah kamarnya. Ryokan dengan 2 kamar dihargai mulai Rp3.000.000,00 per malam, dan Ryokan dengan 3 kamar dihargai dengan Rp3.950.000,00 per malamnya.

 

Lembah Metro Resort

Menyajikan penginapan unik dengan konsep Cabana, kamu akan menginap dengan dikelilingi taman bunga dan pemandangan indah gunung yang berdiri gagah.

Kondisi kamarnya pun luas, bersih, dan rapi dengan berbagai fasilitas yang akan membuat kamu nyaman selama menginap di Lembah Metro Resort.

Lembah Metro Resort terletak di Jalan Metro No. 46, Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Ada dua tipe bangunan yang bisa kamu pilih yaitu Cabana dan Cottage, dimana keduanya dikelilingi taman bunga, tempat karaoke, dan ada juga kebun binatang mini yang bisa dikunjungi.

Di tempat ini juga terdapat function hall dan kawasan pengrajin tangan lokal yang nantinya kamu bisa menjadikan hasil karya mereka sebagai oleh-oleh.

Jika ingin menginap di resort ini, kamu akan dibanderol dengan harga mulai Rp639.000,00 per kamar, tergantung tipe kamar yang kamu pilih.

 

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Malang Vibes Luar Negeri. Berasa Keliling Dunia!

Benteng Pendem Ambarawa Jateng, Saksi Penjajahan Belanda

Paket Tour Semarang – Ambarawa, sebuah kota kecil yang terletak di lereng Gunung Ungaran, Jawa Tengah, menjadi saksi bisu dari sejarah panjang Indonesia.

Di tengah hiruk-pikuk perkembangan modern, ada sebuah peninggalan bersejarah yang kokoh berdiri di tengah kota ini, yakni Benteng Pendem. 

Benteng Pendem bukan hanya benteng dengan struktur bangunan batu yang mengesankan, tetapi juga sebuah jendela ke masa lalu yang kaya dengan kisah dan peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. 

Tersembunyi di tengah hijaunya pegunungan dan perbukitan, benteng ini telah menjalani peran penting dalam perkembangan sejarah Indonesia. Namun demikian, benteng ini memiliki keindahan dan pesonanya tersendiri sebagai sebuah destinasi wisata bersejarah. 

 

Mengenal Benteng Pendem Ambarawa

Credit: Kompasiana

Benteng Pendem dibangun pada tahun 1834 oleh pemerintah kolonial Belanda di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal Willem I.

Benteng ini digunakan sebagai markas militer untuk mengawasi dan mengendalikan wilayah sekitarnya. Bangunan ini selesai dibangun dan diresmikan pada tahun 1845 oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai bagian dari barak militernya. 

Selama masa penjajahan, benteng ini digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata dan perlengkapan militer. Namun, dalam perkembangannya, peran benteng ini tidak hanya terbatas pada fungsi militer semata. Benteng Pendem Ambarawa juga menjadi saksi perjuangan dan sejarah panjang dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia.

 

Peran dalam Sejarah Indonesia

Pada masa penjajahan Belanda, Benteng Pendem Ambarawa berfungsi sebagai pusat logistik yang penting. Fungsi utamanya adalah untuk menghubungkan Semarang, Malang dan Salatiga. Letaknya yang strategis sangat memudahkan Belanda untuk memasok logistik demi kepentingan perang.

Pada masa penjajahan Jepang, benteng ini dijadikan sebagai penjara bagi tahanan Jepang. Tahanan Jepang tersebut terdiri dari masyarakat Indonesia dan Belanda yang membangkang pada pemerintahan Jepang.

 

Arsitektur dan Keunikan Benteng

Credit: Dreamstime

Secara umum, bangunan Benteng Pendem Ambarawa berbentuk bujur sangkar dan lingkungan sekitarnya berupa persawahan. Arsitektur dari benteng mencerminkan era kolonial Belanda.

Dibangun dengan bahan baku seperti batu bata dan kayu, benteng ini memiliki ciri khas yang mengesankan dengan tembok-tembok tebal dan jendela-jendela besar. 

Bentuk bangunan yang seperti itu sangat berguna sebagai barak militer dan gudang logistik para tentara Belanda. Pada saat ini, bentuk bangunan dari benteng sudah sedikit berubah dari aslinya. Mengingat umur dari bangunan tersebut yang sudah sangat tua.

 

Baca juga : 7 Penginapan di Dieng dengan Pemandangan Alam Spektakuler

 

Daya Tarik Benteng sebagai Destinasi Wisata

Credit: Jejakpiknik

Meskipun menyimpan kenangan kelam, bangunan yang satu ini juga menjadi bukti perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan.

Arsitektur khas Eropa yang melekat pada bangunan benteng membuatnya terlihat unik dan indah. Hal tersebut menjadikannya cocok sebagai destinasi wisata sejarah yang menarik.

Letaknya yang berada di tengah persawahan membuat pemandangan sekitar tempat ini semakin menakjubkan. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang melakukan pemotretan prewedding di sini. 

Kamu hanya perlu membayar Rp5.000,00 untuk masuk ke sini. Bangunan ini terlihat sudah sangat tua dan mengelupas yang membuatnya tidak lepas dari kesan mistis.

Namun demikian, di waktu yang bersamaan benteng ini terlihat sangat kokoh dan estetik. Tempat yang satu ini sangat cocok bagi kamu pecinta vintage. Setiap sudut dari benteng dapat dijadikan spot foto yang menarik.

 

Nah, itu dia seputar Benteng Pendem Ambarawa yang perlu kamu ketahui. Jadi, apakah artikel ini menambah wawasan kamu tentang sejarah dan membuat kamu tertarik untuk berkunjung?

4 Rekomendasi Tempat Makan Kantong Pelajar di Malang

Tour Malang – Kota Malang adalah kota yang kaya akan sejarah, alam, dan makanan yang menawarkan beragam kuliner.

Malang adalah salah satu kota yang ditempati banyak perantau bukan? Sebagai pelajar yang juga perantau, tentu kamu mencari tempat makan yang sesuai budget, apalagi di saat akhir bulan.

Apa kamu salah satu pelajar yang sedang kanker (kantong kering)?

Jangan khawatir! Kamu bisa menikmati makanan yang enak tanpa harus menguras kantong keringmu.

Untuk kamu, ada beberapa tempat yang bisa memanjakan lidah tanpa khawatir angka di rekening. Yuk, kita lihat makanan apa saja yang bisa menyelamatkan kantong keringmu.

 

 

Kedai Kopi Jasa Ayah

Credit: Kaskus

Malang tentu menjadi surganya wisata kuliner, dimulai dari pedagang kaki lima, café, resto, hingga rumah makan.

Kedai Kopi Jasa Ayah hadir dengan kuliner yang memiliki ciri khas Melayu Aceh. Ciri khas ini dituangkan dalam pilihan menu dan suasana di kedai khas Aceh ini.

Uniknya, mkedai ini menggunakan bahan-bahan yang tradisional, sehingga kamu dapat mencicipi makanan dengan citarasa khas yang otentik.

Kedai Kopi Jasa Ayah menawarkan menu yang cocok untuk sarapan. Contohnya seperti nasi lemak khas Aceh. Nasi lemak ini dilengkapi teri dan kacang dengan kuah merah khas Aceh.

Harga yang disajikan pun beragam, kamu cukup menyiapkan dana sebesar Rp8.000,00 hingga Rp16.000,00.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi Kedai Kopi Jasa Ayah, bisa datang di jam 07.00 hingga 00.00 WIB. Kedai ini terletak di Jalan Candi Panggung N0. 58, Malang.

 

Saboten Shokudo

Credit: Tripadvisor

Selain masakan tradisional, kamu juga bisa menikmati masakan Jepang untuk berkuliner di Malang. Saboten Shokudo merupakan salah satu resto yang menyajikan beragam menu khas Jepang yang sesuai di lidah orang Indonesia.

Resto ini memiliki harga yang terjangkau untuk makanan Jepang. Kamu hanya perlu menyiapkan uang Rp2.000,00 hingga Rp35.000,00 untuk makan enak khas Jepang.

Resto ini memiliki jam buka yang beragam, dari jam 12.00 hingga 22.00 WIB atau jam 12.00 hingga 23.00 WIB, tergantung weekday dan juga weekend. Bagi kamu yang ingin mencicipi makanan khas Jepang, kamu bisa mengunjungi restoran ini di Jalan Danau Kerinci Raya C2A9, Malang.

 

Baca juga: Dino Park Jatim Park 3 di Malang, Asik Buat Liburan Akhir Pekan

 

Mie Bakar Cobek Kawitan

Credit: Beritalima

Kamu pecinta kuliner? Sudah pernah mencicipi Mie Bakar Cobek Kariwitan belum?

Belum afdol kalau kamu belum mencoba makanan ini sebagai pemburu kuliner. Karena Mie Bakar Cobek Kawitan memiliki keunikan dalam pembuatan mienya yaitu dibakar di atas cobek.

Kuliner yang selalu ramai pengunjung ini memiliki beragam menu. Dimulai dari mie bakar original, mie bakar kecap, mie bakar tomat. Tentu ragam mie bakar tersebut memiliki level kepedasan yang beragam juga. Dari level 0 hingga 2 atau 3 hingga 5, dengan harga yang bervariasi.

Kamu juga bisa memesan menu pendamping dengan varian harga yang beragam.

Kamu yang ingin menyicipi makanan ini cukup menyiapkan dana sebasar Rp12.000,00 hingga Rp30.000,00 aja lho!

Resto ini buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, letaknya di Jalan Candi Panggung Masuk Area RRI No. 52, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

 

Sego Tetelan Pedas Pak Rebo

Credit: IDN Times

Kamu lapar tengah malam? Jangan risau! Malang selain terkenal akan tempat wisatanya, juga terkenal dengan kulinernya yang merajalela.

Kamu bisa datang ke Sego Tetelan Pedas Pak Rebo jika kelaparan tengah malam, karena warung ini menyajikan makanan pedas yang bisa menghangatkan badan dan menambah imun.

Di warung ini, kamu akan merasakan sego tetelan pedes dengan sensasi yang berbeda.

Makanan ini disajikan dengan nasi jemuwa yang anget dan telur dadar. Selain itu, kamu juga bisa memesan tetelan pedas daging dan paru. Daging ini sendiri memiliki tekstur empuk dan kenyal dengan cita rasa pedas yang membuat ketagihan.

Harga yang ditawarkan pun beragam, kamu hanya perlu mempersiapkan Rp16.000,00 dan sudah mendapatkan satu porsi makanan lezat.

Ngiler kan? Kamu bisa datang langsung ke restoran ini di Jalan Candi Panggung No.48 atau di Jalan Bogor No.11, Malang. Yuk buruan ke sini!

 

Pecinta Seafood? Mampir ke 5 Warung Seafood Jogja Ini!

Liburan JogjaYogyakarta selalu memiliki kejutan kuliner di setiap sudut kotanya. Kuliner yang ditawarkan pun beragam. Mulai dari mie, olahan ayam, olahan sayuran, kreasi jajanan, kuliner negara tetangga, dan tentu saja yang tidak bisa dilupakan yaitu kuliner seafoodnya.

Yogyakarta memiliki berbagai spot kuliner seafood yang sering diburu baik oleh masyarakat dalam kota maupun luar kota. Dari yang bernuansa mewah hingga warung makan tenda pinggir jalan.

Kamu menyebut dirimu pencinta seafood? Sudah pernah ke tempat makan seafood rekomendasi kami ini belum?

 

Seafood Pak Purwanto

Credit: Suara Jogja

Lokasinya ada di sepanjang Grha Sabha Pramana, Timur Jalan Kaliurang, tepatnya di depan Fakultas Farmasi UGM. Warung seafood ini buka setiap hari kecuali hari Selasa, mulai pukul 18.30 sampai pukul 23.00 WIB.

Bagi kamu yang ingin berkunjung dan menikmati olahan seafood di sini, pastikan agar kamu datang lebih awal. Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan warung seafood yang berupa warung tenda pinggir jalan ini tidak pernah sepi pengunjung dan selalu ramai.

Mulai dari Rp14.000,00 sampai Ro60.000,00, kamu bisa memilih dari berbagai menu sajian yang tersedia di Warung Tenda Seafood Pak Purwanto ini dan menikmati seafood dengan duduk lesehan.

Selain makan di tempat, kamu juga bisa memesan olahan menu di sini melalui aplikasi online yang menyediakan jasa pesan antar makanan. 

 

Kepiting Bang Ja’i

Credit: Detik

Warung Kepiting Bang Ja’i menjadi salah satu dari sedikitnya warung seafood Yogyakarta yang buka di siang hari. Tentu hal ini sangat menguntungkan para pecinta seafood karena tidak perlu menunggu malam hari untuk menikmati kepiting hanyat yang sarat kepulan uap harum.

Meskipun menyajikan kepiting sebagai menunya, dimana kamu juga pasti tahu kalau harga kepiting tidaklah murah, tetapi di Warung Kepiting Bang Ja’i ini kamu bisa menikmati olahan kepiting enak dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp22.000,00. Bisa dibilang harganya cocok dengan kantong mahasiswa.

Tidak hanya menyajikan kepiting sebagai menu andalan, kamu juga bisa mencoba olahan lobster, kerang, cumi, ikan gurame, ikan kakap, dan masih banyak lagi. Warung ini buka mulai pukul 15.00 WIB, sehingga cocok bagi kamu yang sering kelaparan saat menjelang malam.

 

Warung Santai Seafood Ayara

Credit: X (AYARAfoodtrail)

Warung ini buka dari sore sampai malam mulai dari pukul 16.00 WIB  sampai pukul 21.00 WIB dan berlokasi tidak jauh dari Tugu Jogja.

Warung Santai Seafood Ayara pasti menjadi rekomendasi tempat makan seafood di Jogja dengan lokasi yang nyaman, luas, dan pastinya masakannya yang enak.

Menu yang ditawarkan memang tidak begitu beragam, hanya seafood seperti kerang, udang, cumi, atau kepiting yang digoreng atau direbus, tetapi yang membuat sajian di warung ini istimewa adalah sambal nanasnya yang penuh gabungan seimbang rasa asam, pedas dan sedikit asam.

 

Zona Seafood

Credit: Restaurant Guru

Terletak di daerah Karang Gayam, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman. Zona Seafood ini sesuai namanya, menyajikan berbagai macam olahan seafood dengan harga yang cukup terjangkau.

Zona Seafood adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi sebagai tempat makan malam baik bersama keluarga, teman, pasangan, bahkan sendirian.

Tidak hanya makan di tempat, kamu bisa memesan secara online makanan dari Zona Seafood jika tidak ingin pegal karena mengantri.

 

Baca Juga: 7 Tempat Instagramable di Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

 

Kurnia Seafood

Credit: Pantainya Jogja

Buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB, di sini kamu dapat melihat berbagai macam olahan seafood. Ada banyak menu enak dan populer yang bisa kamu pilih, mulai dari ikan, cumi, udang, dan berbagai olahan lainnya.

Dengan berbagai cara masak, kamu tidak akan pernah bosan untuk datang lagi dan lagi ke Kurnia Seafood untuk mencoba sajian lain selain yang sudah pernah kamu cicipi.

Minuman yang disajikan disini pun bukan hanya satu macam, mulai dari teh hingga kopi tubruk tersedia di Kurnia Seafood.

 

Jadi? Ada tempat yang sudah pernah kamu kunjungi?

 

Baca Juga: Hotel Bintang 3 di Jogja Dekat Malioboro, Ada kolam Renang – Yogyakarta

Pantai Pink Lombok, Destinasi Wisata Eksotis Tak Tergantikan

Paket Tour Lombok – Pulau Lombok termasuk salah satu permata indah di kepulauan Indonesia. Pulau ini terkenal dengan pantainya yang mempesona, gunung berapinya, dan kebudayaan yang kaya.

Salah satu pantai di Lombok yang benar-benar menakjubkan dan menarik perhatian para wisatawan dari seluruh dunia adalah Pantai Pink.

Namanya sendiri sudah menggambarkan keajaiban alam yang unik yang bisa kamu temukan di sini, bukan?

Mari kita menjelajahi lebih dalam tentang pesona Pantai Pink Lombok yang luar biasa ini.

 

 

Pesona Warna Pasir Pink

Credit: Qaisara Tour

Keunikan utama Pantai Pink Lombok adalah warna pasirnya yang tak biasa.

Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana pantai ini mendapatkan namanya? Ternyata, warna pasir pantai yang merah muda dan lembut adalah hasil dari serpihan merah muda yang berasal dari organisme laut mikroskopis yang disebut foraminifera.

Organisme ini memiliki cangkang merah muda yang jika hancur menjadi serpihan yang bercampur dengan pasir pantai.

Kombinasi pasir putih dan serpihan merah muda ini menciptakan panorama pantai yang sungguh menakjubkan. Warna merah muda pasir ini terlihat paling jelas saat matahari terbit atau terbenam. Tapi sepanjang hari, keindahan Pantai Pink tetap tak terbantahkan.

Pasir yang lembut di antara jari kaki kamu, ombak yang tenang, dan pesona laut yang biru, semuanya membuat pengalaman di Pantai Pink benar-benar magis.

 

Aktivitas di Pantai Pink

Pantai Pink adalah tempat yang sempurna untuk bersantai, berjemur, berenang, dan menikmati keindahan alam. Namun, ada lebih banyak aktivitas yang dapat kamu nikmati di sini.

Snorkeling

Credit: Wisato(dot)id

Pantai Pink dan sekitarnya menawarkan pengalaman snorkeling yang luar biasa.

Terumbu karangnya yang indah dan kehidupan laut yang beragam menjadikan snorkeling di sini sangat memuaskan.

Kamu dapat menjumpai ikan warna-warni, terumbu karang yang menakjubkan, bahkan penyu laut yang lewat.

Namun berdasarkan informasi terakhir, belum ada penyewaan alat snorkeling di pantai ini, jadi buat kamu yang ingin snorkeling di sini, bisa bawa peralatan dari rumah ya!

 

Baca juga: Desa Sasak Ende di Lombok, Cocok Buat Kamu Pecinta Wisata Budaya

 

Berjalan-Jalan

Credit: Lombok Original

Pantai Pink terletak di bagian tenggara Pulau Lombok yang dipenuhi dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Kamu dapat menyempatkan waktu untuk berjalan-jalan di sekitar pantai dan menjelajahi keindahan alam Pulau Lombok yang eksotis.

 

Berenang

Pantai ini juga cocok untuk kamu yang suka berenang, hal ini karena Pantai Pink memiliki air yang jernih dan ombak yang tidak besar. Sensasi tenang dan segar pastinya akan kamu dapatkan jika berenang di pantai ajaib satu ini. Namun perlu diingat untuk selalu berhati-hati saat berenang di lautan ya!

 

Hopping Island

Bagi kamu yang tidak mau bermain air, duduk di atas boat sambil berkeliling pulau bukanlah pilihan yang buruk. Kamu hanya perlu bersantai sambil menikmati keindahan Pantai Pink ditemani dengan para pemandu disana.

 

Hunting Foto

Credit: Kompas

Pantai Pink sangat cocok buat kamu yang suka mengabadikan foto liburanmu. Tempatnya yang begitu indah akan sangat sempurna sebagai latar belakang fotomu. Kamu bisa menemukan banyak spot foto yang instagramable di sini.

 

Perjalanan Ke Pulau Terdekat

Jika kamu ingin menjelajahi lebih jauh, kamu bisa menyewa perahu untuk pergi ke pulau-pulau terdekat seperti Pulau Kenawa. Di pulau ini, kamu dapat menikmati kehidupan laut yang lebih beragam, pantai yang tenang, dan petualangan eksotis lainnya.

 

Berkemah

Credit: Phinemo

Bagi para petualang sejati, Pantai Pink juga memungkinkan kamu untuk berkemah.

Kamu dapat membawa peralatan berkemah dan menghabiskan malam di bawah bintang-bintang dengan suara ombak yang menenangkan. Hal ini merupakan pengalaman yang sangat berbeda untuk menikmati keindahan Pantai Pink.

 

Akses ke Pantai Pink

Akses ke Pantai Pink tidak selalu mudah, tetapi semuanya akan tergantikan saat kamu sampai di sana.

Pantai Pink terletak di desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.

Dari Mataram, ibu kota Lombok, kamu dapat mengambil perjalanan darat ke arah tenggara menuju Pantai Tanjung Ringgit. Dari sana, kamu akan memerlukan perahu kecil untuk mencapai Pantai Pink.

Perjalanan darat ke Pantai Pink menjadi opsi yang cukup bagus, karena kamu akan melewati jalan-jalan desa, perkebunan, dan pemandangan alam yang indah. Disini kamu  dapat merasakan kehidupan desa lokal dan mengeksplorasi Pulau Lombok yang lebih dalam.

 

Konservasi Pantai Pink

Pantai Pink adalah warisan alam yang unik dan harus dijaga dengan baik. Untuk mempertahankan keindahannya, upaya konservasi sangat penting untuk dilakukan. Para pengunjung diharapkan untuk bertanggung jawab dan tidak merusak lingkungan sekitarnya.

Nah berikut ini beberapa tips untuk membantu menjaga Pantai Pink:

  • Sampah: selalu bawa pulang sampah kamu dan pastikan untuk membuangnya di tempat yang benar.
  • Terumbu Karang: jangan menyentuh atau merusak terumbu karang. Ini adalah ekosistem yang rapuh dan penting bagi kita untuk menjaganya.
  • Penyu Laut: jika kamu beruntung melihat penyu bertelur di pantai, jangan ganggu mereka dan berikan jarak yang cukup.
  • Minimalkan Jejak: cobalah untuk mengurangi jejak kamu sebanyak mungkin. Hindari memotong tumbuhan atau merusak habitat alam.

Dengan menjaga Pantai Pink Lombok tetap utuh, kita dapat memastikan bahwa generasi mendatang juga dapat menikmati keindahannya.

 

Explorasi Wisata Aesthetic, Petualangan Seru di Lembang

Tour Bandung – Berwisata menjadi salah satu kebutuhan orang, termasuk kamu, bukan? Dengan berwisata, kamu pasti akan merasa terhibur dari jenuhnya aktivitas.

Lembang adalah salah satu kota yang pas untuk kamu datangi. Kota ini merupakan salah satu kota yang terkenal akan tempat wisata dengan keindahan alamnya. Di Lembang, kamu bisa mengeksplorasi kawasan yang menawarkan perjalanan anti mainstream.

Di kota ini kamu akan berpetualang secara mendalam dan memacu adrenalin, serta dapat menikmati keindahan alam. Tertarik untuk berkunjung ke Lembang? Berikut beberapa tempat yang perlu kamu kunjungi saat ke kota ini.

 

 

Orchid Forest

Orchid Forest menjadi salah satu kawasan hutan lindung yang menjadi objek wisata. Di hutan ini, kamu bisa menemukan 157 jenis macam anggrek yang dibudidayakan. Dimulai dari yang mudah ditemui hingga anggrek langka bisa kamu lihat di sini.

Selain itu, kamu juga dapat menikmati indahnya pohon pinus yang membuat suasana alam lebih sejuk dan asri. Bahkan kamu juga bisa berfoto di beberapa spot foto yang disediakan.

Jika berencana untuk ke sini, kamu bisa datang pukul 09.00 hingga 19.00 WIB dengan hanya  menyiapkan uang tiket masuk sebesar Rp40.000,00.

Kamu ingin merasakan tidur di antara keindahan alam ditemani langit penuh bintang? Bisa banget camping dengan menyiapkan dana sebesar Rp450.000,00 untuk 4 orang.

Lokasi Orchid Forest berada di Ganteng, Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

 

The Great Asia

Credit: Native Indonesia

The Great Asia merupakan tempat wisata yang menampilkan keindahan arsitektur perpaduan dari benua Asia dan Afrika. Destinasi ini menyajikan pesona dengan keindahan budaya dalam satu kawasan. Tidak perlu jauh-jauh untuk menyeberang benua, kamu hanya perlu datang ke The Great Asia dan akan merasakan pesona keduanya.

Kawasan ini dibalut dengan konsep wisata yang kekinian dengan campuran pesona alam dan sejuknya udara.

Selain berwisata, kamu juga bisa belajar mengenai budaya dan arsitekturnya. Kamu bisa mengunjungi kawasan ini bersama keluarga, kerabat, bahkan pasanganmu.

Berminat untuk mengunjungi? Kamu bisa datang ke The Great Asia mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Raya Lembang – Bandung No. 71, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

 

Baca juga: 9 Kuliner Legendaris di Bandung Bagi Kamu Pecinta Makanan Sunda

 

Terminal Wisata Grafika Cikole

Credit: Travel Kompas

Terminal Wisata Grafika Cikole menjadi destinasi yang mempunyai konsep keindahan alam yang berada di kaki gunung. Di kawasan ini kamu bisa melihat perbukitan yang berada di tengah hutan pinus, yang akan menambahkan kesan tenang dan sejuk.

Kamu bisa melakukan banyak aktifitas di destinasi ini, dimulai dari outbound, camping, atau turun tebing. Banyak spot yang bisa kamu kunjungi untuk meredakan penatmu.

Kamu pencinta kuliner juga cocok mengunjungi kawasan ini. Selain bisa beraktivitas, kamu juga bisa menikmati sajian kuliner restorannya.

Terminal Wisata Grafika Cikole ini berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 23, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kamu bisa mengunjungi tempat ini pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

 

Fairy Garden By The Lodge

Credit: Katadata

Fairy Garden By The Lodge menjadi destinasi wisata yang terkenal bagi kaum pencinta foto-foto yang instagramable. Destinasi ini mengusung konsep negeri dongeng yang dimanjakan dengan wahana menarik dan menguji adrenalin.

Uniknya, kamu bisa menaiki wahana edukasi yang memiliki dua tempat yaitu di indoor maupun outdoor.

Kamu hanya perlu menyiapkan biaya sebesar Rp125.000,00 untuk bisa menikmati wahana yang tersedia.

Kamu bisa berkunjung bersama keluarga, pasangan, ataupun kerabat jika berminat untuk berlibur ke sini.

Berminat datang? Kamu bisa langsung ke Jalan Maribaya Timur No. 1, Cibodas, Lembang. Kawasan ini buka pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

4 Air terjun Di Buleleng, Bali ini Cocok untuk Healing

Tour BaliDikenal dengan julukan Pulau Dewata, Bali selalu menjadi tujuan wisata liburan dunia. Merupakan sebuah fakta jika dikatakan bahwa Bali memiliki sejuta pesona yang dapat menggoda wisatawan. 

Sebagai sebuah pulau kecil yang dikelilingi lautan, tentu saja membuat Bali memiliki berbagai pantai dengan pesona yang tak terelakkan. Tapi apakah kamu tahu kalau Bali juga memiliki banyak air terjun yang pesonanya tidak kalah dengan wisata pantainya?

Cocok untuk kamu yang merasa suntuk dan lelah dengan kehidupan kota yang menyesakkan, berikut kami rangkum 4 air terjun di Buleleng, Bali yang bisa menjadi tempat pelarian kamu untuk healing sembari mengagumi alam ciptaan Tuhan.

 

Air Terjun Tirta Buana

Credit: Detik

Air Terjun ini terletak di Banjar Dinas Batudingding, Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Objek wisata ini menawarkan alam tersembunyi karena terletak di dalam pedesaan. Dikelilingi hutan hijau yang indah, air terjun ini dijamin akan membuat kamu ingin berlama-lama.

Jalan setapak yang akan dilalui untuk mencapai air terjun ini masih berupa jalan tanah sehingga direkomendasikan agar berkunjung ke Air Terjun Tirta Buana saat musim kering.

Kamu tentu tidak ingin tergelincir di jalanan berlumpur jika berkunjung saat musim hujan bukan?

Kedalaman airnya yang sebatas leher orang dewasa, cukup dalam untuk anak-anak. Sehingga jika kamu berkunjung bersama anak atau adik, diharapkan agar memperhatikan mereka agar tidak masuk terlalu jauh ke dalam kolam.

Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan tiga buah mata air yang mengalir membentuk air terjun.

Agar bisa masuk ke kawasan air terjun ini, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Cukup dengan Rp10.000,00 saja, kamu sudah bisa menikmati keindahan pemandangan dan kesegaran Air Terjun Tirta Buana.

 

Air Terjun Pucak Manik

Credit: Air Sanih Beach Villa

Air Terjun Pucak Manik dikenal juga dengan nama Wanagiri Pucak Manik Waterfall adalah destinasi wisata yang menawarkan lebih dari satu aliran air terjun dalam satu kawasan. Air Terjun Pucak Manik menyandang predikat sebagai salah satu air terjun tercantik yang ada di Buleleng.

Berlokasi di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, air terjun ini beroperasi setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Air terjun ini menawarkan pesona 3 air terjun dalam satu kawasan dimana 2 diantaranya merupakan air terjun berundak yang menjadi spot foto favorit pengunjung.

Bukan hanya dikelilingi oleh hutan hijau yang menyegarkan mata, berbagai bunga beragam warna yang tumbuh di sekitar Air Terjun Pucak Manik juga menambah kesan cantik dari air terjun ini. Cocok sekali bagi kamuyang ingin mengistirahatkan mata dari silaunya layar laptop di kantor.

 

Baca Juga: 5 Wisata Danau di Bali Buat Si Cinematic, View Alam Dewata

 

Air Terjun Banyu Wana Amertha

Credit: IDN Times

Air Terjun yang terletak di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali ini dikenal oleh wisatawan memiliki pesona yang menumpuk, seperti karakteristik air terjun ini sendiri. Nama Banyu Wana Amertha sendiri berasal dari kondisi alam sekitar air terjun.

Banyu yang berarti air, Wana berarti hutan, dan Amertha yang memiliki arti anugerah. Jika disimpulkan, maksud nama Banyu Wana Amertha dikarenakan airnya bersumber dari mata air yang berada di dalam hutan lindung.

Pemandangan air terjun yang mengalir dari atas tebing bagaikan tirai putih diantara hijaunya dedaunan di sekitar air terjun. Airnya yang jernih dan sejuk karena berasal dari mata air hutan juga akan membantumu melupakan sejenak penatnya kehidupan hiruk-pikuk perkotaan.

Air Terjun Banyu Wana Amertha beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB dengan biaya tiket masuk sebesar Rp20.000,00 yang sudah termasuk biaya parkir jika kamu membawa kendaraan pribadi. Setelahnya, kamu sudah bisa menikmati pemandangan indah nan asri yang disertai merdunya suara alam sebagai musik penenang.

 

Air Terjun Cemara

Credit: Gema Sulawesi

Air terjun ini disebut Air Terjun Cemara karena dulunya banyak tumbuh pohon cemara di sekitar air terjun ini. Selain itu, ada mitos yang melekat, dimana pasangan yang datang berkunjung ke Air Terjun Cemara ini dipercaya hubungannya akan awet dan langgeng.

Berlokasi di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali membuat Air Terjun Cemara memiliki pemandangan khas alam yang belum tercemar. Tempat ini seringkali menjadi tujuan para petualang yang suka menikmati alam bebas.

Nuansa yang sejuk dan tenang, serta hembusan angin yang cukup kencang membawa butiran tipis air beterbangan terasa segar membasahi wajah yang penat. Lokasi Air Terjun Cemara yang jauh dari keramaian membuat tempat ini cocok bagi kamu yang mencari ketenangan hati.

 

Memang bekerja itu penting untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga. Tapi, tidak ada salahnya bukan jika beristirahat sejenak dan menikmati keindahan alam kita ini?

 

Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Gianyar Bali, Surganya Alam Hijau

 

Rekomendasi 5 Cafe Kekinian di Jogja yang Jarang Diketahui

Paket Tour Jogja – Jogja terkenal dengan wisatanya, baik wisata alam, sejarah, dan kulinernya. Selain itu, kota pelajar yang terkenal dengan kehidupan seninya ini menjadikan banyak perantau luar Jawa yang ingin bekerja atau menjadi mahasiswa di Jogja. Apakah kamu salah satunya?

Jika kamu salah satunya, kamu pasti ingin menikmati waktu luang dengan bersantai sambil menikmati minuman dengan citarasa tersendiri. Jogja sendiri memiliki banyak cafe yang beragam dan cocok bagi para muda-mudi dengan menu utama yaitu kopi.

Kamu pecinta kopi? Jangan risau! Jogja memiliki citarasa kopi dan makanan yang dapat menggugah selera dan juga unik sesuai dengan cafe masing-masing. Ingin menemukan keajaiban kopi? Yuk, berkeliling untuk menjelajahi kopi di Jogja.

 

 

Cosan Coffee

Credit: Medium

Cosan Coffee memiliki konsep yang nyaman dengan dinding semen ekspos, kabel, dan pipa yang terlihat di langit bangunan. Kedai kopi ini memadukan warna hitam, coklat, abu yang menghadirkan suasana Cosan terasa hangat. Coffee shop ini direkomendasikan oleh orang banyak untuk kamu nongkrong atau nugas.

Cosan tidak hanya menyediakan kopi, tetapi juga ada makanan dan minuman nonkopi. Jadi untuk kamu yang sedang tidak ingin menikmati kopi, kamu tetap bisa berkunjung. Kamu ingin mengunjungi cafe ini? Kamu bisa datang pukul antara 07.00 hingga 22.00 WIB di salah satu cabang Cosan, yaitu antara di Kaliurang atau Seturan.

 

Mr. Like Coffee Shop

Credit: Luru Wisata

Mr. Like Coffee Shop memiliki desain bangunan yang mengusung konsep minimalis modern. Bangunan ini didominasi dengan warna hijau dengan desain cantik kekinian yang instagramable, yang membuat kesan menarik serta hangat dengan warna yang asri. Dijamin akan membuat kamu nyaman.

Kamu juga bisa mencoba berbagai menu yang tersedia, dimulai dari makanan berat, makanan ringan hingga minuman kopi dan nonkopi. Tempat ini sangat mendukung untuk kamu yang ingin mengerjakan tugas sambil bersantai menikmati suasana, karena fasilitas yang disediakan sangat memadai.

Kamu ingin mencoba merasakan kenyamanan dan menikmati suasana di cafe ini? Bisa datang ke Mr.Like di jalan Gambir, Kocoran, Caturtunggal, kecamatan Depok. Cafe ini buka mulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB setiap harinya.

 

Baca juga: 10 Tempat Makan di Jogja Cocok Untuk Keluarga dan Nongkrong Seru

 

Leeren by Curio Espress (Coffee Rum)

Credit: LiburanYuk!

Cafe unik yang berkonsep ala Belanda dengan area indoor dan outdoor ini memiliki fasilitas seperti cafe pada umumnya. Selain itu, cafe ini memiliki bangunan dua lantai yang cocok untuk nongkrong bersama teman, kerabat, atau keluarga.

Menu makanan dan minuman yang tersedia sangat beragam dengan citarasa yang lezat dan tempat yang nyaman. Kamu bisa mengunjungi café ini di Jalan C. Simanjuntak atau di Jalan Jenderal Sudirman No.40 Kotabaru. Cafe ini buka pukul 09.00 hingga 23.00 WIB, sehingga kamu bisa menikmati di malam hari yang sunyi dengan keindahan langit bertabur bintang

 

Savana Coffee

Credit: Jajan Dolan

Savana Coffee yang memiliki konsep unik ini akan membuat kamu penasaran dan nyaman saat berkunjung. Warna putih biru menghiasi desain cafe ini, yang menambahkan kesan sejuk dan pemandangan yang memanjakan mata.

Cafe aesthetic dengan tiga area, yaitu indoor, outdoor, dan rooftop ini menjadi salah satu cafe yang cocok untuk kamu mengerjakan tugas. Menu yang diberikan pun harganya cukup terjangkau dan memiliki citarasa yang enak. Cafe ini buka dari jam 09.00 hingga 24.00 WIB, yang berlokasi di daerah Gandok.

 

Balakosa Coffee

Credit: Its Nail Art Studio

Balakosa memiliki desain sederhana yang bergaya minimalis tradisional Jepang. Konsep yang diambil dapat menampung banyak orang tanpa mengganggu ruang privasi pengunjungnya. Balakosa memiliki view dengan hamparan sawah hijau yang menambah keindahan tempat ini.

Kamu juga bisa menikmati live music saat weekend. Makanan dan minuman yang disajikan juga memiliki rasa yang enak dan beragam. Kamu bisa mengunjungi cafe ini pada pukul 11.00 hingga 02.00 WIB yang berlokasi di Jalan Kedawung, Nologaten.